Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
5
Mar '07

Tekan Angka KDRT [kekerasan dalam rumah tangga]


Sepanjang 2006, terdapat sebanyak 46 laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Polsek Pontianak Barat. Kapolsek Pontianak Barat, AKP Silaban menyebutkan jumlah tersebut bisa dikatakan cukup tinggi.

“Sebagian besar korban KDRT di wilayah Pontianak Barat adalah ibu rumah tangga yang dianiaya suaminya. Dengan usia korban berkisar antara 20 sampai 40 tahun,” ujar Silaban kepada Pontianak Post seusai kegiatan panen padi Korem 121/ABW, kemarin.

Diungkapkan Silaban, tidak ada lokasi yang dominan menjadi tempat terjadinya KDRT. Wilayah terjadinya KDRT tersebut tersebar di seluruh wilayah Pontianak Barat. Hanya saja sebagian besar korban KDRT berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Salah satu faktor penyebab terjadinya KDRT adalah faktor ekonomi. Karena desakan ekonomi, sementara kebutuhan hidup semakin hari semakin besar, maka pelaku yang merupakan kepala rumah tangga menjadi hilang akal. Mereka melampiaskan dengan melakukan kekerasan terhadap orang-orang yang berada dalam lingkungan rumah tangganya. Ditambah lagi tingkat pendidikan pelaku maupun korban rendah. Mereka tidak mengetahui akibat dan hukuman yang akan mereka dapatkan setelah tindak KDRT tersebut.

Untuk menekan angka KDRT di wilayah hukum Pontianak Barat, Silaban mengatakan kepolisian melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Agar masyarakat mengetahui dampak yang ditimbulkan dari tindakan KDRT tersebut dan hukuman yang akan dijatuhkan kepada pelaku KDRT.

“Sosialisasi tersebut dilakukan sejak awal tahun ini. Dari Januari hingga sekarang sudah terdapat kasus KDRT. Namun tidak banyak. Laporan kasus KDRT yang masuk di Polsek Pontianak Barat jumlahnya tidak sampai 10 kasus,” ungkap Silaban.

Sumber : (uni) Pontianak Post, Pontianak


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Tekan Angka KDRT [kekerasan dalam rumah tangga]”

  1. Tanggapan KARTIKA:

    KDRT dapat diperkecil kasusnya jika ada ketegasan dalam hukum mengenai KDRT,jadi masyarakat atau orang2 yang mengalami KDRT dapat lebih merasa nyaman tanpa ada rasa takut pelaku membalas dendam karna pelaporan korban kepada pihak yang berwajib…………………………………..pelaku kdrt pantas diberikan hukuman yang selayaknya sesuai undang2 yang berlaku….terima kasih. dari mahasiswa fisip stbk 2005

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Transaksi Semarang GlobalFair 2007 Naik 20%
Artikel selanjutnya :
   » » Tas WN Australia Raib. Paspor dan Ratusan Juta Lenyap