Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
23
Apr '07

Masih Dibahas soal Perhitungan Pesangon



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Wakil pengusaha dan buruh di Badan Pekerja Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional sampai saat ini masih membahas sistem dan tata cara penghitungan yang akan dicantumkan dalam draf Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pesangon.

“Pembahasan draf RPP Pesangon tidak buntu, sekarang masih dikaji mengenai perhitungannya oleh badan pekerja di LKS (Lembaga Kerja Sama) Tripartit Nasional. Saya tetap menunggu keputusan mereka karena pemerintah tidak ingin membuat konsepnya. Biar usulan itu datang dari bawah,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno di Jakarta, Sabtu (21/4).

Sebelumnya, Erman Suparno mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Kongres Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) V di Asrama Haji Pondok Gede. Kehadiran Wapres untuk membuka kongres merupakan pertama kalinya dalam sejarah K-SBSI.

Proses pembahasan RPP Pesangon di LKS Tripartit Nasional memang alot. Perwakilan dari serikat buruh menolak ada pengurangan hak buruh sedikit pun. Di lain pihak, pengusaha menginginkan aturan pesangon diperlunak dengan membatasi besarannya.

Menurut Erman, draf RPP Pesangon tidak mengarah pada revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Aturan pesangon dibutuhkan untuk menjamin hak normatif buruh berkaitan dengan hubungan industrial.

“Sekarang ini ada 60.000 buruh yang hak pesangonnya tidak jelas. Kami ingin persoalan ini bisa diatasi,” kata Erman.

Ketua Umum K-SBSI Rekson Silaban
mendesak agar status PT Jamsostek (Persero) dari badan usaha milik negara diubah menjadi dewan wali amanat. Jamsostek yang dimodali buruh dan pengusaha, kata Rekson, seharusnya tidak perlu menyetor dividen kepada pemerintah.

Sumber : (ham) Harian Kompas, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Pembentukan Provinsi Tapanuli Tidak Bertentangan dengan Hukum

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Rumitnya Melahirkan Bahasa Batak