Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
26
Mei '07

DPRDSU: Terlalu Gegabah Penobatan Syamsul Arifin Jadi Raja Batak



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Kalangan anggota DPRD Sumut sangat menyesalkan pihak/kelompok yang menobatkanSyamsul Arifin menjadi Raja Batak, karena penobatan itu terlalu gegabah dan justru menjerumuskan Syamsul Arifin kedalam situasi polemik di kalangan suku Batak itu sendiri.

Kekesalan itu diungkapkan anggota DPRD Sumut Drs Burhanuddin Rajagukguk kepada wartawan, Jumat (25/5) di DPRD Sumut, terkait dengan penobatan Syamsul Arifin menjadi Raja Batak.
Karena, lanjut Burhan, untuk menobatkan seseorang menjadi Raja Batak tidak segampang itu, tapi minimal harus melalui adat Dalihan Na Tolu semua suku Batak yang diperkirakan 300 marga, termasuk Batak Karo, Toba, Simalungun, Pak-pak Dairi, Mandailing, Sipirok-angkola dan Pesisir/Sibolga.

Dalihan Na Tolu adalah falsafah orang Batak yaitu “Somba marhula-hula, elek marboru manat mardongan tubu, artinya menghormati pihak keluarga istri, keluarga menantu laki-laki dan satu marga. Dalihan na tolu ini seperti tiga tungku sejajar, semua berdiri sama tinggi, duduk sama rendah.
“Kita tidak menyalahkan Syamsul Arifin, karena dia tidak paham soal adat Batak. Tapi yang disesalkan pihak yang menobatkan Syamsul Arifin menjadi Raja Batak, karena hal itu sudah terlalu gegabah. Kita setuju dan sangat mendukung, kalau Syamsul Arifin diberi gelar/penghargaan dengan sebuah marga, tapi bukan gelar Raja Batak,” tegas Burhanudin.

Perlu diketahui, kalau Syamsul Arifin sudah dinobatkan sebagai Raja Batak, berarti tidak cocok lagi menjadi Gubernur, karena status Gubernur itu tidak lebih sebagai pekerja/supir atau Parhobas (istilah Batak). Sedangkan Raja bukan pekerja, tapi penguasa.

“Saya yang Rajagukguk saja tidak bisa sebagai Raja Batak, karena ada kriteria-kriterianya yang sudah ditentukan dalam suku Batak. Jika Syamsul Arifin dinobatkan jadi Raja Batak, apakah Batak Karo, Simalungun, Mandailing maupun suku Batak lainnya setuju, belum tentu,” ungkap Burhanuddin Rajagukguk.
Syamsul dalam menerima penobatan Raja Batak, tambah Burhan, harusnya lebih berhati-hati, jangan sampai menimbulkan polemik. “Kita well come terhadap suku lain yang mau masuk menjadi bagian dari suku Batak. Kalau Syamsul dinobatkan jadi Raja marga Silaban sah-sah saja, tentunya dari hasil musyawarah marga Silaban melalui “Dalihan Na Tolu” ujarnya menambahkan.

Sumber : (M10/c) Harian SIB, Medan


Ada 13 tanggapan untuk artikel “DPRDSU: Terlalu Gegabah Penobatan Syamsul Arifin Jadi Raja Batak”

  1. Tanggapan Habibi Lubis:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Saya tidak setuju dengan cara-cara pra kampanye Syamsul Arifin, saya telah mengelilingini Pulau Samosir seorang diri dan memahami keadaan masyarakat Batak khususnya Toba, bahkan walau kampung ortu saya di Pasaman (Pasaman merupakan kabupaten perbatasan SUMUT dan SUMBAR yang didominasi klan Mandeling) sedangkan leluhur saya berasal dari Kotanapan, tapi wawasan saya tentang daerah, masyarakat, tata krama klan Toba saya banyak tahu.
    Seharusnya jangan hanya karena memberi sumbangan untuk tujuan jangka pendek marga tertentu di Toba (seingat saya dai salah satu desa di Samosir) segampang membalikkan tangan tuk menangkat Raja seperti sosok Syamsul.
    Sebaiknya suruh aja sosok Syamsul memperbaiki infrastruktur di Langkat yang sudah sebagian saya jelajahi dan banyak sekali kekurangan seperti di Langkat Hulu.
    Keluarga Silaban yang saya sanjungi, saya adventure sejati dengan menggunakan sepedea motor bebek dan jika ada waktu dan kesempatan suku berkeliling menjelajahi daerah-daerah tertentu. Apa yang saya lihat di daerah Langkat belum pantas Syamsul kita angkat sebagai raja batak. Dan sampai saat ini saya mohon maaf tidak ada satu orangpun/margapun yang bisa kita andalkan sebagai Rajak Batak
    Memang banyak tokoh-tokoh batak yang berhasil di berbagai bidang namun saya fikir kepedulian yang mereka tuangkan sebatas kepada keluarga/marga/huta bukan kepada keseluruhan masyarakat Toba.
    Saya sudah lintasi Medan - Kabanjahe - Dolok Sanggul - Balige - Prapat - Medan (hanya naik sepeda motor bebek berangkat dari Medan jam 11.30 Wib sampai rumah jam 01.30 malam hanya satu hari doang)
    Saya sudah lintasi Medan - kabanjahe - Tongging - Simarjarunjung - Tigaras - Tanjung Unta - Sidamanik - Siantar - Medan (jam 10.30 s/d 21.30 wib dengan sepeda motor yang sama)
    saya sudah lintasi Medan - Siantar - Prapat - Tomok - ambil jalur kiri melewati hutan Samosir yang tenang dan aman - Pangururuan - Tomok - prapat - Siantar - Medan (jam 11.30 s/d 02.00 malam wib, demi Tuhan dengan menggunakan sepeda motor bebek yang sama)
    Saya sudah lintasi Medan - Muara pulang pergi dalam satu hari (07.00 s/d 21.00)
    Saya simpulkan belum ada siapapun saat ini yang pantas kita angkat menjadi raja baik dari klan Toba khususnya maupun dari klan non Batak.
    karena umumnya orang Batak lebih senang membangun tugu, rumah godang sebagai simbol dia orang perantau yang berhasil.
    padahal dengan banyaknya orang Toba yang berhasil daerah-daerah yang saya kunjungi akan lebih baik dan tidak ada kesan sedikitpun dari ketertinggalan.
    Horas Silaban, belum ada yang pantas jadi Raja Batak karena kontribusi untuk kaum batak sampai saat ini hanya untuk kepentingan pribadi, marga, hutanya.
    Mohon maaf jika ada yang tersinggung dengan ucapan saya dan saya berani untuk menceritakan bagaimana keadaan saudara kita yang menjalani hidup dengan penuh kesederhanaan miskin infrastruktur dan kurang perhatian bahkan dari pejabat setempat.
    Habibi Lubis, Medan.

  2. Tanggapan Derson Bakara:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    wah…kacau tuh.pa ndak ada lg org batak yg asli yg bisa jadi raja batak.yg mengankat tu perlu di pertanyakan ke absahan bataknya jgn2 dia batak jadi2an.

  3. Tanggapan Lorenzo Gonzaga Silaban:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    kacau dehhhhhhhh kita suku batak, mau di kemanain muka kita ini? masak kita punya raja yang ga orang kita? tuhhhhh masih banyak orang batak yang lebih pantas dari dia, masa kita mau digituin?

  4. Tanggapan Tigor Simangunsong:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Inilah yang namanya Kebablasan.Aduh ngak sembarangan itu, jangan dibikin ngampanglah! terusterang kalo mau trik politik tiru kita-kita di Jambi. Gubernur, Walikota, Bupati diberi Gelar Habatahon aja.Pak Rajagukguk PR bapaklah itu sama rekan-rekan, jangan DIAM !!!

  5. Tanggapan Zul Batubara:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Syamsul arifin asli nya orang mana..? batak palsu kah
    kok gak di kampungnya ja jadi raja,emang sanggup jadi raja batak ? batak tu gak mudah di atur..keras..trus klo dia raja mang harus di hormati ? ditaati kayak di jogjakarta..?
    bullshit..behhh

  6. Tanggapan edy panggabean:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    HORAS, MEJUAHJUAH

    Cobalah bicara dengan kepal dingin, hati boleh panas (karakter orang batak pada umumnya=kritis).
    Janganlah kita langsung marah, sah-sah sajalah pemberian gelar itu, saya kira sama saja dengan ketika seorang jawa saya beri marga Panggabean dengan saya memanggil semarga saya dan keluarga dekat saya dan marga yang terkait, tidak harus minta persetujuan dari anda-anda. Bagimana kalo kita tunggu dan lihat hasilnya, sayang kita hanya membahas keabsahannya. Kita mulai dari hal-hal kecil saja, menunjukkan bahwa kita orang batak. Contoh kecilnya kita beritahukan dan tunjukkan budaya yang baik dari budaya batak ke anak-anak kita.
    salam

  7. Tanggapan Hutomuan Harahap:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Bagi saya apalah arti Raja, tak ada guna jadi raja jaman sekarang ni, sebenarnya mereka yg pingin jadi raja adalah orang yg pingin sekali dihormati, padahal pakai saja pepatah karatan “Kalau ingin dihormati hormati dulu orang lain”, coba berandai-andai misalkan saya adalah turunan raja, sedangkan pak ucok hanyalah saudagar kaya yang baik dan dermawan, kalau saya dan pak ucok duduk bersanding, yang bakalan berebutan untuk disalami kemungkinan pak ucok, apalah artinya saya Raja jaman sekarang cuma kerja untuk diri sendiri dan keluarga, raja sebenarnya pak ucok itu yang memanfaatkan hartanya untuk kepentingan orang lain, menghormati kepentingan umum, sehingga dapat penghormatan dari masyarakat termasuk dari saya cukup besar, jadi pada intinya “KALAU INGIN DIHORMATI” berbuatlah yang baik untuk kepentingan umum, dengan memanfaatkan kemampuan yang ada, sude halak pada dasarnya baik, bukan berebutan posisi untuk memperkaya diri sendiri
    memangnya di alam kubur raja dapat perlakuaan istimewa, sama saja. Sekarang secara nyata/ defacto (berangkat dari definisi umum raja) ya RAJA kita Presiden RI itulah, kalau tidak mengakui jangan tinggal di Indonesia, karena negara kita adalah negara berdaulat. JIka kita turunan Raja sombong masih ada yang lebih baik dari kita, seperti turunan Nabi yaitu Nabi Adam

    Wassalam

    Hutomuan Harahap

  8. Tanggapan Togar Lubis:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Saya sangat sependapat dengan saudara Habibi Lubis. Semua yang beliau ungkapkan adalah fakta. Salam Hormat saya untuk Habibi Lubis dan keluarga

  9. Tanggapan gindo:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    tepat,tanggapan lae silubis itu,memberikan gelar kepada seseorang tidak segampang membalikkan telapak tangan.namun disisi lain apalah artinya aeorang raja,kalau tidak dapat memberikan yang terbaik kepada masyrakat umum.Perlu diingat tidak satupun yang bisa mmenjadi RAJA BATAK, semua ada aturannya. Sama seperti yang diutarakan oleh Bapak Burhanuddin Rajagukguk.Kalau mau bikin RAJA MARGA TERTENTU silakan saja,sebab itu urusan marga tersebut.

  10. Tanggapan tien hock sinaga:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Benar itu Pak Derson Bakara selidiki dulu
    orang yg ngangkat dia itu jd rj batak.,
    sekedar politik belaka kah???
    saya sbg org batak tepatnya simalungun..
    sgt tdk dpt terima mr.syamsul arifin dikatakan
    sbg raja batak…
    suku simalungun tidak mempunyai raja di masa sekarang
    raja-raja kami sudah lama meninggal..
    yang ada hanya raja parhata, hehehehe….

  11. Tanggapan ryborn siahaan:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Jadi apakah mulai sekarang Bang Syamsul jadi raja orang batak? Kalo iya sebaiknya di publish lebih luas lgi agar semua orang batak di seluruh dunia mengetahui hal ini.

  12. Tanggapan sofian batubara:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    saya setuju dengan tanggapan ryborn siahaan. Kalau memang Mr. Syamsul jadi raja batak, tolong di publish. Saya kira mr. Syamsul hanya ahli dalam bergaul dan ramah tamah namun dalam hal memajukan Sumut yang makmur saya fifty-fifty…..
    Lihat aja Langkat, apa sehh majunya….?

  13. Tanggapan Gokimhock:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Selamat buat Pak Syamsul… sudah di lantik jadi Gubernur Sumatera Utara. http://www.waspada.co.id/Berita/Sumut/Gubernur-Wagub-Sumut-Baru-Dilantik.html
    Selamat.
    Selamat..

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Drs H Syamsul Arifin Bantah Dirinya Diberi Gelar Raja Batak

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Hari Ini Gondang Parmalim Tampil di HDTI