Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
17
Jul '07

Pertahankan Harga Jagung, Tobasa Siapkan Dana Penyanggah Rp1,25 Miliar



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Target luas panen jagung tahun 2007 di Tobasa sekitar 7000 hektar, hingga saat ini telah digalakkan seluas 4000 hektar penanaman jagung kerjasama pemerintah dan rakyat Tobasa.
Untuk menyemangati para petani jagung, pemerintah juga memberikan kepastian standart harga jagung kering yang tidak bakal jatuh dari Rp 1200/Kg. Untuk itu, pada APBD Tobasa TA 2007, disiapkan dana penyanggah Rp 1,25 miliar.

Bupati Tobasa Monang Sitorus ketika panen bersama petani jagung, Senin (16/7) mengatakan upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi spekulan yang “nakal” di Tobasa dialokasikan dana penyangga untuk harga jagung di APBD Tobasa. “Karena harga pasar sangat mempengaruhi semangat petani untuk membudidayakan jagung,” ujar Monang.

Upaya lain yang dilakukan Pemkab Tobasa setelah melakukan enam pola strategi pengembangan jagung di Tobasa adalah menyediakan traktor untuk setiap kecamatan se-Tobasa. Saat ini telah dioperasikan sebanyak sembilan unit traktor untuk digunakan mengolah lahan jagung. Karena kecamatan di Tobasa sebanyak 14 kecamatan, maka dalam waktu dekat akan diadakan lima unit traktor. “Sehingga satu unit traktor untuk satu kecamatan di Tobasa,” ujar Monang.

Pemkab Tobasa juga telah membentuk tim budidaya jagung. Tim ini diketuai oleh Asisten I Pemerintahan Drs Arusdin Sagala. Tim jagung ini juga melibatkan Kadis Pertanian Ir Horas Legius Silitonga, Kadis Koperindag Drs Jaresman Manurung dan Ketahanan Pangan Jhonson Simanjuntak serta Kabag Perekonomian James Silaban.

Monang Sitorus juga mengatakan bahwa program jagungnisasi ini mendapat dukungan dari Gubernur Provinsi Sumut Drs Rudolf Pardede. Untuk mengupayakan agar Tobasa berhasil sebagai centra jagung. Gubernur Sumut juga telah memberikan bantuan satu unit traktor ke Tobasa.

Dikatakannya, tanah di Tobasa sangat subur, sehingga sangat cocok untuk membudidayakan jagung. Dengan tanah yang subur tersebut diharapkan agar masyarakat bekerja keras mengolah lahan masing-masing. Untuk itu dimintanya agar masyarakat juga harus benar-benar memanfaatkan bibit yang sudah diterima.
Dukungan juga datang dari salah seorang pengusaha yang membeli langsung jagung masyarakat dengan harga Rp 1200/Kg.

Direktur UD Aman Marisi Tambunan saat panen perdana di Desa Tangga Batu Timur Kecamatan Tampahan langsung membeli seluruh jagung yang ada di lahan masyarakat yang sedang panen. “Saya siap membeli jagung masyarakat seharga Rp1200 per kg jika harga jagung sedang dibawah Rp1200,” ujar Marisi Tambunan seraya menambahkan juga siap membeli jagung masyarakat sesuai harga pasar.
Kepala Desa Tangga Batu Timur Laurensus Tampubolon mewakili para petani mengatakan lebih bersemangat jika memang pengusaha juga bisa langsung berhadapan dengan petani.

Sumber : (T11/t) Harian SIB


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Konfercab PDI Perjuangan Taput Diwarnai Unjuk Rasa

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Pemerintah Fasilitasi Penyelesaian Kasus Nike