Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
31
Jan '07

Penyakit DBD - Satu Pasien Lagi Tewas, di Makassar Mewabah


Satu lagi pasien demam berdarah dengue (DBD) di Surabaya meninggal dunia. Chusnul (4) meninggal dunia, Selasa (30/1), di RSU Dr Soetomo Surabaya, setelah mengalami pendarahan spontan karena trombositnya turun (trombositapenia).
Dengan demikian, dalam Januari 2007 ini sudah dua pasien DBD meninggal setelah Minggu lalu Hartini (26) meninggal di rumah sakit yang sama.

Menurut Erna Widayati, salah seorang kerabat korban, pihaknya merasa sudah terlambat membawa Chusnul ke rumah sakit. Sebelumnya, badan Chusnul mengalami demam cukup tinggi. Perawatan di rumah yang dilakukan keluarga saat itu, hanya memberi obat penurun panas. “Kami merasa khawatir setelah empat hari panasnya tidak turun-turun, dan tiba-tiba di hidungnya keluar darah. Saat itu ia kami bawa ke rumah sakit, tetapi tampaknya Chusnul tak bisa ditolong lagi,” tutur Erna.

Menurut Prof Dr dr Soegeng Soegijanto DMTH SpAK, pakar penyakit tropik RSU Dr Soetomo, diduga pasien baru dibawa ke rumah sakit pada saat sudah masuk dalam tahap DSS (dengue shock syndrome), suatu tahapan DBD yang paling berbahaya. “Pasien mengalami perdarahan spontan dan rendahnya kadar trombosit dalam darah. Perdarahan muncul karena organ lever pasien yang diserang virus dengue,” jelasnya.
Penyakit DBD juga mewabah di Makassar, Januari ini. Terdapat 50 kasus, tiga di antaranya dalam kondisi kritis di RS Regional Wahidin dan seorang meninggal dunia.
Khusus di RS Wahidin, dari pantauan SH, Rabu (31/1), delapan orang sedang dirawat dan tiga di antaranya dalam kondisi kritis. Ketiga pasien tersebut adalah Fani (12), Zulkifli (2), dan Rahmi (5).

Hal tersebut diakui Dr Syamsu, Direktur Medik dan Keperawatan RS Wahidin. Menurutnya, sepanjang Januari, hampir setiap hari pasien suspect DBD diterima di rumah sakit ini. ”Ketiganya datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium IV (kritis). Tetapi, kondisi mereka bertiga sudah mulai membaik setelah diberi cairan infus dan obat penurun panas serta vitamin,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dr Naisyah Tun Azikin mengatakan, hingga saat ini sudah 50 kasus DBD di wilayah kerjanya, satu orang di antaranya meninggal.

Belum Ditemukan
Bila di daerah lain sedang terjadi wabah DBD, di Papua, wabah DBD untuk bulan Januari ini belum ditemukan.
Kepala Dinas Kesehatan Papua dr Tigor Silaban kepada SH ,Selasa, mengatakan di tahun ini, Dinkes Papua belum menerima laporan adanya DBD.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Jayapura drg Sujono A saat dihubungi SH mengatakan sepanjang 2006 ada 37 kasus DBD, di mana seminggu sekali ditemukan ada satu penderita DBD. “Untuk Januari tahun ini, saya belum menerima laporan ada penderita DBD.
Sumber : (chusnun hadi/suriani/odeodata h julia) Sinar Harapan, Surabaya


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » PSDS Versus PSS Ditunda
Artikel selanjutnya :
   » » Menunggu reinkarnasi Jamsostek