Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
27
Mei '07

Samosir Berbenah Menuju Kabupaten Wisata 2010



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Sebagai kabupaten baru, Samosir dengan keunggulan objek wisatanya di seputaran Danau Toba nan indah, mulai berbenah. Unsur pemerintah bersama masyarakatnya, bertekad mewujudkan Samosir menjadi Kabupaten Wisata tahun 2010. Karenanya, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat baik di bona pasogit (kampung halaman-red) maupun di parserahan (rantau-red), pihak swasta, tengah menggodok serangkaian persiapan guna merealisasikan tekad Samosir menjadi kabupaten terdepan di Sumut, melalui pengembangan sektor pariwisata, yakni mewujudkan Samosir menjadi Kabupaten Wisata 2010.

“Sektor pengembangan pariwisata terkait dengan program ini, menjadi fokus Pemkab Samosir pada rencana pembangunan jangka menengah (RPJM), yang dimulai sejak tahun 2005. Program ini dijabarkan dalam 4 strategi, yakni peningkatan aksesibilitas, Pembenahan Objek Wisata, mewujudkan keamanan dan kenyamanan, serta mendorong masyarakat sebagai pelayan bagi wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Seni Budaya dan Perhubungan Samosir Drs Maringan M Simbolon MM di sela-sela pelaksanaan Malam Kesenian Pemkab Samosir di PRSU, belum lama ini.

Keempat strategi kata Maringan telah berjalan sejak 2005. Saat ini, pihaknya tengah mendapatkan bantuan satu unit Kapal Ferry dari Dinas Perhubungan menyusul rencana pemberian satu unit kapal pesiar dari dinas yang sama, yang akan memperlancar sektor transportasi khususnya bagi kota-kota yang mengitari Samosir. Pengerukan tano ponggol juga sedang dilaksanakan untuk memperlebar lintasan, sehingga dapat dilalui kapal.
Sedangkan pembenahan objek-objek wisata, terfokus pada pembenahan objek wisata sudah ada, objek wisata yang layak dikembangkan, dan objek wisata yang diunggulkan. Sementara untuk menciptakan keamanan dan menumbuhkan sikap melayani bagi warga Samosir, pihaknya gencar melakukan pembinaan melalui penggalian dan kegiatan budaya serta penetrasi konsep Dalihan Natolu.

Selain itu imbuh dia, berbagai upaya telah dilakukan sejak tahun kemarin, di antaranya dengan menggelar even seni budaya maupun pariwisata. Sementara di tahun 2007, pihaknya akan menggelar even Lake Toba Eco Tourism Sport 28 Mei hingga 3 Juni 2007. Sedangkan even berikutnya, yakni “Pesta Bolon” kolaborasi skala tradisional, nasional dan internasional, yang akan diselenggarakan pada 1 - 7 Juli 2007.

Faktor pendukung lainnya seperti perhotelan, restoran, dan rumah makan telah banyak di Samosir. Umumnya mereka mengenakan tarif yang relatif murah. “Mereka juga kita arahkan untuk mendukung program ini,” jelas Maringan Keoptimisan mengembangkan sektor pariwisata Samosir, juga tercermin dari laju pertumbuhan kunjungan wisatawan. Disebutkannya, tahun 2004, jumlah wisatawan mencapai 13.000 orang, disusul 16.000 orang dan 22.000 orang di tahun berikutnya. Target 2007, Maringan enggan menyebutkannya.

“Yang lebih penting yaitu meningkatkan PAD. Jika tahun sebelumnya rata-rata PAD hanya mencapai Rp 50 juta, 2007 kita targetkan Rp 280 juta, lebih riil kan,” tegas Maringan, seraya mengharapkan dukungan dari stakeholders untuk mewujudkan Samosir menjadi Kabupaten wisata tahun 2010,” pintanya.
Menyinggung tentang dana yang dianggarkan pada pengembangan sektor ini, Maringan menyebutkan, tidak terlalu besar. “Pemkab tidak mengucurkan dana besar bagi pariwisata, namun lebih kepada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Ini dulu yang utama, sebab sektor ini masih jauh tertinggal dibanding kabupaten lainnya di Sumut. Kita meyakini, dengan berkembangnya ketiga sektor ini sekaligus mendukung bagi kemajuan sektor pariwisata. Singkatnya, dinas-dinas yang lain pun dirancang untuk mengarahkan sasarannya bagi pengembangan sektor wisata,” paparnya.

Sumber : (M-35/d) Harian SIB, Medan


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Samosir Berbenah Menuju Kabupaten Wisata 2010”

  1. Tanggapan sabar tambunan:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Horas Pulau Samosir,

    keberadaan Hotel, Restoran, dan rumah makan di Samosir adalah sekunder, bukanlah lokomotif (pemancing utama) orang datang ke pulau Samosir. Harga murah atau mahal, dua2 nya perlu ada. Masing2 ada pangsa pasarnya. Mereka ini otomatis akan hadir dan berkembang kalau memang banyak turis yang datang.

    Acara2 budaya dan sport memang even sangat berguna, namun sifatnya temporer/berkala. Yang perlu dibenahi juga infrstruktur. Misalnya perlu ada penerbangan Medan-Samosir, bisa lanjut ke Nias. Minimal 2X pagi sore pulang-pergi.

    Usul saya, sangat perlu dibangun di beberapa titik jalan publik, terbuat dari papan kayu lebar 5M (Walk-Way), panjang sekitar 2 sampai 3 KM. Jalan ini dibangun memanjang garis pantai diatas air, kadang menjorok ke-danau, kadang masuk ke hutan di daratan. Jalan tempat orang khusus untuk berjalan-jalan kaki dengan rileks, memancing, duduk kongkow-kongkow. Bibir pantai juga menjadi kawasan publik, tidak boleh dikapling2 untuk milik pribadi atau komersial. Untuk kawasan komersialnya, PEMDA/Badan Usaha Milik Daerah/Badan Otorita harus membangun Kawasan dan Kavling Siap Bangun. Para Investor dan pribadi tinggal membeli blok dan kavling siap bangun ini.

    Untuk pembangunan walk-way dan kawasan siap bangun pertama sebaiknya di-lokasi yang seberang dan dekat serta terlihat dari Parapat dulu. Menyusul setelah itu baru dilanjutkan secara berantai di lokasi lain. Seluruh titik walk-way ini akhirnya mengelilingi seluruh pulau Samosir ( mungkin perlu 8 sampai 12 Walk-Way.

    Muliate

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Hari Ini Gondang Parmalim Tampil di HDTI

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Gelar “Raja Batak” Syamsul Arifin Makin Dikecam, Panitia Didesak “Bertanggungjawab”