Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
3
Apr '07

50 Mahasiswa Akper Dairi Capping Day


Sejumlah pejabat dan pengelola Akademi Perawat melakukan pemasangan cap dan topi perawat (capping day) kepada 50 mahasiswa Akper Negeri Pemerintah Dairi Angkatan VI 2006-2007 di Aula Gedung SKB Jalan Sidikalang-Medan, Senin (2/4).

Capping day ini dilakukan oleh Bupati Dairi yang diwakili oleh Asisten Pembangunan Ir Agus Bukka, Direktur Akper Dr Henry Manik, Pembantu Wakil Direktur Akper Sion Sembiring SSt, Pembantu Direktur Jojor Silaban SST, Pahal Darwin Sianturi SPd, Herlina Evi Yanti Manik SST, Dandim 0206 Dairi Letkol INF Zukhriadi Kapolres AKBP Drs Daud Subarkah dan Kejari Saut Simanjuntak SH.

Pada kesempatan itu Asisten Pembangunan Pemkab Dairi Ir Agus Bukka meminta mahasiswa Akper Pemkab Dairi harus siap untuk melahirkan tenaga medis yang profesional guna menghadapi era globalisasi yang penuh dengan persaingan. Kesiapan itu tercermin dari kelancaran proses belajar mengajar di Akper.
Untuk itu, Akper Pemkab Dairi senantiasa berupaya untuk melengkapi seluruh sarana yang dibutuhkan, termasuk tenaga pengajar (dosen) yang profesional.

Sementara Direktur Akper Pemkab Dairi Dr Henry Manik dan Wakil Direktur Akper Sion Sembiring SST mengatakan, saat ini Akper Pemkab Dairi sudah memiliki laboratorium dan yang dibutuhkan lagi adalah tenaga dosen profesional.

Karena dalam menghadapi era globalisasi dan persaingan bebas ini, seluruh masyarakat termasuk para mahasiswa Akper Pemkab Dairi setelah wisuda nantinya tidak kalah dengan lulusan Akper Indonesia.
Dikatakannya, capping day adalah suatu kewajiban sesuai dengan kurikulum keperawatan nasional. Selain itu juga menjadi kebanggaan bagi para mahasiswa dan menjadi tanggung jawab moral. Setelah menempuh pendidikan teori, para mahasiswa dituntut pula untuk menempuh pendidikan secara praktek lapangan.

Sebelumnya Ketua Panitia Capping Day yang juga dosen Akper Betty Pardosi SST, HBerutu SST, melaporkan Indeks Prestasi (IP) tertinggi dari 50 orang Akper tersebut 3,33 diraih Gloria Sigiro, menyusul 3,23 diraih Fitri Hamayani Simanjuntak, dan 3,17 diraih oleh Herlina EO Sitanggang. Sedangkan 47 orang mahasiswa Akper lainnya, IP-nya rata-rata 3,01 dan paling rendah IP-nya 2,76.

Ketiga orang mahasiswa Akper yang berprestasi tampil ke depan bersama orang tuanya masing-masing menerima hadiah yang diserahkan Dr Henry Manik, Sion Sembiring SST bersama Muspida.

Sumber :  (lasria pandiangan) MedanBisnis – Sidikalang


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Mercure Rekso Andalkan Nuansa Sejarah
Artikel selanjutnya :
   » » Hutan Register 67 Adian Tinjoan dan Batu Ardan Dirambah