Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
18
Apr '07

Orang yang Membenturkan Propinsi Tapanuli Dengan Agama dan Etnis Tidak Menginginkan Terwujudnya Kesejahteraan Rakyat


DPW Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Sumatera Utara sangat mendukung pemekaran suatu daerah karenabertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Orang yang menyalahartikan tujuan dari suatu pemekaran apalagi mengkaitkannya dengan agama atau etnis tertentu berarti menghambat pembangunan. Artinya, orang dimaksud tidak menginginkan terwujudnya kesejahteraan rakyat.

“Misalnya terkait pembentukan Propinsi Tapanuli. Propinsi Tapanuli bukan untuk kepentingan agama maupun etnis tertentu. Orang yang membenturkan pembentukan Propinsi Tapanuli dengan agama dan etnis adalah orang yang tidak menginginkan kemajuan dan peningkatan kesejahteraan. Pernyataan tersebut dinilai sangat salah kaprah”, tegas ketua DPW PPRN Sumut Drs P Nurdin Manurung dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus DPD PPRN Serdang Bedagai, Sabtu (14/4), bertempat di Aula Roland Kampung Pon, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sergai yang diwakili Kakan Linmas A Harahap, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ratusan kader PPRN yang datang dari berbagai daerah seperti Medan, Deli Serdang, P Siantar, Simalungun, Tapteng, Tobasa serta pengurus PPRN setempat yang dengan antuasiasnya mendengar sambutan ketua DPW yang disambut dengan yel-yel PPRN. “Peduli..! Rakyat..!.

Dia mencontohkan kondisi Kabupaten Sergai setelah dimekarkan dari Kabupaten Deli Serdang. Wah, kemajuannya luar biasa. Di sana-sini sampai pelosok desa terjadi pembangunan. Yang dulunya jalan tanah dibangun menjadi aspal, kantor kecamatan yang melayani masyarakat yang dulunya mau tumbang dibangun menjadi permanen. Sekolah yang nyaris hancur sekarang sudah terbangun baik dilengkapi fasilitas yang memadai. Bahkan kalau saya kaji, katanya, Kabupaten Sergai yang baru dimekarkan ini sudah bisa sejajar dengan kabupaten/kota lain yang usianya jauh lebih dewasa.

“Kalau dulu daerah ini tidak dimekarkan, pasti akan tertinggal”, ujarnya. Demikian halnya dengan pembentukan Propinsi Tapanuli yang kelak akan melaksanakan pembangunan di berbagai sektor yang bermuara kepada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya. Bumi Tapanuli memiliki sumber-sumber yang sangat potensial, baik sumber daya alam dan sumber daya manusianya.

Selanjutnya, dia mengemukakan, PPRN dalam perjuangan politiknya bersama rakyat bahu membahu mewujudkan visi yaitu Bebaskan rakyat dari penderitaan dan ketidakadilan, kemudian misinya, meningkatkan pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan bangsa, meningkatkan taraf hidup rakyat untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.

Pelantikan ditandai dengan penyerahan SK dan petaka kepada ketua terpilih didampingi seluruh pengurus. Pengurus DPD PPRN Sergai yang dilantik, ketua H Abd. Muhid Hasibuan, wakil ketua di antaranya, Tamba Tua Manik, Drs Alon Gultom, Khairul Ayun, Krisman Tampubolon, Amat Manik, Mangasa Sinaga, Satar Limbong, Sedianto, Rusmin, Amsari, Suryaman, Fredi Nababan, Morlen Simanjuntak, Rian Temuan S, Marsub, Hamdani, Maren Purba, Sondang Pane. Sekretaris Norman Simatupang, wakil Darwin Girsang, Suep Yanto Nababan, Juller Sinaga, Edison Samosir, Lintong Sibarani. Bendahara Ramses Simanjuntak, wakil Baik Simatupang. Kepengurusan dibantu bidang-bidang. Turut dilantik Majelis Pertimbangan Daerah, ketua JP Richard Sihombing, wakil JM Simatupang, H Mansyur, R Silaban, Robert Pakpahan, Edison Sinulingga, Abdul Wahid.

Sumber : (C-3/v) Harian SIB, Sergai


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Perbaiki Kerja Kontrak
Artikel selanjutnya :
   » » Polisi Terus Buru Kawanan Bersenjata Api Perampok Rp1,6 M di Tapsel