Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
28
Des '06

Harus Peka terhadap Kebijakan Pemerintah


Peran Humas dan Pers Sukseskan Gerbang Dayaku

Rapat koordinasi (rakor) Humas cukup menarik perhatian peserta, karena dihadiri oleh Magdalena Daluas (presenter TVRI Pusat), Bambang Setiawan (dosen Fotografi/Desain Poliseni Jogjakarta), dan Kabag Humas dan Protokol Setkab Kukar Sri Wahyuni.

RAKOR Humas yang dibuka Asisten IV Bidang Kesra dan Humas Setkab Kukar Gufron Yusuf, kemarin cukup menarik perhatian sekitar 78 peserta dari dinas, badan, kantor, bagian, serta kecamatan. Peserta diarahkan untuk memahami lingkup kerja kehumasan, termasuk yang berkaitan dengan pers atau media massa.

Magdalena menggarisbawahi bahwa program dan perangkap kerja kehumasan harus dipahami dengan jelas. Tugas dan tanggung jawab humas cukup berat. Di samping sebagai juru bicara pemerintah, humas juga harus mampu menjalin koordinasi dengan pihak lain. Humas juga harus proporsional dan peka terhadap kebijakan pemerintah, sehingga kontribusi informasi yang dikonsumsi publik tidak menyimpang. Termasuk yang disampaikan melalui media massa.

“Perlu dipahami bahwa humas itu bukan pers atau wartawan. Humas hanyalah mitra pers,” jelasnya.

Bambang Setiawan yang mengulas Peran Fotografi sebagai Kebutuhan di Era Digital, mengisyaratkan pentingnya peran fotografer sebagai sumber pendapatan ekonomi. Pengetahuan, desain, dan bisnis selalu mewarnai denyut nadi manusia. Dalam kondisi global, manusia tidak ingin dipisahkan dari ritme perkembangan yang makin kompleks. Bicara kebutuhan, hampir semua orang berlomba menjadi enterpreneur yang andal.

Perkembangan seluruh lini berusaha mencari eksistensi menjadi yang terdepan. Di sektor informasi, dikenal istilah multi media. Salah satunya adalah media rekam yang meliputi visual, audio, dan audio-visual. “Saya jamin 50-100 tahun ke depan, profesi fotografer tidak akan hilang karena sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi sajian informasi akan lebih akurat jika disertai gambar,” jelasnya.

Kabag Humas Sri Wahyuni yang mengangkat tema Penguatan Peran Humas dalam Menyukseskan Gerbang Dayaku menjelaskan, humas adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap publik. Tugas humas menciptakan dan memelihara citra yang baik, memberi masukan kepada pimpinan mengenai berbagai masalah komunikasi, menyediakan informasi kepada khalayak, dan memantau pendapat umum tentang citra, reputasi, kegiatan, dan kepentingan organisasi.

“Pencapaian pernyataan positif dalam proses transfer humas mutlak diperlukan guna mendukung dan menyukseskan Gerbang Dayaku,” jelasnya.

Rakor Humas yang digelar selama dua hari itu tujuannya untuk membangun koordinasi yang efektif di seluruh jajaran instansi, kaitannya dalam penyelenggaraan fungsi kehumasan. Di samping itu, dimaksudkan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang kehumasan.

Rakor bakal lebih menarik karena peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan khusus tentang jurnalisme. Mulai dari pembuatan berita, interaksi pers terhadap pemerintah dan masyarakat, kode etik jurnalis, dan ombudsman. Pembekalan ini bekerja sama dengan tim teknis dari surat kabar harian (SKH) Kaltim Post.

Materi tentang interaksi pers, pemerintah, dan masyarakat disampaikan Wakil Redaktur Pelaksana (Waredpel) Haerul Akbar mewakili Pemimpin Redaksi (Pemred) Kaltim Post Badrul Munir yang kini berada di Bangkok. Jurnalisme humas akan dikupas oleh Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Wartawan Syafril Teha Noer, foto dan perwajahan oleh Kepala Divisi Kreatif Agus Dwi Wahyudi. Bagaimana menulis berita? Disampaikan Redpel Kaltim Post Sumurung Basa Silaban. Kemudian, Kepala Badan Kajian dan Litbang Kaltim Post Sofyan Masykur menyajikan materi kode etik dan ombudsman.

Sumber : (kri) KaltimPost


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.