Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
30
Des '06

Bakti Sosial Partai Demokrat di Daerah Pinggiran



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

DPD Partai Demokrat Sumut mengadakan bakti sosial di daerah pinggiran Deliserdang tepatnya
di Kampung Sumur, Desa Paya Gambar Kecamatan Batang Kuis Deliserdang, Kamis (28/12). Masyarakatnya hidup dari bertani sawah dan kebanyakan masih di bawah garis kemiskinan.

Fungsionaris DPD Partai Demokrat yang hadir adalah Wakil Ketua Drs Tahan M Panggabean, Wakil Sekretaris Ir Bangun Tampubolon MS, Wakil Ketua Victor Saragih, Robert Limbong SH, Ketua Bidang Pemerintahan dan Pertahanan DPC Partai Demokrat Deliserdang Sabam Sagala dll.

Mereka diterima oleh masyarakat dipimpin Varhangeer (Guru Jemaat) Victor Silaban yang begitu antusias diiringi Kebaktian singkat di Gereja HKBP Kampung Sumur. Sabam Sagala mengatakan, kedatangan mereka bukan untuk kampanye tapi berhari Natal dengan membawa sedikit bingkisan berupa makanan, minuman dan minyak goreng.

Kelahiran Kristus di kandang domba di Bethlehem, bukan di gedung mewah. Untuk itulah partai Demokrat Sumut meniru teladan Yesus merayakan Natal bukan dengan seremonial mewah melainkan mendatangi kaum marginal (miskin) untuk sama-sama berbagi kasih, bukan untuk berkampanye.

Kebijakan dari Dinas Pertanian untuk para petani juga seperti pengadaan latihan untuk para petani, bantuan bibit dan kebijakan lain bertujuan meningkatkan pendapatan petani.
Partai Demokrat menilai, pemberdayaan kaum miskin sangat perlu dengan meningkatkan ketrampilan melalui pelatihan kewirausahaan, magang dll, yang penting dapat memberi akses ke sumber daya ekonomi, sosial budaya dan politik.

“Kalau ini tidak dilakukan, maka akan banyak akibat yang ditimbulkannya. Diantaranya, kaum miskin akan melahirkan generasi yang kerdil, bodoh dan tidak sehat. sehingga negara kita ini akan Lost Generation (kehilangan generai),” ujar Tahan.

Kemiskinan itu timbul sudah berpuluh tahun lalu akibat pemimpin masa lalu salah memanajemen negara ini. Kalau di masa SBY masyarakat merasakan kesulitan ekonomi itu adalah efek dari perobahan. Namun perobahan yang sudah tampak secara perlahan dengan ditumpasnya para koruptor yang banyak melibatkan para mantan-mantan pejabat.

Kepada masyarakat Tahan berpesan, untuk mencerdaskan anak-anak perlu asupan gizi yang seimbang kepada para balita untuk kecerdasannya ke depan. Jika keluarga memiliki ayam kampung yang menghasilkan telur, hendaknya jangan dijual untuk digantikan dengan “gambas” (ikan asin). Karena gizi pada telur ayam itu sangat tinggi dan baik untuk pertumbuhan otak anak, dibandingkan ikan asin bisa mengakibatkan anak cacingan.

Sumber : (C-13/d) Harian SIB, Medan


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Peserta Rakor Dibekali Pengetahuan Jurnalis

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » KSBI Dukung Revisi UU Jamsostek Soal Pesangon