Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
27
Nov '06

PLTA Asahan III Dgn Kapasitas Terpasang 2 X 60 MW Di Tobasa, Direncanakan Awal 2007 Mulai Dikerjakan


Pelaksanaan pembangunan pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III dengan kapasitas terpasang 2 X 60 Megawatt yang berlokasi di Dusun III Hulahuli Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Samosir direncanakan dimulai dikerjakan pada awal tahun 2007 yang akan datang. Untuk itu, pihak perusahaan PT Mega Power Mandiri yang beralamat di Menara Imprerium Jalan DR Rasunan Sahid Jakarta Selatan, Rabu (22/11) melakukan pelunasan 100% uang ganti rugi lahan masyarakat.

Pembayaran 100 % uang ganti rugi lahan terhadap 64 Kepala Keluarga (KK) pemilik tanah seluas 170.880 M2 dengan total keseluruhan senilai Rp 1.440.478.000 itu dilakukan oleh pihak investor PT Mega Power Mandiri diwakili Martin Hutabarat, Nelson Matondang, Berman Pasaribu yang disaksikan oleh Bupati Toba Samosir Drs Monang Sitorus SH MBA, Wabup Ir Mindo Tua Siagian MSc, Ketua DPRD Tobasa Tumpal Sitorus, Wakil Ketua DPRD Drs Baktiar Tampubolon MBA dan Kapolres Tobasa Kompol Alisman Nainggolan serta ratusan warga lainnya.

Untuk pembebasan lahan milik masyarakat untuk lokasi proyek raksasa yang telah memiliki Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) itu, sebelumnya telah dilakukan pembayaran sebesar Rp 50 % pada bulan Desember 2005 lalu.

Pada kesempatan itu, mewakili PT Mega Power Mandiri Marthin Hutabarat selaku pihak investor mengatakan, sangat terharu atas respon positif masyarakat yang mendukung rencana pembangunan proyek Asahan III. Dan jika nantinya proyek selesai dikerjakan, maka di wilayah Kabupaten Toba Samosir, tidak akan terjadi lagi pemadaman listrik. “Untuk Proyek Asahan III ini, akan menghasilkan kapasitas terpasang listrik sebesar 120 MW,” terang Marthin seraya berjanji warga yang masih pengangguran di desa itu diprioritaskan untuk bekerja di proyek tersebut sesuai dengan ilmu dan keahliannya.

Bupati Tobasa Drs Monang Sitorus SH MBA pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada PT Mega Power Mandiri dalam hal ini Martin Hubarat, Nelson Matondang dan Berman Pasaribu selaku putra asli daerah batak yang bersedia melakukan penanaman modal untuk pembangunan proyek Asahan III. Kiranya langkah ini bisa ditiru putra daerah batak lainnya untuk kemajuan pembangunan di berbagai sektor. “Kami berharap, agar warga setempat dapat dipekerjakan sesuai dengan keahliannya di proyek ini. Untuk itu, warga cukup mendaftarkan dirinya ke Kepala Desa setempat untuk diteruskan ke Camat yang akan membawa data-data calon pekerja tersebut ke Dinas Tenaga Kerja. Dan untuk lebih menyiapkan calon-calon tenaga kerja, maka kita akan membuat pelatihan yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja yang ada di Aek Natolu Lumban Julu,” terang Bupati.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang diwakili oleh Op Natalia Siagian dan Ketua DPRD Tobasa Tumpal Sitorus pada kesempatan yang sama berterimakasih serta salut atas kesungguhan pelunasan ganti rugi tanah milik masyarakat. Namun yang terpenting, ungkap Siagian mewakili masyarakat agar warga yang masih pengangguran di daerah tersebut dapat diterima di proyek tersebut untuk bekerja. Oleh ketua DPRD Tobasa Tumpal Sitorus, sangat salut atas pelunasan yang dilakukan pihak perusahaan, karena jarang sekali perusahaan mau membayar lunas 100 % ganti rugi. Dan kepada pihak investor atau perusahaan untuk tetap komit memprioritaskan warga setempat untuk bekerja di proyek dimaksud. “Jangan ada warga setempat lagi yang mauas ditoru sampuran (haus di bawah air pancuran red),” tegas Tumpal.

Kapolres Tobasa Alisman berpesan agar masyarakat menggunakan uang ganti rugi tersebut dengan sebaik-baiknya. Dan kepada semua elemen masyarakat, untuk tetap menjaga dan mensukseskan pembangunan Asahan III ini agar berjalan dengan lancar dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. “Pihak Kepolisian akan bertindak tegas,” ungkap Kapolres.
Marthin Hutabarat selaku investor, secara spontan pada kesempatan itu memberikan bantuan uang sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan Gereja Katolik Dusun Hulahuli serta memberikan “uang piso-piso” (uang kehormatan-red) pada seluruh elemen masyarakat di daerah tersebut guna suksesnya pembangunan proyek dimaksud.

Kabag Humas Pemkab Tobasa Drs Albert Sidabutar didampingi Kabag Ekon Drs James Silaban kepada wartawan mengungkapkan, dengan akan dibangunnya Asahan III, maka di Kabupaten Tobasa nantinya ada III PLTA. Yakni Asahan I yang dalam proses pengerjaan yang dikerjakan oleh PT Bandra Jaya Nusa bekerjasama dengan Perusahaan dari Republik Rakyat China (RRC), Asahan II atau PT Inalum yakni konsorsium antara Pemerintah RI dengan Pemerintah Jepang dan Asahan III yang dikelola oleh PT Mega Power Mandiri yang merupakan investor lokal.

Sumber : (EMT/y) Harian SIB, Tobasa


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Mendiknas: Pendidikan Berkualitas Akan Lahir Jika Terdapat Guru Profesional, Berkompetensi dan Sejahtra

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » DPC GAMKI- BT/BS Bima-Diknas Gelar Try Out SMP dan SMA se-Tapteng