Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
21
Feb '07

Industri Telematika Diminta Mengacu Australia dan Filipina


Kamar Dagang Industri (Kadin) meminta masukan dari Australia dan Filipina untuk memajukan telematika di Indonesia sehingga bisa menjadi acuan bagi industri dan pemerintah.

Menurut Ketua Rakornas Telematika Kadin, Agus Silaban, kedua negara tersebut memiliki keunggulan masing-masing yang bisa ditiru dan dipelajari Indonesia

“Filipina kuat di konten SMS dan di regulasi telekomunikasi, sehingga bisa menggalang people power. Sedangkan Australia kuat di regulasi dan perlindungan konsumen,” kata Agus di sela-sela acara Telematika Kadin 2007, di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (20/2/2007).

Menurutnya, sarana dan prasarana telekomunikasi di Indonesia masih belum terjangkau bagi masyarakat di luar perkotaan.

Ia pun merasa kebijakan yang digelar pemerintah masih kurang berpihak untuk industri dalam negeri. “Policy keberpihakan untuk konten lokal masih kurang bila dilihat dari prakteknya di lapangan, sehingga produk lokal jadi kurang kompetitif,” tukasnya.

Ketua Komisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Filipina, Ramon P. Sales, mengatakan pesatnya industri dan layanan telekomunikasi di negerinya dikarenakan murahnya tarif yang dikenakan ke masyarakat. Dalam sehari, negeri sekecil itu bisa menggenjot trafik SMS hingga 200 juta.

“SMS sangat populer di negeri kami karena tarifnya sangat-sangat terjangkau, sangat murah,” ia berujar.

Sementara itu, Direktur Regional Departemen Komunikasi, Teknologi Informasi, dan Seni Australia, Caroline Greenway mengatakan, regulasi di negerinya tidak berpihak pada operator dominan (incumbent) demi memajukan industri menjadi lebih kompetitif.

“Kami sangat mendukung kebijakan yang mendukung konsumen dan industri di Australia, seperti penerapan Mobile Number Portability. Incumbent tidak terlalu kami support, karena yang terpenting bagaimana layanan tetap kompetitif,” paparnya.

Greenway juga mengatakan, hubungan antara Australia dan Indonesia cukup dekat dalam segala bidang termasuk dalam kerjasama kelompok kerja telematika untuk bidang regulasi.

Agus menambahkan, dengan kedua negara tersebut sebenarnya sudah terjalin kerjasama cukup lama. “Dengan kedua negara tersebut sudah ada kerjasama. Kami berharap masukan dari mereka bisa segera dirangkum dan jadi rekomendasi Kadin untuk pemerintah,” tandasnya.
Sumber : (rou/nks/Achmad Rouzni Noor II)  DetikInet


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.