Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
4
Jun '07

Identitas Batak Toba Menguat


Museum Sisingamangaraja XII Segera Dibangun

Peringatan 100 tahun gugurnya pahlawan nasional Sisingamangaraja XII menunjukkan penguatan terhadap perhatian dari masyarakat Batak Toba untuk membangun kampung halaman mereka. Sikap tersebut dinilai akan semakin memperkuat identitas Batak Toba.

Jika sebelumnya masyarakat Batak Toba melakukan migrasi ke luar daerah karena faktor ekonomi dan daya tarik kota, kini pada era otonomi sebagian orang Toba mulai kembali ke kampung halaman untuk mendorong dan mengembangkan kampung halaman mereka.

Penilaian ini disampaikan antropolog Pastur Dr Herman Togar Nainggolan OFM Cap dalam seminar nasional peringatan 100 tahun gugurnya pahlawan nasional Sisingamangaraja (SM) XII di Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Sabtu (2/6).

Menurut Nainggolan, dengan kembali ke daerah, identitas Batak akan semakin menguat. Dari diskursus yang kini tengah berjalan, dengan segala pro dan kontranya, orang Batak (terutama Toba) menginginkan terbentuknya provinsi baru.

Salah satu bagian proses itu, seperti ditulis Nainggolan dalam makalahnya, menggalakkan peringatan 100 tahun SM XII. Hal ini menjadi salah satu kekuatan untuk melobi Jakarta. Meskipun pembentukan provinsi membutuhkan waktu panjang, peringatan ini telah mendorong keterlibatan pusat dan daerah.

Hadir dalam seminar itu tokoh-tokoh nasional, seperti Akbar Tanjung, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Gubernur Sumut Rudolf Pardede bersama muspida. Selain Togar Nainggolan, pembicara lain antara lain adalaha Syech Ali Akbar Marbun, Dr Robert Sibarani, Jansen Sinamo, Parakitri Simbolon.

Bangun museum
Untuk memperkenalkan ketokohan SM XII, panitia berencana membangun Museum Sisingamangaraja XII di Bakkara, sekaligus menjadi Museum Pusat Budaya Batak Indonesia. Peletakan batu pertama akan dilakukan pada puncak acara peringatan 100 tahun SM XII, Minggu (17/6).

Selain diisi acara peletakan batu pertama museum, panitia juga menggelar Tapak Tilas SM XII dan penanaman 10.000 pohon, (9-16/6), long march dari Dolok Sanggul ke Bakkara (16/6).

Sumber : (wsi) Harian Kompas


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Rotua Erina T Siahaan : Meluaskan Minat pada Ulos
Artikel selanjutnya :
   » » Politisasi, Siapa Takut?