Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
8
Mar '07

Ternak Babi Bantuan Dinas Pertanian Humbahas Jadi Penyebar Virus



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Wakil Ketua DPRD Humbahas Bangun Hutasoit mengatakan ternak babi bantuan Dinas Pertanian Humbahas yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan menjadi penyebar virus karena sudah banyak mati mendadak. Walaupun masih ada yang hidup, babi tersebut kurang sehat. Hal itu dikatakan Bangun Hutasoit kepada SIB, Rabu (7/3) di ruang kerjanya usai kunjungan kerja Komisi B DPRD Humbahas di Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan baru-baru ini.

Kunjngan itu sesuai dengan pengaduan masyarakat dimana bantuan ternak itu banyak yang sudah mati dan penyebar virus bagi ternak lainnya.
Rombongan Komisi B DPRD Humbahas yang melakukan kunjungan kerja di Lintongnihuta dan Paranginan yaitu Harry P Sihombing SPd, Bangun Hutasoit, Orden Hutabarat, Kamaruddin Nababan, Benget Nababan, staf Sekwan Rikson Simamora dan Juli Christofel Simanjuntak Amd.

Rombongan didampingi Camat Lintongnihuta Drs Lamhot Hutasoit dan Camat Paranginan Patar Simamora.
Camat Lintongnihuta Drs Lamhot Hutasoit mengatakan pembagian ternak babi di Lintongnihuta tidak melibatkan aparat pemerintah Lintongnihuta. Walaupun demikian, petugas PPL Lintongnihuta Japerlin Sihombing telah melakukan pendataan siapa-siapa saja yang mendapat bantuan.
Data sementara ada 37 keluarga yang menerima bantuan ternak dengan total 117 ekor dan 7.020 ton bantuan pakan ternak. Jumlah sementara ternak babi yang sudah mati sebanyak 14 ekor sampai dengan tanggal 17 Pebruari 2007.

Wakil Ketua DPRD Humbahas Bangun Hutasoit menambahkan bahwa jumlah babi yang sudah mati sudah mencapai 70 ekor sesuai dengan laporan dari masyarakat. Komisi B DPRD Humbahas juga mendapat laporan bahwa bantuan babi tersebut diperoleh dari Pematang Siantar dan diserahkan kepada masyarakat melalui kelompok tani.

Parsaoran Silaban salah seorang penerima bantuan ternak babi mengatakan kepada Komisi B DPRD Humbahas lebih baik bantuan tersebut ditarik dan dikembalikan ke Dinas Pertanian Humbahas. Karena setelah datangnya bantuan itu lebih banyak rugi daripada untungnya sebab menjadi penyebar virus bagi binatang lainnya.

Bangun Hutasoit mengatakan keluhan masyarakat tersebut akan disampaikan nantinya dalam rapat paripurna. “Kalau yang ini aneh tapi nyata, Kepala Desa Tapian Nauli Kecamatan Lintongnihuta Manguji Sihombing dapat bantuan 3 ekor babi tapi yang mati menjadi 5 ekor. Dimana 2 ekor babi milik pribadinya ikut mati karena kena virus. Inikan menjadikan masyarakat rugi” tegas Bangun Hutasoit yang juga Ketua DPC PDS Humbahas itu.

Sumber : (RHS/m) Harian SIB


Ada 4 tanggapan untuk artikel “Ternak Babi Bantuan Dinas Pertanian Humbahas Jadi Penyebar Virus”

  1. Tanggapan Pdt. Tigor Sihombing:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Horas,

    Saya adalah Pendeta di Huria Kristen Indonesia (HKI) yang bertugas sebagai Kepala Departemen Diakonia HKI. Memang agak terlambat saya memberi tanggapan tentang ini, tetapi tidak salah saya memberitahukan bahwa Departemen Diakonia HKI sejak 2004 sampai sekarang sudah memperkenalkan pemeliharaan ternak babi yang sangat ramah lingkungan. babi tidak perlu dimandikan, tidak mengeluarkan bau apapun, kita bisa pesta disampaing kandang babi tanpa terganggu baunya. Sejak 2006 Departemen Diakonia di sponsori oleh United Evangelical Mission (UEM) Jerman bersama konsultannya Bang Eliakim Sitorus mensosialisasikan tehnologi ini. Sampai saat ini saya sudah melatih banyak orang tentang pemeliharaan ternak babi dengan sistem yang sangat sederhana dan murah, tidak hanya HKI yang saya latih termasuk juga Pengmas HKBP, dan jemaat GBKP serta Jemaat gereja Metodist.

    Saya dapat kunjungan dari Dinas Perternakan HUMBAHAS untuk mengembangkan sistem ini di HUMBAHAS dan saya bersedia, saya diterima di Rumah Dinas Bupati HUMBAHAS pada Tanggal 24 januari 2008 dalam rangka untuk mengadakan pelatihan pemeliharaan ternak babi yang ramah lingkungan. Pelatihan akan berlangsung pada Tanggal 7-8 Pebruari 2008, berlanjut pada Tanggal 15 Pebruari 2008 dan pada Tanggal 22 Pebruari 2008 di Doloksanggul yang dipusatkan di Desa Sahidnihuta.

    Dengan sistem ini saya yakin tidak ada lagi virus babi di HUMBAHAS.

    Pilot Project kami sudah ada dibeberapa tempat, siantar, tarutung, lumbanjulu, simalungun,

    terima Kasih

  2. Tanggapan Abdi Gofrelin Purba:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Yth: Bapak Pdt Tigor Sihombing
    Horas
    Saya tertarik mengikuti pelatihan ternak babi sistem yang telah diterapkan Departemen Diakonia di sponsori oleh United Evangelical Mission (UEM) Jerman bersama konsultannya Bang Eliakim Sitorus.
    Mohon diberikan alamat dan no telepon yang bisa saya hubungi.
    Terimakasih
    Abdi Gofrelin Purba
    Telp: 0815-8859558

  3. Tanggapan samson sitohang:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    babi saya bermatian, tertarik mengikuti ternak babi dan ingin bergabung mohon diberibantuan konsultasinya ternak kami berada di deli serdang
    samson sitohang
    telp:061-77677650

  4. Tanggapan R. Sihombing:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Amang. Pdt. Tigor Sihombing
    Aku tertarik juga mempelajari teknologi ternak babi yang Amang ceritakan.
    Dimana saya bisa mengakses, atau siapa yg bisa aku hubungi untuk saya pelajari sebelum aku ke Siantar/ Pulkam yang saya rencanakan akhir tahun ini ?

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Pembangunan Grand City Dilanjutkan

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Diare,Tiga Orang Meninggal