Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
27
Apr '07

Bupati Humbahas Lantik Martuaman Silalahi SH Jadi Sekda


Bupati Humbahas St Drs Maddin Sihombing MSi melantik Seketaris Daerah Kabupaten Humbahas Martuaman S Silalahi SH danSekwan (Seketaris Dewan) Drs Warlui Simamora di Balai Pertemuan Doloksanggul, Selasa (24/4).

Selain itu juga dilantik pejabat eselon III yaitu Drs Tarianus Simatupang sebagai Kabag Persidangan Sekwan, Drs Rikky H Sihite Kabid Pengawasan Pemerintahan dan Aparatur Bawasda. Drs Tarianus sebelumnya menjabat seketaris KPUD Humbahas sedangkan Drs Rikky H Sihite sebelumnya Camat Baktiraja. Eselon IV yang dilantik Paiman Purba S.Sos Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Baktiraja, Bilman Sihombing Kepala Seksi Pengendalian pada Bidang Penataan Ruang Dinas Tarukim, Otto Silaban Kasubbag Tata Usaha RSU Doloksanggul, Rukiah Hutabarat Kepala seksi Usaha Kesehatan dan Farmasi Dinas Kesehatan, Harry Siregar Kepala seksi Penataan Lingkungan Dinas Pertambangan dan Kehutanan, Marihot Manullang Kepala seksi Perlindungan Tenaga Kerja Disnaker, F Ottobertus Hutagalung Kasubbag Umum Dinas Peternakan dan Perikanan dan Reinhard Simanjuntak Kepala seksi Penghijauan Dinas Pertambangan dan Kehutanan Humbahas.

Acara pelantikan dihadiri Kapolres Humbahas AKBP Drs Surya Sofian Hadi SH, Kajari Tarutung Widodo SH, Ketua PN Tarutung Saur Sitindaon SH MH, Ketua KNPI Humbahas Drs Binsar Purba, Ketua LADN Humbahas TN Nainggolan, Ketua MUI Humbahas H AN Sihite, Wakil Ketua DPRD Humbahas Kristian Situmorang, Kepala Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Humbang Hasundutan dan lainnya.

Maddin Sihombing dalam arahannya mengharapkan pejabat yang dilantik benar-benar melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing demi mewujudkan pembangunan di Humbang Hasundutan. “Mari kita sama-sama membangunan Humbang Hasundutan ini sesuai dengan visi dan misi Pemkab Humbahas yaitu mewujudkan Humbang Hasundutan Mandiri dan Sejahtera,” ujar Maddin.

Sumber : (RHS/n) Harian SIB, Dolok Sanggul


Ada 4 tanggapan untuk artikel “Bupati Humbahas Lantik Martuaman Silalahi SH Jadi Sekda”

  1. Tanggapan Abidal simamora:

    Selamat kepada pejabat HUMBAHAS yang dilantik. Saya putra asli dari Dlk Sanggul mengharapkan sekali agar pejabat pemerintahan memperhatikan pembangunan dan melakukan kontrol/pengawasan yang ketat.
    Saran saya hanya satu (sementara memang banyak yang mau dibenahi di HUMBANGHAS ) agar di bangun stasiun Bus dikota Doloksanggul. Saya melihat betapa semarawutnya pusat kota terutama Jln. Siliwangi dimana beberapa angkutan umum mempunyai loket penjualan tiket disana shg memacetkan arus lalulintas di Simpang empat.

    Parhobas [SB] :
    Sangat setuju amang Abidal.. Terminal untuk Dolok Sanggul sudah sepantasnya ada. Masa ibukota kabupaten ngga punya terminal ?

  2. Tanggapan Sahat H. Purba:

    Saya juga mengucapkan selamat kepada Bpk. Martuaman Silalahi, SH. menjadi Sekda HUMBAHAS. Saya juga setuju dengan Bpk. Abidal Simamora, bahwasannya terminal sangat perlu ada di Doloksanggul. Jangan lupa Pak, kalo sudah ada terminal tentu akan ada uang retribusi dari tiap angkutan umum yang ada. Dana hasil retribusi paling tidak akan menambah pendapatan daerah HUMBAHAS dan juga akan menambah peran aktif DISHUB dalam menata angkutan umum dan lalu lintas di HUMBAHAS.

    Terima kasih.

  3. Tanggapan Bilson Simamora:

    Saya punya pengalaman tak mengenakkan tentang perlakuan polisi Dolok Sanggul. Pada 16 Agustus 2005, mobil yang saya kemudikan terbalik di Dolok Margu arah Silaban. Puji Tuhan, tidak ada cedera di antara empat penumpang (tiga penumpang dan satu supir). Waktu saya melaporkan masalah itu ke Polres Dolok Sanggul. SIM saya dan STNK malah ditahan. Waktu besoknya mau diambil, komentar polisi adalah: “Kemarin ada dua anggota meninjau ke sana, tentu ada biaya itu”. Lalu, terjadilah dialog antara Saya (S) dan polisi lalulintas bermarga Simanjuntak (P), sebagai berikut.

    S: “Lha, itu kan tugas polisi Pak. Saya melapor justru karena niat baik agar polisi tahu di tempat itu sering terjadi kecelakaan”.
    P: “Kepergian polisi itu kan tidak gratis.”
    S: “Pak, bukannya itu tugas mereka?”
    P: “Betul, tetapi Bapak tahulah semua perlu biaya”.
    S: “Pak, setiap bulan saya bayar pajak penghasilan, apa layanan negara, dalam hal ini kepolisian, terhadap saya?”
    P: “Kau pikir masih ada lurus di negara ini?”
    S: “Sekarang apa kesalahan saya sampai SIM dan STNK ditahan”.
    P: “Bapak telah membahayakan nyawa orang. Menurut prosedur Bapak harus disel minimal satu malam”.
    S: “Itu kecelakaan kan terjadi karena jalan licin akibat hujan, di mana kesalahan saya sampai saya perlu disel? Kalau memang disel, saya tidak takut, tetapi perlihatkan dulu undang-undang pasal berapa yang saya langgar”.
    P: “Begini saja. Bapak mengertilah. Kalau SIM dan STNK sudah sampai ke Polres, tentu ada biaya dan prosedur mengeluarkannya”.
    S: “Tunjukkan prosedur itu dan berapa biayanya akan saya bayar. Buatkan juga kwintansi pembayaran”.
    P: “Tidak perlu kwintansi. Tapi Bapak harus mengerti di Polres itu ada Kapolres dan Kasatlintas. Semua itu ada biayanya”.
    S: “Kalau begitu, biarlah saya melaporkan masalah ini ke Kapolres. Permisi”.
    P: “Tidak perlu Pak. Maksud saya Bapak perlu mengertilah.”
    S: “Ya, sudah, kalau sekedar uang minum kopi bolehlah, tapi Bapak jangan mengancam menahan saya.”

    Akhirnya, SIM dan STNK memang diberikan, tetapi butuh perdebatan sampai kurang lebih tiga jam. Saya pesimis apakah mental korupsi dapat dihapuskan dari berbagai instansi yang ada di Humbanghas. Saya juga pesimis apakah dengan statusnya yang baru sebagai kabupaten Humbanghas dapat maju, sebab selain mental korupsi yang parah, halak hita juga sangat kental dengan nepotisme. Lihat saja dalam pemilihan bupati, dasar bagi pemilih memberikan pilihan 99% adalah kesamaan marga. Horas tondi madingin.

  4. Tanggapan Gindo:

    Saya prihatin dengan pernyataan pak polisi dengan sisopir. Dan saya harap sekda humbanghas juga segera memperbaiki jalan menuju Kota Pakkat,penghasil salak. dan jangan asaljadi.mauliate ma. Horas

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Kepala Nyaris Putus, Marudut Simbolon Warga Samosir Ditemukan Tewas di Sawah
Artikel selanjutnya :
   » » Hilangnya Sebuah Kepastian…