Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
23
Jan '07

Danrem 023/KS Adakan Pertemuan Dengan Pemda Humbahas


Rasa nasionalisme dan kebangsaan di Indonesia sudah mulai menurun, sehingga perlu disikapi bersama termasuk dalam konteks politik. Pertarungan politik bisa mengakibatkan pertumpahan darah, sebab politik itu kekuasaan.

Boleh-boleh saja bertarung dalam politik tapi posisi mufakat lebih baik.  Hal itu dikatakan Danrem 023/KS Kolonel Aditiyawarman, baru-baru ini  di Balai Pertemuan Jalan Merdeka Doloksanggul.

“Kita melihat konteks negara ini masih vakum diakibatkan pergeseran-pergeseran dinamika masyarakat. Rasanya bangsa kita ini belum bangkit, banyak generasi muda yang kurang berminat menggali Pancasila, tidak berminat mencari kepastian termasuk tidak berminat memperlajari sejarah bahkan lagu kebangsaan Indonesia Raya banyak yang tidak tahu. Artinya bahwa rasa nasionalisme dan kebangsaan sudah menurun? tegas Kolonel Aditiyawarman sambil bertanya kepada Bupati Humbahas apakah di Humbahas masih ada masyarakat yang tidak tahu lagu Indonesia Raya.

Kolonel Aditiyawarman juga mengharapkan agar Pemkab Humbahas terus melakukan pelatihan kepada petugas Satlak PBP (penanggulangan bencana dan pengungsi) sebab berdasarkan pengalaman penanganannya selalu lamban. Sehingga untuk mengantisipasinya  TNI selalu turun tangan ke lapangan, seperti penanganan tsunami di NAD.  “TNI siap melaksanakan tugas demi masyarakat tanpa bantuan apapun. Bahkan dalam melaksanakan tugas TNI sering lapar dan haus. Bahkan mengurus bantuan sajapun susah sehingga sering menumpuk dan busuk. “Satlak BPB tolong diaktifkan karena bencana alam bisa datang kapan saja dan dimana saja. Manusia tidak tahu kapan bencana itu datang? ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi, Wakil Bupati Humbahas Drs M Manullang, Kapolres Humbahas AKBP GP Hutajulu SH, Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE, Ketua LADN Humbahas TN Nainggolan, Ketua MUI Humbahas H AN Sihite, Dandim 0210/TU Letkol Inf Martua Sihotang SIP, Danramil Doloksanggul Kapten H Gultom, Sekretaris BKAG Humbahas Pdt H Panjaitan STh, Ketua Gapeksindo Humbahas Birnes Simamora dan lainnya.

Maddin Sihombing dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Humbahas terdiri dari 10 kecamatan, 117 desa dan 1 kelurahan. Kantor Koramil hanya 5 unit, Babinsa 5 unit, Polsek 6 unit dan Pos Polisi 4 unit. Sedangkan Polres 1 unit dan dalam tahap pembangunan di Kecamatan Lintongnihuta. Untuk itu, Bupati mengharapkan supaya kantor Koramil ditambah dan kalau bisa berdiri disetiap kecamatan.
Aditiyawarman jebolan Akabri AD 1980 itu mengatakan bahwa pemekaran wilayah tidak selalu diikuti kekuatan TNI karena tugas berbeda. Polres harus melekat dengan Pemda dan itu sudah diatur sedangkan tentara sifatnya makro yaitu pertahanan.

Diakhir acara, sebagai tanda kehormatan dan supaya tidak lupa Kabupaten Humbahas, Danrem 023/KS Kolonel Aditiyawarman bersama istri diulosi oleh masyarakat Kabupaten Humbahas dipandu Ketua LADN Humbahas TN Nainggolan. Kemudian Bupati juga menyerahkan plakat Kabupaten Humbahas. Selanjutnya Kolonel Aditiyawarman juga memberikan plakat kepada Bupati Humbahas.

Sumber :  TNI


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.