Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
13
Jun '07

Niat Makan Jambu Air, Tiga Pelajar Tewas Disambar Petir


Sambaran petir yang menggetarkan Desa Sigumbang, Kec. Siborongborong, Tapanuli Utara, Minggu (10/6) menewaskan tiga warga. Mereka; Jelita, 13, Redisko Sitanggang, 13, pelajar kelas I SMP Siborongborong dan Elis Sitanggang, 11, pelajar kelas V SD.

Sementara tiga temannya, Nimson Sitanggang, 17, siswa kelas I SMAN Siborongborong, Ayu Sitanggang, 14, pelajar SMP dan Darman Sitanggang siswa SD Kelas V selamat dari hantaman petir. Namun Nimson Sitanggang masih terbaring di RSU Tarutung yang kondisinya masih lemah. Dia dirawat di ruang pasien Gakin.

Dari penuturannya, sebelum disambar petir mereka berenam berencana sepulang dari gereja makan jambu air yang berada di belakang rumah penduduk di desa itu.

Siang sekira pukul 13.30, cuaca masih terlihat cerah. Tidak ada tanda-tanda bakal hujan. “Kami berenam lalu memanjat pohon jambu air itu. Kilatan petir mulai datang sesekali, tapi tidak kami hiraukan terus berupaya mengambil buah jambu.”

Namun tiba-tiba, sambaran petir menghantam bagaikan kena setrum. “Lalu saya tidak mengetahui apa yang terjadi,” tutur Nimson Sitanggang kepada Waspada, Selasa (12/6) di ZAL RSU Tarutung.

Menurut dia, sebelum memanjat pohon jambu, temannya yang meninggal tidak mau ikut mengambil buah jambu, karena kurang pintar memanjat. Tapi karena ramai, dia jadi ikut. “Setelah saya ketahui dia meninggal, saya sangat sedih. Kami semuanya masih ada hubungan keluarga. Saya selamat dari hantaman petir karena kebesaran Tuhan. Di bagian perut saya, hingga sekarang masih terasa sakit. Panas dan sakit sekali,” kataya meringis.

Ibu kandung Nimson, Mutiara boru Silaban, 50, tidak menduga dua anaknya selamat dari sambaran petir. Padahal petir itu sangat dahsyat, menggoyang seluruh rumah di Desa Sigumbang yang berjarak 200 meter dari lokasi kejadian.

Begitu petir datang, semua warga Sigumbang berhamburan keluar rumah. “Kami melihat pohon jambu dan tiga anak terbakar. Sedangkan tiga lagi, di antaranya dua anak saya tergeletak di tanah,” katanya langsung membawa korban ke RSU Tarutung.

Direktur RSU Tarutung, dr. Suryadi Panjaitan, SP.Pd dikonfirmasi, Selasa (12/6) menyebutkan, Nimson Sitanggang masih dirawat intensif. Petugas medis sudah melakukan pelayanan optimal. “Begitu korban dibawa Minggu (10/6), langsung kami lakukan pertolongan.”

Sumber : (a13/c12) (wns) Harian Waspada, Tarutung


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Tokoh Disneyland Berkonvoi di Medan
Artikel selanjutnya :
   » » Delegasi Indonesia Sepakati Deklarasi Jenewa