Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
17
Feb '07

Pemerintah Rombak Direksi dan Komisaris Jamsostek


Kementerian BUMN selaku wakil pemerintah akhirnya merombak jajaran dewan direksi dan komisaris PT Jaminan  Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sehubungan dengan adanya kasus disharmonisasi manajemen antara direksi dan komisaris.

Sekertaris Menteri Negara BUMN, M Said Didu mengatakan sesuai dengan hasil penelitian BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) memang terdapat ketidakakuran manajemen antara direksi dan komisaris yang diyakini dapat berdampak buruk terhadap kinerja perusahaan secara jangka panjang.

“Pemegang saham telah berkordinasi dengan menteri terkait (Menakertrans) untuk mengambil keputusan bahwa dilakukan pergantian secara keseluruhan direksi dan komisaris demi kebesaran Jamsostek ke depan” ujarnya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di kantor Kemeneg BUMN, Jumat (16/2) malam.

Iwan Pontjowinoto yang diberhentikan sementara pada posisi direktur utama kini digantikan oleh Hotbonar Sinaga, sementara caretaker (wakil direktur), Wahyu Hidayat yang dipercaya meneg BUMN mengisi kekosongan posisi pimpinan perusahaan kini menjabat sebagai Komisaris Utama.

Said yang mewakili meneg BUMN serta A Pandu Djajanto (Staf Ahli bidang Tata Kelola Perusahaan) juga mengangkat Myra SR Asnar sebagai direktur keuangan menggantikan Tri Lestari, Indraswari sebagai direktur investasi menggantikan Iskandar Z Rangkuti, HD Suyono sebagai direktur pengembangan, perencanaan dan informasi menggantikan Tjarda Muchtar, A Ansyori sebagai direktur operasi dan pelayanan menggantikan A Achmad, Dewi H sebagai direktur kepatuhan dan resiko manajemen serta Rahmaniah H sebagai direktur umum dan SDM menggantikan Acep R Jayaprawira.

Sedangkan posisi komisaris kini dipimpin oleh Wahyu Hidayat dan dibantu oleh Myra Maria Hanartani, Syukur Sarto, Haryadi S Sukamdani, Rekson Silaban dan Herry Purnomo.

Di tempat yang sama, mantan dirut, Iwan Ponjowinoto mengatakan, dia sebelumnya memang telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak terbitnya surat keputusan komisaris untuk memberhentikan dirinya, baru kemudian menteri mengusulkan BPKP untuk melakukan audit investigasi.

“Dengan begitu berarti sudah ada hasil dari BPKP bahwa tidak ada keadaan yang mendesak untuk mengganti Dirut seperti yang diusulkan melalui SK komisaris” tangkasnya.

Iwan menegaskan, walaupun terjadi disharmonisasi tidak terjadi dampak yang signifikan terhadap keuangan perusahaan bahkan kinerja keuangan Jamsostek tahun 2005-2006 meningkat secara konsisten.

Sumber : (T.Ve/Dw/id/b) Kominfo


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Direksi dan Komisaris Jamsostek Dirombak
Artikel selanjutnya :
   » » Hotbonar Sinaga Dirut PT Jamsostek