Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
1
Mei '07

Peringati May Day, FPKS reses di Livatech


Memperingati Hari Buruh Internasional (MayDay), lima anggota Fraksi Keadilan Sejahtera (FKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam melakukan reses pertama di perusahaan yang sedang bermasalah, Livatech, Batam.

“Kami memberikan apresiasi kepada buruh dengan mengunjungi mereka pada hari pertama reses,” kata anggota FKS Muhammad Zilzal di Batam, hari ini.

Menurut Zilzal kunjungan itu sesuai dengan tema reses hari pertama FKS yaitu peduli buruh. “Kami memiliki tema reses setiap hari selama tujuh hari reses, dan hari ini temanya peduli perburuhan,” katanya.

Livatech, sebuah perusahaan asing semula beroperasi dengan sekitar 1.300 karyawan, namun pengusahanya dari Malaysia pergi tak kembali, pada akhir Februari 2007. Perusahaan itu ditutup dengan alasan bangkrut.

Sementara keseluruhan pekerjanya kini tanpa kepastian hukum. Anggota FKS lain, Aris Hardy Halim mengatakan sampai kini, baik dari FKS maupun DPRD Batam belum menyerah mencari solusi permasalahan Livatech.

“Kami masih melakukan lobi-lobi untuk menyejahterakan buruh Livatech,” kata pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Batam itu.

Aris menambahkan, DPRD juga sedang berupaya sekuat tenaga untuk menghasilkan Perda yang pro buruh. “Namun, revisi UU No. 13/2002 tentang Tenaga Kerja adalah kunci reformasi perburuhan,” ujarnya.

Anggota FKS yang juga Ketua Komisi IV, Muhammad Nardi berjanji siap mendukung karyawan Livatech. “Kapan pun teman-teman Livatech membutuhkan, kami siap terjun,” ujar Nardi.

Sementara itu, aktifis Livatech, Jhon Mauritz Silaban mengatakan harapannya kepada pemkot untuk mendatangkan bos Livatech ke Batam untuk bernegosiasi mencari solusi. John mengatakan meski ia tidak menginginkan tindakan anarkis, namun bila permasalahan itu digantung terlalu lama, maka tidak menutup kemungkinan hal yang lebih buruk (chaos) akan terjadi. “Perut kosong dan desakan ekonomi, bisa membuat pikiran jadi pendek,” katanya.

Sumber :  (Djony Edward) Antara, Batam via  Bisnic.Com


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Manpower Minister: Outsourcing Contract Provision Put Labor at a Loss
Artikel selanjutnya :
   » » Mayday Jangan Anarkis