Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
28
Apr '07

DTW [Daerah Tujuan Wisata] Puncak Angin Sibayak


Objek wisata alam Puncak Angin Sibayak di perbatasan wilayah Deli Serdang dengan Karo tidak asing lagi bagi umumnya masyarakat Sumut. Termasuk kalangan wisatawan manca negara.
Tiap hari, khususnya hari-hari libur, selain turis lokal, juga turis asing banyak yang datang ke objek wisata tersebut. Hal ini dijelaskan Drs Nepo Kaban, warga desa Doulu Kecamatan Berastagi kepada SIB, Sabtu (7/4) di wilayah penatapen (tempat memandang-red) tersebut.

Kaban didampingi 5 turis asing, masing-masing, Anja, Werner, Anne (Jerman), Elena (Italia) dan Bastian (Belanda) menjelaskan, objek wisata puncak angin Sibayak yang merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) adalah daerah tertinggi di Karo. DTW ini juga merupakan perbatasan antara wilayah Deli Serdang dan Karo. Di DTW ini juga merupakan lintasan angin paling kencang udaranya setiap saat. Di bawah objek wisata ini, juga terdapat objek wisata alam air terjun “Sikulikap” dengan sumber air dari Gunung Sibayak atau disebut juga di Mata Air Sungai Petani.

Kaban juga menjelaskan, berdasarkan penuturan beberapa pengunjung atau yang sengaja mampir di perbatasan tersebut mengakui bahwa, sebelum mampir atau makan jagung bakar atau jagung rebus di objek wisata puncak angin Sibayak, belum sempurna rasanya. Sehingga, walaupun tidak lama mampir, para pengunjung atau pelintas cenderung sejenak mampir ?ngopi? atau menghirup angin segar alam pegunungan.

Namun disayangkan ujar Kaban lagi. DTW air terjun “Sikulikap” yang ramai dikunjungi turis, penataannya sangat minim, bahkan cenderung terlantarkan, sehingga para turis cenderung takut mengunjungi air terjun yang diperkirakan mencapai 400 meter dari jalan raya.

Sumber : (AG/D5/g) Harian SIB, Berastagi


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Siswi Magang Dikira Karyawan
Artikel selanjutnya :
   » » Objek Wisata Pantai Sejarah Perupuk, Nasibmu Kini