Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
20
Feb '07

KADIN Perluas Konsep Telematika Murah ke Masyarkat


Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mencoba memperluas akses telematika murah ke masyarakat luas dengan memberikan rekomendasi kepada pemerintah mengenai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dengan biaya terjangkau.

“Kadin Indonesia merasa partisipasi pelaku industri masih terbatas, karenanya perlu didorong untuk semakin berperan dalam memperluas akses masyarakat menikmati jasa layanan ini,” kata Mohammad S. Hidayat, Ketua Umum Kadin dalam Konferensi Internasional dan Rapat Koordinasi Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, tingkat konsumsi masyarakat akan produk layanan telematika masih terpusat pada kantong-kantong perkotaan, sementara kebijakan yang ada belum sepenuhnya memberikan insentif bagi kalangan pengusaha maupun masyarakat sendiri.

“Peran Kadin harus ditingkatkan dari waktu ke waktu karena Kadin memiliki peran sentral dan kapabilitas untuk mampu menjawab persoalan bangsa, termasuk didalamnya persoalan telematika,” katanya.

Melalui konferensi yang mendatangkan berbagai tokoh telematika baik dari dalam maupun luar negeri seperti Australia dan Filipina, kata dia, Indonesia dapat menyerap berbagai masukan serta informasi mengenai aplikasi telematika di negara lain.

“Sehingga Kadin bisa memberikan masukan secara berkala serta diperkaya dengan informasi terakhir di bidang telematika kepada pemerintah, dan pada akhirnya peran Kadin sebagai mitra pemerintah dapat benar-benar terwujud,” tutur dia.

Sementara itu, Agoes Silaban, Ketua Komite Tetap Informatika mengatakan sekarang ini sebenarnya sudah banyak teknologi yang sudah memiliki keberpihakan terhadap masyarakat lokal.

“Jadi didalam perangkat teknologi yang sangat rumit itu telah diramu berbagai “local custom”, tetapi sayang aplikasinya di masyarakat masih belum komprehensif. Produk tersebut masih belum kompetitif di pasaran, oleh karena itu dibutuhkan sebuah perangkat regulasi yang dapat memajukan muatan lokal tersebut,” katanya.

Menurut dia, pemerintah juga harus segera memberlakukan Undang-Undang Informasi dan Teknologi yaitu `Cyberlaw` untuk menangani kejahatan di dunia maya, yang pada akhirnya dapat mengurangi kendala dalam bidang telematika tersebut.

“Mengembangkan bisnis dalam dunia maya merupakan sebuah langkah baik, karena dengan mengurangi proses tatap muka dengan sendirinya akan memangkas birokrasi sehingga pada akhirnya akan mengurangi banyak pungutan liar,” kata dia.

Sedangkan Anindya N Bakrie, Ketua Kompartemen Telematika Kadin mengatakan persoalan akses telematika ke masyarakat ini menjadi penting karena pemerintah Indonesia pada tahun 2005 lalu sesuai rekomendasi WSIS (World Summit on the Information Society) memiliki target sedikitnya 50 persen dari penduduk Indonesia harus mendapat akses informasi pada tahun 2015 mendatang.

Untuk melakukan itu, ucapnya, salah satu upaya yang dilakukan Indonesia adalah menjalin berbagai kerjasama kepada banyak negara seperti Australia dan Filipina.

Menurut Direktur Kerjasama Regional, Departemen Komunikasi, Teknologi Informasi dan Seni Australia, Carolline Greenway, kedua negara melalui kepala negara masing-masing telah melakukan kerjasama dalam bidang telematika jauh sebelum diadakannya konferensi itu.

“Kami sudah menjalin diskusi dalam beberapa tahun terakhir, dan saat ini sedang menuju proses implementasi dari diskusi mengenai kerjasama telematika tersebut,” tambahnya.

Sumber : (*/rit) KapanLagi.com


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Kadin DorongIndustri Telematika Perluas Akses Ke Masyarakat
Artikel selanjutnya :
   » » Dinas Kesehatan Cegah Flu Burung Masuk Papua