Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
6
Jul '07

Konferensi Tahunan Wilayah Sementara Gereja Methodist Indonesia di Berastagi Dibuka


Konferensi Tahunan Wilayah Sementara Gereja Methodist Indonesia (GMI) dibuka dengan kebaktian Perjamuan Kudus di Grand Mutiara Hotel Berastagi, Kamis (5/7).

Pembukaan dihadiri Pendeta, Guru Injil, Utusan warga gereja serta peninjau dari 4 Distrik di Wilayah Sementara. Kebaktian yang berlangsung hikmat dan khusuk itu diisi dengan lagu-lagu pujian, pembacaan Alkitab serta Paduan Suara Chamber Choir Methodis-2 Medan. Perjamuan Kudus dipimpin Pdt Fajar Lim MTh, Pdt Dewi Anggreini STh, Pdt Parmian Lumbantoruan MTh, Pdt B Pangaribuan STh dan Pdt M Silaban STh.

Acara juga ditandai dengan upacara nasional menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hening Cipta serta kata-kata sambutan disampaikan oleh ketua PGI-W Sumut JA Ferdinandus, Kakanwil Depag Sumatera Utara oleh Kabid Bimas Kristen Drs CY Hasugian MA dan Bupati Karo oleh Assisten I Pemerintahan TM Tarigan.

Konferensi Wilayah Sementara GMI tahun ini dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, 08 Juli 2007.
Thema Konferensi adalah “Berakar, bertumbuh dan berbuah dalam iman kepada Yesus” (Kolose 2 : 7) dan Sub Thema “Melalui Konferensi Tahunan Sementara kita bangun gereja yang berakar dan bertumbuh serta berbuah dalam iman kepada Kristus, agar dapat berperan dalam pelayanan masyarakat.”
Pdt Fajar Lim MTh dalam khotbahnya yang dikutip dari Kolose 2 : 6 -7 mengajak seluruh pendeta, guru injil dan warga GMI di wilayah sementara supaya tetap kokoh.

GMI, katanya, walau saat ini dalam keadaan “sakit” tetapi harus tetap melayani seperti rasul Paulus yang dalam pesakitan terus melayani Tuhan maka imannya semakin berakar, bertumbuh dan berbuah. Dikatakan juga, bagaikan mencangkok carang pohon, kita sedang “sakit” tapi dari kita akan tumbuh akar yang berbuah.

Diingatkannya, gereja harus mempunyai akar, batang dan buah yang murni, agar lebih berharga di hadapan Tuhan dan berguna bagi orang lain. Jika buah kita penuh ulat maka buah kita hanya akan mengotori halaman, katanya. Kita sedang dicangkok Tuhan. Dan jika Tuhan yang cangkok tidak akan pernah salah, tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PGI Sumut Pdt WTP Simarmata MA berpesan agar konferensi berlangsung damai dan menghasilkan kedamaian. Dalam sambutannya yang diwakili salah satu Ketua PGI W Sumut JA Ferdinandus diajaknya agar warga Konta Wilayah Sementara dapat mengulurkan tangan terlebih dahulu kepada orang lain agar orang lain tersebut tahu kita mengasihinya.

Dikatakan JA Ferdinandus, kehadirannya pada acara itu telah melalui kajian dan pertimbangan yang mendalam. Dalam hal ini, diakuinya, ia sejalan dengan ketua umum. Karenanya berkali-kali ia menyampaikan pesan Ketua umum agar Konferensi berlangsung damai.
Sementara itu, Kakanwil Depag Sumut yang diwakili oleh Kabid Bimas Kristen Drs CY Hasugian MA mengharapkan adanya usaha sadar. Dikatakannya konferensi merupakan kegiatan rutin Wilayah Sementara GMI untuk meneliti ulang program-program pelayanan.

Sumber : (M22/y) Harian SIB, Berastagi


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.