Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
19
Jan '07

Protap Picu Perpecahan


Rencana pembentukan Provinsi Tapanuli atau Protap, yang telah dihembuskan beberapa kelompok tertentu, mengancam perpecahan di tingkat akar rumput (masyarakat) Sumut yang sudah kondusif.

DPRD Dairi misalnya mengkhawatirkan hal itu, sehingga delegasi legislatif daerah itu mendatangi DPRD Sumut untuk menyampaikan aspirasi.

“Kami berharap sikap pro kontra masyarakat Dairi terhadap wacana pembentukan Protap dapat disikapi lebih arif,” kata ketua DPRD Dairi Raja Ardin Ujung saat menyampaikan aspirasi masyarakat Dairi soal Protap kepada Komisi A DPRD-SU di Medan, Kamis (19/1).

Dalam pertemuan itu, Ardin mengatakan, sebelum terjadi masalah lebih serius di tengah masyarakat, hal ini harus menjadi perhatian DPRDSU sebagai pihak berkompeten memproses aspirasi rencana pembentukan Protap.

Hadir pada saat itu Sekretaris Komisi A DPRD Dairi Ir Arson Sihombing, Sekwan K Simamora serta anggota Komisi A DPRD Dairi masing-masing Benpa H Nababan, Parlindungan Silaban, Drs B Meha, Derama Ginting, M Sinaga, Benito Lumban Gaol, Elora S Tambunan serta staf Sekwan N Simarmata dan Kabag Persidangan R Sitepu.

Sedangkan Komisi A DPRD-SU yang menerima aspirasi; masing-masing H Dahlan Hasibuan SH (ketua), H Abdul Hakim Siagian SH., MHum (wakil ketua), Drs. H Abdul Hasan Harahap (sekretaris) dan anggota masing-masing Drs Ahmad Ikhyar Hasibuan, H Syukran Tanjung, H Arifin Nainggolan, Syamsul Hilal dan Drs. H Nurdin Ahmad.

Dukung sikap DPRD Dairi

Sedangkan Komisi A DPRD-SU mendukung sikap DPRD Dairi yang menyampaikan permasalahan ini, karena dapat menjadi masukan berharga menyikapi pembentukan Protap. Dengan aspirasi tersebut, kelak setelah Pansus dibentuk akan memudahkan DPRDSU bersikap.

Tentukan sikap

Sementara itu DPRDSU menyarankan DPRD Dairi segera menentukan sikap apakah posisi menerima atau menolak rencana pembentukan Protap. Dengan sikap tegas, akan jelas bagi rakyat soal posisi Dairi.

Bahkan anggota Komisi A DPRDSU Syamsul Hilal menyarankan, DPRD Dairi melakukan referendum lokal. Dengan itu, jelas sikap Pemkab dan rakyatnya tampak menolak atau setuju.

Sumber : (m47) (ags) Waspada Online, Medan


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Protap Picu Perpecahan”

  1. Tanggapan ediway:

    Saya setuju, bahwa rencana pembentukan Protap itu nantinya akan menimbulkan perbecahan sampai ke akar rumput. Sebab rencana pembentukan Protap tersebut, tidak murni berasal dari hati rakyat, melainkan hanya untuk kepentingan segelintir orang yang haus kekuasaan. Buktinya beberapa kabupaten seperti, Nias dan Pak-pak Bharat, kembali menarik dukungannya setelah sebelumnya sempat mendukung pembentuk Protap.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.