Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
31
Okt '06

Jemaat Aksi Damai ke Kantor Pusat HKBP


Ratusan jemaat HKBP Distrik XIII Asahan Labuhanbatu Resort Kualuh Selatan, Senin (30/10) melakukan aksi damai ke Kantor Pusat HKBP Pearaja. Mereka meminta kepada Ephorus HKBP agar Pdt Bernike Pardosi STh tetap ditugaskan di gereja mereka. Pendeta Bernike selama bertugas dinilai cukup baik dan mereka masih sangat membutuhkan bimbingannya untuk kebaikan jemaat Kualuh Selatan.

Para jemaat datang sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan dua bus dan sejumlah kendaraan pribadi. Mereka juga membawa peralatan dapur. Mereka menggelar tikar dan memasak di halaman kantor pusat HKBP Pearaja Tarutung. Aksi kemarin merupakan kunjungan mereka keempat kalinya ke kantor pusat HKBP.

Informasi dari beberapa jemaat menyebutkan, Pdt Bernike Pardosi STh baru bertugas selama dua tahun yang dinilai belum cukup periode. Yang fatal kata beberapa jemaat yang diwakili oleh St Drs A Pane, pendeta mereka dituduh oleh Praeses Distrik XIII Pdt COR Silaban telah menjual sebidang tanah ukuran 10×50 meter milik HKBP.

“Padahal tanah itu adalah milik saya dan tidak pernah dijual kepada siapa pun. Saya tidak merasa menjual sebidang tanah dan atas tuduhan tersebut saya sebagai jemaat tidak senang atas tuduhan itu dilontarkan kepada seorang pendeta, karena itu saya anggap fitnah,” ujar St Drs A Pane kepada wartawan di halaman kantor pusat HKBP Pearaja Tarutung.

Dijelaskannya, setelah timbulnya SK tersebut, pada bulan Mei 2006 lalu, mereka langsung mendatangi pucuk pimpinan HKBP agar SK ditinjau kembali. Namun saat itu tidak berhasil. “Ephorus hendaknya menjelaskan mengapa setelah timbul SK konflik terjadi. Bila perlu dibentuk tim untuk menyelidikinya,” katanya.

Sempat diisukan kepada jemaat HKBP Resort Kualuh Selatan bahwa jemaat di Distrik XIII itu telah terjadi perpecahan. Padahal menurut mereka hal itu tidak benar dan tidak terjadi. Karena itu mereka menduga ada rekayasa untuk mendudukkan seseorang. “Ini yang perlu ditanggapi oleh pucuk pimpinan HKBP,” ujar Pane.

Seandainya SK tersebut masih berlaku, kata St Drs A Pane, maka HKBP diminta membuat suatu ketentuan apakah mereka tidak dihargai HKBP atau keputusan yang menyatakan bahwa mereka tidak lagi jemaat HKBP. Kami siap kalau kami dicoreng jadi jemaat HKBP, tambah Pane

Aksi yang berlangsung damai tersebut diikuti jemaat gereja pagaran Resort Kualuh Selatan yang berjumlah ratusan orang. Rencananya mereka akan menginap di halaman kantor sampai mereka dapat berbicara langsung dengan Ephorus.

Diperoleh informasi dari salah seorang pegawai kantor pusat, Ephorus HKBP Pdt Bonar Napitupulu masih berada di Jakarta.

Sumber :  (Bisnur Sitompul) Harian Global, Tarutung


Ada 5 tanggapan untuk artikel “Jemaat Aksi Damai ke Kantor Pusat HKBP”

  1. Tanggapan Rusman Sitorus:

    Masa sesama Parhalado /Pendeta tidak bisa saling mempercayai ???????????????????????????????Bagaimana umat-umatnya ?????????????????????????????????

  2. Tanggapan daniel siregar:

    Kalau menurut saya ini politik untuk memutasikan orang-orang kuat yang mempunyai uang, jabatan, kekuasaan. tp jgnlah, masih pro-kontra dan memiliki anak buah yang brengsek

  3. Tanggapan daniel siregar:

    berita dari seluruh distrik, dan parhalado pusat
    bahwa telah terpilih
    Synode 2008 (Ini baru 90 %)
    Pdt. Dr. Jamlin Sirait sebagai ephorus
    Pdt. Dr. Manalu sebagai sekjen
    Pdt. B.M. Siagian, S.Th sebagai kepala Koinonia
    Pdt. Nainggolan, S.Th sebagai kepala Diakonia
    Pdt. Tampubolon, M.Th sebagai Kepala Marturia

    Ini bocoran yang akan dipromosikan
    dan semoga calon pimpinan tersebut bersih dari KKN

  4. Tanggapan daniel siregar:

    berita dari seluruh distrik, dan parhalado pusat
    bahwa telah terpilih
    Synode 2008 (Ini baru 90 %)
    Pdt. Dr. Jamlin Sirait sebagai ephorus
    Pdt. Dr. Manalu sebagai sekjen
    Pdt. B.M. Siagian, S.Th sebagai kepala Koinonia
    Pdt. Nainggolan, S.Th sebagai kepala Diakonia
    Pdt. Tampubolon, M.Th sebagai Kepala Marturia

    Ini bocoran yang akan dipromosikan
    dan semoga calon pimpinan tersebut bersih dari KKN

  5. Tanggapan Partogi:

    HKBP sekarang ini sudah melenceng dari makna yang sebenarnya. Seseorang menjadi pendeta bukan karena panggilan jiwanya, tetapi karena panggilan “DUITNYA”, dimana-mana HKBP selalu bermasalah, tapi petinggi HKBP sepertinya tutup mata dan tutup telinga akan hal itu, mereka hanya mau “Pelean” tapi tidak mau “mamelekan” dirinya untuk ruasnya. Padahal mereka hidup dari ruas, tetapi ruas dianggap hanya sebagai “SAPI PERAH”, oleh karena itu kepada segenap ruas HKBP saya himbau untuk berdoa kepada Tuhan Yesus, agar dalam SG bulan September ini benar-benar dapat memilih pemimpin HKBP yang benar-benar mau memberikan dirinya hanya untuk Tuhan Yesus, mauliate.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.