Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
7
Okt '06

Kecewa Tidak Dilibatkan Sosialisasikan Propinsi Tapanuli, Massa Sadabato & IKPPI Datangi DPRD Dairi


Massa pemuda di antaranya dari organisasi kepemudaan Persatuan Pemuda Batak Toba (Sadabato) Kabupaten Dairi dan Ikatan Pemuda Pakpak Indonesia (IKPPI) berjumlah puluhan orang, Kamis (5/10) mendatangi DPRD Dairi menyampaikan kekecewaan tidak dilibatkan pada pertemuan Sosialisasi Propinsi Tapanuli di kantor Bupati Dairi, Selasa (3/10) lalu.

Kehadiran massa yang datang ke gedung DPRD Dairi dengan iring-iringan belasan becak, diterima Wakil Ketua DPRD Dairi Jahja Josua Sianturi didampingi sejumlah anggota DPRD di antaranya Pardomuan Nauli Simanjuntak, Poltak Sihombing SH, Parlindungan Silaban S.Sos, Mangasa Sinaga, Darwin Sihite dan Ardin Ujung di ruang rapat Ketua DPRD Dairi.

Tumbur Simorangkir mengawali penyampaian aspirasi massa pemuda Sadabato mempertanyakan tidak diundangnya pihaknya mengikuti Sosialisasi Propinsi Tapanuli oleh Tim Gabungan Propinsi Tapanuli dan tokoh masyarakat Dairi yang juga dihadiri Pemkab Dairi dan DPRD Dairi.

“Kami sebagai pemuda di Kabupaten Dairi mempertanyakan mengapa tidak diundang pada Sosialisasi Propinsi Tapanuli, padahal sebagai pemuda wajar kami ikut dalam pertemuan itu,” ujar Simorangkir.
Menanggapi pertanyaan itu, Wakil Ketua DPRD Dairi Jahya Josua Sianturi mengatakan, kegiatan Sosialisasi Propinsi Tapanuli oleh Tim Gabungan Pembentukan Propinsi Tapanuli yang memfasilitasi adalah Pemkab Dairi, bukan DPRD Dairi.

Anggota DPRD Dairi Poltak Sihombing SH yang juga Ketua Sadabato Dairi mengemukakan kepada delegasi pemuda Sadabota bahwa dirinya juga sama sekali tidak mengetahui adanya pertemuan antara Tim Gabungan Propinsi Tapanuli, Pemkab Dairi dan DPRD Dairi dalam rangka sosialisasi Propinsi Tapanuli kepada para tokoh masyarakat Dairi. “Saya juga selain sebagai anggota DPRD Dairi dan Ketua Sadabato kecewa karena tidak dilibatkan pada pertemuan Sosialisasi Propinsi Tapanuli,” tegas Poltak.

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan Sekretaris Sadabato Naras Manurung, dan meminta DPRD Dairi untuk melibatkan Sadabato pada pertemuan selanjutnya dengan Tim Gabungan Propinsi Tapanuli.
“Kami harus dilibatkan bila ada pertemuan lanjutan berkaitan dengan pembentukan Propinsi Tapanuli, karena kami juga berhak ikut menentukan masa depan Kabupaten Dairi,” tegas Manurung.
Sementara itu, Sekjen IKPPI Ir Ahmad Padang juga menyatakan kecewa tidak diikutkan pada pertemuan itu, meski beberapa anggotanya sempat memasuki ruangan tempat pertemuan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi tapi akhirnya diperintahkan ke luar dari ruangan oleh pimpinan organisasi mereka.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan kalangan pemuda itu Wakil Ketua DPRD Dairi Jahja Sianturi menyatakan berjanji akan menyampaikan kekecewaan mereka kepada Pemkab Dairi dan meminta agar dilibatkan bila ada pertemuan lanjutan berkaitan dengan pembentukan Propinsi Tapanuli.
Sedangkan anggota DPRD Dairi Mangasa Sinaga mengharapkan pemuda di Dairi tetap menjaga situasi kondusif untuk dapat bersama-sama membangun Dairi. “Menyangkut bergabungnya Dairi ke Propinsi Tapanuli itu sepenuhnya tergantung aspirasi masyarakat Dairi,” tegasnya.

Sumber : (B1/n) Harian SIB, Sidikkalang


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.