Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
18
Mei '07

Target Produksi Beras Tahun 2007 di Pakpak Bharat 19.083 Ton


Pemkab Pakpak Bharat mengadakan rapat kordinasi seluruh jajaran dinas dan mensosialisasikan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) tahun 2007 dengan target produksi 19.083 ton, Selasa (15/5) di aula rapat Dinas Pertanian.

Kadis Pertanian Makner Banurea SP melaporkan bahwa luas areal padi gogo 4140 ha, padi sawah 2450 ha di 8 kecamatan se Pakpak Bharat dengan kategori lahan masih banyak terlantar, daerah irigasi pasca bencana alam mulai tahun 2000 masih banyak belum diperbaiki serta peralatan seperti mesin jetor masih terbatas dan jalan areal persawahan rata-rata belum terbuka sehingga dalam mengangkut pupuk dan hasil petani masih jauh dari yang diharapkan.

Untuk mendukung program tersebut perlu partisipasi semua elemen menjaga kelestarian hutan demi kelancaran debit air, juga digalakkan budaya gotong royong di setiap daerah irigasi masing-masing, sehingga pada tahun 2007 ini dapat mencapai target 2 kali panen setahun.
Dikatakan, areal persawahan yang terlantar selama ini akibat kurangnya debit air sehingga para petani mengubah jenis tanaman padi menjadi tanaman palawija seperti cabe, jagung serta tanaman lainnya. Sesuai data bahwa areal persawahan terlantar ada sekira 27% dari jumlah areal di Pakpak Bharat.

Untuk padi gogo umumnya di Pakpak Bharat masih secara tradisional setelah 2 kali musim tanam dilakukan berpindah-pindah. Selama ini petani jarang menggunakan pupuk tapi dalam 4-5 tahun belakangan ini petani padi gogo sudah jarang berpindah-pindah karena beberapa faktor yaitu banyaknya hama seperti babi hutan, monyet, tikus serta lainnya dan pembukaan jalan ke kantong-kantong produksi belum merata,” ungkapnya.
Banurea menghimbau seluruh kordinator PPL sebagai perpanjangan tangan Dinas Pertanian kepada masyarakat petani, agar dapat meningkatkan kinerja di lapangan untuk peningkatan produksi pertanian.

Makner menganjurkan kepada masyarakat menanam tanaman wajib misalnya padi, jagung dan kopi.
Hadir pada acara itu, seluruh camat, PPL, Ketua KTNA Gendi Banurea, Kabid Ketahanan Pangan Mian Bancin SP, Kabid Tanaman Pangan Supardi SP, Ekbang Dameria Siahaan, Bappeda Amres Manik, Kapolres diwakili AKP DJ Tamba, BPS Marudut Silaban SE, Kades, Kord BPP Pennuh Ketaren serta unsur lainnya.

Sumber : (T18/d) Harian SIB, Salak


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Erry: Wajar Jatim Merajai
Artikel selanjutnya :
   » » Buruh Memblokir Jalan Depan Mapolres