Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
27
Jun '07

Pensiunan Telkom Tuntut Revisi Keputusan Direksi


Sekitar 250 pensiunan PT Telekomunikasi (Telkom) yang tergabung dalam Persatuan Pensiunan Karyawan Telkom (P2Tel) Wilayah V Jawa Barat dan Banten melakukan unjuk rasa di depan Kantor PT Telkom, Jln. Japati Bandung, Selasa (26/6). Kedatangan mereka menuntut agar PT Telkom melakukan revisi Keputusan Direksi (KD) No. 8/2002 jo KD No. 16/2004 tentang Peraturan Dana Pensiun.

Seperti dijelaskan Ketua P2Tel, Hasanudin Shakib, keputusan direksi tersebut sangat tidak adil dan menimbulkan diskriminasi. “Terutama bagi pegawai yang pensiun sebelum 1 Juli 2002. Jika dibandingkan pegawai yang pensiun setelah 1 Juli 2002, manfaat pensiun (MP) yang diterima perbedaannya bisa 1 berbanding 7. Jelas ini tidak adil dan melahirkan diskriminasi, makanya kami menuntut agar KD tersebut direvisi,” ujarnya.

Selain itu, P2Tel juga melayangkan tuntutan agar janji PT Telkom memberikan tambahan MP sebesar Rp 150.000 dan menaikkan MP dari yang terendah sebesar Rp 425.000 menjadi Rp 550.000 untuk segera direalisasikan. “Direksi menjanjikan akan dilakukan 1 Januari 2007. Tapi sampai sekarang tidak pernah kami terima. Kami menuntut jga agar janji tersebut segera direalisasikan,” tambahnya.

Mengenai besaran MP, salah seorang pengunjuk rasa, Silaban (73), mengatakan, MP yang diterimanya sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Saya pensiun sebagai pemeriksa di Sumatra Utara dan menerima MP sebesar Rp 1 juta. Kalau dibandingkan dengan pegawai yang pensiun sesudah 1 juli 2002, nilainya sangat jauh. Mereka mungkin bisa mendapat Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. Kami ke sini bukan meminta kenaikan tapi penyesuaian karena tidak adil,” ujar Silaban.

Hasanudin memastikan, seandainya tuntutan tersebut tidak mendapat respons dan dilaksanakan PT Telkom, pihaknya akan melakukan aksi serupa dengan massa lebih banyak. “Walaupuan telah berjuang selama 5 tahun dan belum ada hasilnya, kami akan terus memperjuangkannya. Mungkin melakukan hal seperti ini dalam jumlah lebih banyak lagi,” tegasnya.

Belum semuanya

Sementara itu Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom, Eddy Kurnia menjelaskan, tuntutan dari pengunjuk rasa sudah diperbaiki secara bertahap. “Sebenarnya PT Telkom sudah memperbaiki manfaat pensiun itu, hanya saja harus diakui belum semuanya. Untuk yang pensiun pertengahan 2002 sampai sekarang sudah lebih baik. Sedangkan MP para senior yang tadi datang upayanya sudah dilakukan dalam RUPS 28 Februari 2007. Tapi dalam RUPS pemegang saham belum menyetujui,” kata Eddy.

Menurut Eddy, belum disetujuinya permintaan itu dikarenakan jumlahnya sangat material. “Dan ada tahapan yang harus dilalui. Agar terkait dengan peraturan yang mengikatnya. Tuntutan akan disampaikan ke manajemen puncak untuk dikaji kembali mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Sumber : (B.51)** Galamedia, Japati


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Gapenta Gelar Lomba Band Remaja se-Sumut
Artikel selanjutnya :
   » » Meyer Silaban: Sales Perlu Memanfaatkan Penolakan