Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
30
Jul '07

Ketua DPRD Bangun Silaban : Mensukseskan Pembangunan, Propinsi Tapanuli Harus Terwujud


Sektor pendidikan merupakan pilar utama pembangunan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sesuai visi dan misi Pemkab Humbahas. Untuk meningkatkan pendidikan itu, tiap kecamatan sudah berdiri SMU (Sekolah Menengah Umum) dan telah dibentuk kelas unggulan. Selama ini, Kecamatan Baktiraja dan Sijamapolang belum memiliki SMU, sehingga anak didik untuk melanjutkan sekolah lanjutan harus mengeluarkan biaya yang besar. Melalui kelas unggulan diharapkan para pelajar semakin termotivasi berkompetisi meningkatkan kualitas pendidikan untuk mampu bersaing dengan lulusan pelajar lainnya di Indonesia.

Hal itu dikatakan Bupati Humbahas Maddin Sihombing dalam sambutannya dalam acara HUT (Hari Ulang Tahun) ke-4 Kabupaten Humbahas yang diperingati, Sabtu (28/7) di Lapangan Merdeka Doloksanggul.
Dikatakan, TA 2006/2007 sebanyak 65 siswa-siswi terbaik SMU dari Humbahas telah diterima masuk berbagai PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Indonesia melalui jalur PMP (Pemanduan Minat dan Prestasi). Bahkan pelajar SD atas nama Don Bosco Sihite tampil sebagai duta Sumut untuk mengikuti olimpiade sains di Surabaya .

Bidang pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) Pemkab Humbahas terus melakukan pendekatan dan mendorong masyarakat melalui alim ulama, serta tokoh-tokoh masyarakat untuk semakin siap menghadapi perubahan yang terjadi. Bidang pertanian, mulai tahun 2006 telah mulai mengolah lahan tidur melalui mekanisme seperti traktor dan alat pertanian lainnya. Diharapkan tahun berikutnya, lahan tidur menjadi lahan produktif yang dapat menambah pendapatan masyarakat.

Pembudidayaan komoditi jamur tiram telah dilaksanakan di Kecamatan Onanganjang dan hasilnya cukup menggembirakan. Petani sudah mampu menghasilkan 20 kg jamur setiap harinya dengan harga Rp15.000 sampai Rp20.000/ kg. Melihat potensi yang menjanjikan itu, Kabupaten Humbahas berencana untuk meningkatkan produksi jamur tiram secara bertahap sesuai dengan permintaan konsumen. Dalam pengembangan budidaya jamur akan dilakukan penanaman tambahan di Kecamatan Lintongnihuta, Paranginan, Pollung dan Doloksanggul.

Demi meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, tahun 2007 pemerintah telah melakukan pemekaran desa sebanyak 26. Dimana tahun 2006 lalu, Kabupaten Humbahas masih memiliki 117 desa ditambah 1 kelurahan, sehingga tahun 2007 ini mempunyai 143 desa dan 1 kelurahan.
Maddin Sihombing juga mengumumkan, bahwa Paranginan merupakan kecamatan terbaik di Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Camat Patar Simamora. Sebagai tanda kehormatan, Maddin atas nama Pemkab Humbahas memberikan piagam penghargaan sekaligus mendukung perlombaan kecamatan terbaik ditingkat Pemprovsu.

Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Humbahas untuk sama-sama mendorong dan meningkatkan pembangunan. Untuk mensukseskan pembangunan itu, Bangun Silaban yang juga Ketua Partai Demokrat Humbahas itu menyerukan kepada ribuan masyarakat yang hadir supaya Pembentukan Propinsi Tapanuli segera terwujud. “Pembentukan Propinsi Tapanuli itu sudah tekad bulat dan keinginan masyarakat luas Humbang Hasundutan,” sebutnya. Bangun Silaban SE meminta kepada Pemropsu dan DPRDSU supaya tidak ada lagi yang menghalang-halangi pembentukan Propinsi Tapanuli, sambil memperkenalkan anggota DPRDSU Syukran Tanjung yang ketepatan ikut hadir dalam acara itu. Bahkan Syukran Tanjung disuruh berdiri supaya dilihat masyarakat.

Bupati Taput Torang Lumbantobing mewakili undangan mengajak masyarakat supaya bekerjasama dengan pemerintah untuk mendukung pembangunan. Bahkan Kabupaten Taput ikut mendukung segala roda pemerintahan karena Kabupaten Humbahas hasil pemekaran Kabupaten Taput. Sehingga Taput dan Humbahas bahkan Dairi, Tobasa dan Samosir tidak bisa dipisahkan khususnya masyarakatnya.

Setiap kata-kata sambutan, tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada pemrakarsa pembentukan Kabupaten Humbahas diantaranya Malon Rindang Simamora. Berbagai hadiah dan piagam penghargaan juga diberikan Pemkab Humbahas kepada setiap yang berprestasi dibidang masing-masing. Bahkan istri mantan Bupati Humbahas pertama Ny Manatap Simanungkali Br Tambunan dan Sarlandy Hutabarat SH diberikan penghargaan berupa ulos atas pengabdiannya selama melaksanakan roda pemerintahaan di Kabupaten Humbahas.

Acara HUT ke-4 Humbahas cukup meriah dengan tampilnya artis dari Medan dan pelawak “Nai Malpines”. Tidak ketinggalan lagu-lagu Batak dari kelompok Drs Binsar Purba juga memukau masyarakat termasuk penampilan gondang sabangunan.

Turut hadir dalam HUT itu, Ketua pemrakarsa pembentukan Propinsi Tapanuli di Humbahas SP Simamora, Mantan Bupati Dairi Drs SIS Sihotang, Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, Wakil Bupati Tapteng Efendi Pohan, Kapolres Humbahas AKBP Drs Surya Sofian Hadi SH, Dandim 0210/TU Letkol Inf Parulian, Ketua PN Tarutung Saur Sitindaon SH MH, Sekda Tobasa Liberty Pasaribu, Ketua MUI Humbahas H AN Sihite, Ketua LADN Humbahas TN Nainggolan, Ketua KTI Pusat DR Anton Sihombing, Ketua KNPI Humbahas Drs Binsar Purba dan ribuan masyarakat lainnya.

Sumber : (T10/t) Harian SIB, Doloksanggul


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Ketua DPRD Bangun Silaban : Mensukseskan Pembangunan, Propinsi Tapanuli Harus Terwujud”

  1. Tanggapan sabar tambunan:

    Horas,

    65 siswa/i SMU terbaik Humbahas diterima di PTN adalah sebuah prestasi baik. Sekarang bagaimana nasib siswa/i yang tidak terbaik, berapa banyak dari mereka yang bisa lanjut kuliah. Kalau tidak kuliah, apa dia bisa cari makannya sendiri (mandiri) ??

    Saya kira perlu program pendidikan di Humbahas yang tidak hanya bersandar pada istilah siswa/i terbaik. ‘Khan masalahnya adalah bagaimana dengan anak yang tidak termasuk terbaik?? Lagipula apa kriterianya sehingga seorang anak tidak dibilang terbaik ??

    Program pendidikan haruslah membuat setiap anak didik, tanpa terkecuali, semakin percaya diri dan bangga akan kemampuan dirinya. Jangan samakan kemampuan dan bakat setiap anak, setiap anak berbeda. tak perlu kriteria terbaik yang seragam. ” Setiap anak adalah terbaik !!”

    Saya ada ide kepada Pemkab Humbahas dan Pemkab2 di tano batak lainnya, yaitu Program ” English for TOEFL 500 ” dan “ICT for School” untuk dimulai dari kelas 5 SD. Kedua program ini akan menjadi modal dasar utama untuk semakin menumbuhkan rasa percaya diri (self esteem) dan rasa bangga (proud) setiap anak didik. Karena apa ?? Memang saat ini kemampuan literacy bahasa Inggris dan Iternet Communication Technology (ICT) telah menjadi syarat penting bagi seseorang untuk mencapai kemajuan lebih tinggi, apalagi masa mendatang!!

    Kita ingat jaman dulu, kemampuan literacy baca/tulis/ berhitung menjadi syarat utama untuk diterima kerja kantoran. Periode berikutnya syaratnya harus bisa operasikan beberapa program komputer tertentu, minimal WS dan Excel.

    Saat ini, apalagi masa mendatang adalah jamannya bahasa Inggris dan ICT atau Teknologi Informasi dan Komputer………..disingkat TIK
    Bagaimana dengan anak-anak sekolah di Humbahas,
    “Are You Ready, Enough!”

    Muliate,

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Ajak Sekolah Surabaya Barat, Gelar Workshop Lingkungan
Artikel selanjutnya :
   » » Pelari Asal Kaltim Juara