Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
19
Jul '07

Cagub Dituntut Atasi Pengangguran


Gubernur DKI Jakarta terpilih akan datang harus bisa meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh serta mengatasi pengangguran. Gubernur terpilih juga harus mampu menjadikan Jakarta sebagai kota yang aman dan nyaman.

Pendapat tersebut disampaikan Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Syukur Sarto dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Rekson Silaban yang dihubungi di Jakarta, Kamis (19/7).

Syukur mengatakan, peningkatan kesejahteraan pekerja terutama menyangkut pemberian asuransi pekerja. Para buruh di Jakarta setiap hari bekerja dengan tingkat risiko kerja sangat tinggi tapi tidak memperoleh asuransi kerja yang memadai.

“Memang asuransi pekerja sebagian sudah diatur dalam Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), tapi baru menyangkut kebutuhan dasar saja. Jakarta adalah kota metropolitan dengan risiko dan beban kerja sangat tinggi, sehingga pemenuhan kesejahteraan pekerjanya tidak bisa disamakan dengan daerah-daerah provinsi di luar Jakarta. Ini menjadi isu penting yang mesti dipenuhi gubernur terpilih akan datang,” kata Syukur.

Mengenai masalah pengangguran, lanjutnya, gubernur terpilih harus mampu membuat filter baru untuk mengatasi terus membanjirnya pengangguran ke Jakarta.

“Gubernur terpilih harus memiliki konsep bagaimana menyediakan lapangan kerja bagi para tenaga kerja asal luar Jakarta tersebut. Misalnya membangun pusat-pusat lapangan kerja di Tangerang, Bogor, dan sekitarnya. Ini juga menjadi filter agar pekerja itu tidak masuk Kota Jakarta yang sudah sangat padat bahkan kelebihan beban,” katanya.

Sementara itu, Rekson mengatakan, kaum buruh di Jakarta memiliki satu aspirasi utama yang harus dipenuhi gubernur terpilih. Yaitu membayar gaji buruh sesuai upah minimum, pekerja kontrak yang bekerja di sektor permanen harus dijadikan pekerja tetap, dan jaminan bagi keselamatan pekerja.

“Saat ini banyak buruh digaji di bawah upah minimum. Pekerja yang bekerja di sektor permanen hanya digaji secara kontak serta banyak pekerja yang bekerja dengan risiko meninggal tapi tidak ada jaminan keselamatan kerja yang memadai.

Selama isu ini tidak dikampanyekan dengan jelas oleh cagub DKI, maka kita yakin mereka tidak akan mendapat simpati yang cukup dari masyarakat,” katanya.

Ditambahkan, salah satu kegelisahan masyarakat saat ini adalah Jakarta tidak lagi menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk ditinggali. Setiap hari masyarakat diancam dengan aksi-aksi premanisme, penyerobotan lahan, serta hadirnya kekuatan-kekuatan terorganisasi dalam masyarakat yang mencoba menjadi pelindung tidak resmi, menggantikan institusi-institusi resmi seperti institusi kepolisian.

Dukung UKM

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DKI Jakarta Yukki Nugrahawan kepada SP, Kamis (19/7), di Jakarta mengatakan, cagub dan cawagub DKI Jakarta diharapkan memiliki komitmen kuat untuk tetap membangun infrastruktur serta mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM), sebagai upaya menekan jumlah pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan. Komitmen tersebut harus menjadi tolak ukur masyarakat dalam memilih cagub dan cawagub pada Agustus mendatang.

Jakarta merupakan Ibukota negara yang sekaligus menjadi barometer yang unik, yakni pusat pemerintahan dan bisnis. Karena itu, kandidat yang terpilih harus bisa memberikan terobosan baru, terutama mengurangi jumlah pengangguran di Jakarta.

“Siapa pun yang terpilih menjadi cagub dan cawagub harus memiliki komitmen kuat menciptakan lapangan pekerjaan yang menyerap banyak tenaga kerja. Karena lapangan pekerjaan dan buruh merupakan modal utama mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sumber : [EAS/128] Suara Pembaruan, Jakarta


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Cagub Dituntut Atasi Pengangguran”

  1. Tanggapan gunawan:

    Seharusnya pimpinan serikat buruh juga berdialog dengan perusahaan outsourcing yang memungkinkan terjadinya pegawai kontrak dalam satu perusahaan

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Bimmas Pioner Polres Tobasa Panen Perdana Jagung Produksi 7,28 ton/Hektar
Artikel selanjutnya :
   » » 13 Bandit Sadis Diringkus