Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
3
Mei '07

Proyek GCS Dimulai Lagi - Warga Langsung Protes


Setelah beberapa kali dihentikan Pemkot dan DPRD Surabaya, proyek pembangunan Grand City Surabaya (GCS) di Jalan Gubeng Pojok memulai aktifitas kembali. Kabarnya, pemkot telah memberikan persetujuan kepada investor GCS, yakni PT Hardaya Widya Graha (HWG) untuk beraktifitas.

Kondisi itu langsung memicu protes warga di sekitar lokasi tersebut. Apalagi pemasangan tiang pancang (pile cap) disebut-sebut masih menggunakan mesin manual. Akibatnya, getarannya masih dirasakan warga. Padahal, pemkot sudah meminta agar investor menggunakan mesin hidrolis.

Arief Noormudya, Ketua RT 2 RW 4 Ketabang, menyatakan bahwa persetujuan dimulainya kembali proyek GCS itu mengacu hasil pertemuan di Bappeko yang diteken Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Togar Arifin Silaban. Dalam ringkasan itu disebutkan bahwa dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) proyek GCS sudah tidak masalah. “Padahal, rekomendasi yang dibuat Pak Togar memanipulasi. Tidak seperti yang ditulis. Karena itu, kami akan mengadukan masalah ini ke kepolisian,” katanya.

Dia menambahkan, warga baru mengetahui dokumen yang diteken Togar tersebut setelah menunggu lama salinannya. “Kami tidak diberi sejak awal Dapatnya baru saja. Itu pun dengan susah payah,” terangnya.

Warga juga khawatir manipulasi hasil pertemuan itu digunakan pihak-pihak tertentu untuk mementahkan laporan ke Polda maupun Polwil. Laporan warga itu menyangkut dugaan Amdal aspal yang dibuat dosen ITS. Juga, pengaduan warga gara-gara rumah rusak akibat proyek GCS.

Dihubungi terpisah, Kepala BPLH Pemkot Togar Arifin Silaban tidak mengelak soal ringkasan hasil pertemuan di Bappeko yang dia tandatangani tersebut. Dia mengaku merasa bingung dengan sikap warga. “Dulu, saat pertemuan tidak ngomong. Sekarang ribut-ribut lagi. Kalau mereka tetap protes, itu hak mereka. Cuma, saya jadi tidak mengerti apa yang dikehendaki warga sebenarnya,” kata Togar.

Sumber : (hud) Jawa Pos, Surabaya


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » SMKN I Sidikalang Juara I Lomba LKS Tingkat Sumut
Artikel selanjutnya :
   » » Kepala BPLH: Amdal Tidak Bermasalah