Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
20
Feb '07

Dinas Kesehatan Cegah Flu Burung Masuk Papua


Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengusulkan diberlakukannya larangan memasukan unggas, khususnya ayam dan telur, dari luar Papua untuk mencegah masuknya virus flu burung ke Papua.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Tigor Silaban, penanganan yang paling efektif untuk mencegah masuknya salah satu virus paling mematikan di dunia ini adalah melakukan proteksi awal, yakni dengan mencegah masuknya berbagai jenis unggas terutama ayam dan telur ke Papua.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Di Jakarta, walaupun sudah disiapkan ruang perawatan intensif dan lengkap untuk para pasien penyakit flu burung, tapi sudah banyak yang meninggal,” katanya di Jayapura, baru-baru ini.

Selain mengusulkan larangan masuknya ayam dan telur, Tigor meminta agar ada pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah Papua, seperti bandara dan pelabuhan rakyat di sepanjang pantai Papua. Disamping itu migrasi burung dari luar daerah juga perlu juga diwaspadai.

Menurutnya, meski Dinkes memiliki cukup banyak obat untuk penanganan virus flu burung, namun, mengobati saja dinilai sangat tidak efektif. Karena apabila seseorang telah terjangkiti virus flu burung dan tidak diobati maksimal selama 48 jam, maka peluang hidupnya akan sangat kecil.

“Untuk itu, saya lebih menekankan pada upaya pencegahan dan proteksi yang tentunya lebih efektif. Saya kira hal ini lebih penting untuk kita lakukan sebelum terlambat.” (www.papua.go.id/wst/toeb)

Sumber :  Kominfo


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » KADIN Perluas Konsep Telematika Murah ke Masyarkat
Artikel selanjutnya :
   » » Wakil Pengusaha di Jamsostek Mengerucut, Apindo Protes