Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
9
Feb '07

GMI Gugat “KONTA” Sementara


Konflik internal Gereja Methodist Indonesia (GMI) Wilayah I terus bergulir. Lagi-lagi, perkaranya sampai ke meja hijau. Permasalahannya mengenai gugatan sebagian jemaat GMI yang tidak menyetujui adanya “konferensi tahunan” (Konta) sementara.

Hal ini terungkap dalam persidangan yang digelar hakim Effendi Gayo SH, Rabu (7/2) di Pengadilan Negeri Medan. Sekitar seratusan jemaat GMI yang tampak terbagi atas dua kubu, memenuhi ruang persidangan perkara gugatan yang diajukan pimpinan GMI Wilayah I Bishop DR Humala Doloksaribu MTh.

Gugatan ditujukan terhadap sembilan pendeta GMI yaitu Fajar Lim, Fernando Sibarani, Robert Sihombing, Stephanus Torsina, Ramena Sihombing, Dewi Anggreini, Parmian Sihombing, Busmin Pangaribuan dan M Silaban. Seluruh tergugat terdiri dari unsur pengurus Konta sementara, panitia konferensi serta pimpinan distrik GMI.

Menurut kuasa hukum Bishop, Tim Advokad TH Hutabarat SH & Associates dari Jakarta, gugatan dilayangkan untuk membubarkan Konta sementara, yang dinilai sebagai organisasi gereja baru yang bernama Gereja Methodist Indonesia Wilayah Sementara.

“Pembentukan organisasi gereja baru di GMI Wilayah I merupakan perbuatan melawan hukum, karena bertentangan dengan disiplin GMI 2005. Sehingga diharapkan para tergugat mengembalikan semua aset GMI yang kini dikuasainya,” ujar TH Hutabarat.

Terungkap dari kesaksian Sekretaris Umum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) DR Langsung Sitorus STh di persidangan, Konta sementara berawal dari terbentuknya tim fasilitator yang ditunjuk Kapoldasu menjadi juru damai tentang permasalahan mutasi sejumlah pejabat di Perguruan Kristen Methodis Indonesia (PKMI) 2.

“Saat itu, muncul ide kami untuk membentuk Konta sementara yang nantinya akan diajukan ke Konferensi Agung untuk diresmikan,” jelasnya kepada hakim.

Hal senada juga disampaikan anggota fasilitator lainnya, Pendeta Hotlan Butarbutar. Menurutnya, berdasarkan pertemuan yang dilakukan pada 6 Mei 2006, pembentukan Konta sementara untuk mengefektifkan pelayanan gereja, bukan memisahkan diri dari GMI Wilayah I. Namun dia mengaku tidak mengetahui wilayah mana yang akan dijangkau. Untuk mengetahui kejelasan perkara, sidang ditunda hingga pekan depan.

Sumber : (Dian Tarigan)  Harian Global, Medan


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Sibolga Juara Umum - Tes Matematika Dan Fisika
Artikel selanjutnya :
   » » Industri di KBN Cakung Lumpuh - Ekspor Barang Terhenti