Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
4
Mei '07

Pembahasan Protap Sudah Final - 5 DPRD di Sumut Tolak Undangan Pansus


Lima DPRD kabupaten/kota yang akan bergabung dalam Propinsi Tapanuli (Protap) menilai pembahasan Protap sudah selesai, seiring telah keluarnya rekomendasi DPRD Sumut. Karena itu, kelima DPRD menolak undangan Pansus Pembentukan Protap DPRD Sumut untuk hadir dalam rapat yang seyogianya digelar di Kantor Gubsu, Kamis (3/5).

Penolakan tersebut disampaikan dalam pernyataan sikap 5 ketua DPRD di Restoran Golden Thai, Jalan S Parman Medan, Kamis kemarin. Kelima ketua dewan itu, yakni FL Fernando Simanjuntak (Tapanuli Utara), Tumpal Sitorus (Toba Samosir), Jhonny Naibaho (Samosir), Bangun Silaban SE (Humbang Hasundutan) dan Ketua DPRD Nisel Dr Hadirat Manao SSos.

Sedangkan Pemko Sibolga dan Tapteng menyatakan tidak hadir untuk mengikuti dan menghadiri Pansus Protap DPRDSU. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan dari tim pemrakarsa pembentukan Protap di Medan, 2 daerah ini tetap sependapat dengan 5 daerah lainnya yang menolak menghadiri undangan Pansus Protap DPRD Sumut.

Fernando Simanjuntak mengatakan, Pansus tidak memiliki dasar untuk mengundang DPRD kabupaten/kota. Apalagi, undangan yang disampaikan kepada DPRD sangat tidak terkait dengan Pansus.

”Setelah ada rekomendasi dari Ketua DPRDSU terkait pembentukan Protap, maka Pansus Protap secara otomatis bubar dan seluruh kewenangannya tidak ada lagi dalam menjalankan tugas,” tandas Fernando.

Dalam pernyataan sikapnya, 5 Ketua DPRD ini menyatakan, sehubungan dengan surat undangan Ketua DPRDSU No 2279/18/Sekrt tertanggal 24 April 2007, perihal pembahasan pembentukan Protap, bersama ini disampaikan bahwa undangan tersebut terpaksa ditolak.

Alasan penolakan, pembahasan soal Protap sudah final dengan telah terbitnya rekomendasi Protap dari DPRD Sumut No 2266/18/sekrt yang diteken Ketua DPRD H Abdil Wahab Dalimunthe dan rekomendasi Gubsu No 135/2348 tertanggal 26 April 2007. Dengan terbitnya rekomendasi dari DPRD Sumut itu, kelima ketua DPRD ini menilai maka otomatis Pansus Pembentukan Protap DPRD Sumut bubar dengan sendirinya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Tim Pemrakarsa Pembentukan Protap, GM Chandra Panggabean. Menurut Chandra yang didampingi pengurus lainnya, Burhanuddin Rajakguguk dan Budiman Nadadap, Protap sudah final. “Setelah rekomendasi kita terima, maka pembentukan Protap sudah final dan selanjutnya urusan pusat,” kata anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar ini.

Sementara itu, Fraksi PPP DPRD Sumut dalam siaran pers yang ditandatangani Ketua Fraksi Drs H Rijal Sirait dan Sekretaris Drs H Banuaran Ritonga, menyebutkan, Fraksi PPP DPRDSU belum pernah memberikan dukungan terhadap pembentukan Protap. Karena itu, terkait persoalan Protap, Fraksi PPP masih menunggu hasil pembahasan Pansus yang sampai sampai saat ini masih bekerja untuk meminta masukan dari berbagai pihak terkait.

Sumber : (anang anas azhar) MedanBisnis, Medan 


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Kajian Antropologi Batak Prof Bas
Artikel selanjutnya :
   » » Kalangan Pengusaha Tak Berharap Banyak kepada Reshuffle