Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
31
Okt '06

Puluhan Jemaat Unjuk Rasa ke Kantor Pusat HKBP Tuntut Mutasi Pendeta Resort Dibatalkan


Puluhan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Kualuh Selatan Distrik Aslab (Asahan Labuhan Batu) unjuk rasa ke Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, Senin (30/10) menuntut supaya SK mutasi pendeta resort dibatalkan. Kedatangan jemaat yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, sintua dan pemuda gereja tersebut, tiba di Kantor Pusat HKBP sekira pukul 07.00 WIB pagi dengan menggunakan lima unit mobil. Selain itu massa juga membawa peralatan masak dan tenda.  Pengunjuk rasa langsung masuk menuju Kantor Pusat HKBP, namun tak satupun pimpinan HKBP berada disana. Yang menerima pengunjuk rasa hanya petugas kemananan HKBP. Sedangkan para ibu-ibu mempersiapkan dapur umum.

“Kalau tuntutan kami tidak digubris sebaiknya 750 KK jemaat HKBP Kualuh Selatan dicoret saja tidak masuk lagi sebagai warga HKBP. Kami akan tetap bertahan di sini hingga ada penyelesaian masalah mutasi Pendeta HKBP Resort Kualuh Selatan. Dapur umum sudah kami sediakan. Kami heran, kenapa pimpinan tidak satupun yang berada disini. Ephorus HKBP harus batalkan SK mutasi itu karena sarat dengan kepentingan pribadi Praeses Distrik Aslab Pdt COR Silaban,” ujar Op Mega boru Manullang, Ny Nova boru Siallagan, Op Tania boru Sianipar.

Ny Nova boru Siallagan menyebut, pergantian Pendeta Resort HKBP Kualuh harus dibatalkan Ephorus karena sudah menimbulkan keresahan bagi jemaat HKBP. Sementara juru bicara massa, St Drs A Pane (Op Riana Titania) dan Maruli Sitorus dalam temu persnya di halaman Kantor Pusat HKBP, mengatakan, SK mutasi Pendeta Resort HKBP Kualuh Selatan Pdt Bernike boru Pardosi STh sarat dengan kepentingan sekelompok orang. “Kami tetap mempertahankan Pdt Bernike boru Pardosi STh karena baru bertugas 2 tahun belum cukup satu periode. Fatalnya, Praeses Distrik Aslab Pdt COR Silaban menuduh Pdt Bernieke boru Pardosi STh menjual asset(tanah) HKBP. Tanah itu milik saya yang berbatasan dengan komplek HKBP dan tidak pernah merasa dirugikan. Jadi tuduhan itu hanya sebagai fitnah supaya diadakan mutasi,ujar St Drs A Pane.

Disebutkan, warga HKBP Kualah Selatan sudah berungkali mendatangi pimpinan HKBP di Pearaja Tarutung supaya SK pemutasian tersebut dicabut. Namun pimpinan belum memberikan solusi yang terbaik. “Kedatangan kami ke Kantor Pusat HKBP ini untuk menemui Ephorus, apakah kami dianggap sebagai jemaat HKBP atau sudah dicoret. Kalau pimpinan HKBP tidak lagi menerima aspirasi maka kami akan mengambil suatu sikap. Kami sudah siap apapun yang terjadi,tegas mereka.

“Pelayanan Pdt Bernike boru Pardosi STh selama ini cukup baik. Jadi untuk apa dimutasikan. Apalagi pemutasiannya sarat dengan fitnah melalui tuduhan menjual tanah asset HKBP, kami keberatan dibuatnya. Jadi kalau ada pendeta yang ditempatkan ke resort kami tidak akan diterima kecuali persoalannya sudah selesai,” tegas Pane.

Ditambahkan, kedatangan mereka merupakan utusan dari Resort Kualah Selatan yang terdiri dari tujuh Pagaran yakni jemaat HKBP Sinar Toba, Sinar Pagi, Dolok Nagodang, Parsaoran Rel, Situngir, Tomuan Nauli dan Hutadame.

Sementara Bidang Keamanan Kantor Pusat HKBP Pdt Kalvin Siahaan STh mengatakan, kedatangan pengunjuk rasa sudah diterima. Aspirannya akan disampaikan kepada pimpinan Pusat HKBP yang kebetulan berada di Jakarta. Kita tunggulah. Semuanya tergantung kepada pimpinan. Jadi tidak ada masalah,” ujar Siahaan.

Hingga berita ini diturunkan para pengunjuk rasa masih tetap bertahan di Kantor Pusat HKBP dengan membuat dapur umum. Mereka terlihat memasak untuk makan siang dan sore. Di sisi lain beberapa ibu-ibu mengumandangkan lagu-lagu koor.

Sumber : (G4/n) Harian SIB, Tarutung


Ada 2 tanggapan untuk artikel “Puluhan Jemaat Unjuk Rasa ke Kantor Pusat HKBP Tuntut Mutasi Pendeta Resort Dibatalkan”

  1. Tanggapan Julius P. Hutahaean,S.Kom:

    Sepertinya pengurus HKBP PUSAT sudah tidak pernah lagi memperhatikan aspirasi jemaat2nya. Kami juga mendapat banyak surat-surat ttg cara kerja pengurus Pusat. Yang saya pertanyakan kenapa rata-rata para praeses mengklaim memeliki tanah? ini terjadi Jakarta tadinya tanah HKBP tapi berubah menjadi nama praeses Koko begitusis.
    Tuhita angka natua-tua molo pasingkolahon ianakkon manang borunta tu sikola pandita naeng ma nian gabe sijala jolma unang gabe sijala parartaon ni huria.
    Kami adalah jemaat HKBP yang sangat menjunjung tinggi HKBP parrohahaon hamu angka Pengurus Pusat, unang holan mangkeritik Otik ni setoran tu Pusat dibotohamu, bereng hamu ruas nihurianta secara keseluruhan

  2. Tanggapan Charly Silaban:

    @ Julius P. Hutahaean..
    Horas amang.. trims atas komentarnya.. memang makin hari makin miris hati ini melihat ketidakberesan tersebut.
    Mungkin amang bisa bergabung dengan Milis HKBP, barangkali disana sarana yang tepat untuk mengajukan aspirasi-aspirasi amang.
    Milis HKBP : http://groups.yahoo.com/group/hkbp/

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.