Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
19
Apr '07

Polisi Terus Buru Kawanan Bersenjata Api Perampok Rp1,6 M di Tapsel



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Polisi dari satuan Polres Tapanuli Selatan masih terus memburu kawanan perampok gaji karyawan perkebunan kelapa sawit PT.

First Mujur Plantation Industri diperkirakan mencapai Rp1.612.000.000,- (bukan Rp 1,2 M) seperti diberitakan sebelumnya. Perampokan yang terjadi, tanggal 10 April 2007 tersebut hingga berita ini dikirim ke redaksi sudah 10 hari dan pihak kepolisian masih terus memburu kawanan perampok itu hingga ke daerah Riau.

Informasi diperoleh SIB dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan bahwa kawanan perampok berjumlah 12 orang mengendarai sepeda motor dengan berboncengan. Perampok tersebut membawa 8 pucuk senjata api yaitu 1 pucuk senjata jenis SS1, 1 pucuk senjata jenis Duoble loop, 1 pucuk senjata jenis RPD, 1 pucuk senjata jenis Colt, 4 pucuk senjata jenis FN dan sebagian lagi membawa golok.

Satpam perusahaan Tiopan Silaban dan rekannya S Waruwu melihat iringan 6 unit sepeda motor lewati pos komando . Ketika itu Waruwu mencoba menyetop mereka dan memanggil agar melapor dulu ke pos. Saat itulah 3 orang perampok masuk ke pos Satpam dengan menodongkan pistol sambil memerintahkan agar Satpam itu tiarap, kemudian menembakkan pistol ke atas yang mengenai asbes pos Satpam tersebut.

Dalam waktu yang sama 9 orang lagi kawanan perampok itu masuki kantor besar PT.FMPI dan berbagi tugas sambil meneriakkan agar seluruh pegawai yang ada disana untuk tiarap yang diikuti dengan letusan senjata api perampok. Satu orang bertugas memutuskan kepala busi seluruh kenderaan yang sedang diparkir, 3 orang berjaga- jaga di luar, seorang lagi bertugas merusak sarana komunikasi yang lainnya menjarah uang, mengambil 3 buah cincin, 1 kalung m 3 hand phone serta 1 unit laptop.

Kawanan perampok itu beraksi menjarah uang Rp 1.612.000.000,- serta membawa kabur barang berharga milik karyawan perkebunan kelapa sawit itu diperkirakan cuma butuh waktu 5 atau 10 menit. “Dari cara kerja perampok itu, mereka sudah terorganisir,” ujar seorang petugas kepada wartawan.

Sumber : (G9/k) Harian SIB, Padangsidimpuan


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Orang yang Membenturkan Propinsi Tapanuli Dengan Agama dan Etnis Tidak Menginginkan Terwujudnya Kesejahteraan Rakyat

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Investasi Proyek Telematika Terbesar pada 204 US$ 461 Juta