Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
3
Okt '06

Bikin kopdar.. Allamak siapa yang datang ?


Pertemuan Perdana Silaban Brotherhood

Mulanya sedikit pesimis.. namun apa jadinya kalau tak dicoba begitu bukan ?
Berbekal pertemuan antara Saut Silaban [DB-15/Clgn] (a. Anggita), Gunawan Silaban [DB-16/Mdn] (a. paima) dan Charly Silaban [DB-16/Jkt] di soto betawi Pijay (Slipi Jaya maksudnya hehehe), dan dilanjutkan dengan obrolan kopi panas di dunkin donuts, akhirnya kita merencanakan kopdar (kopi darat) alias ngumpul-ngumpul, ngobrol-ngobrol dan mekkel bersama pada tanggal 1 Oktober 2006.

Gimana tidak pesimis, warga-warga gaul di milis silaban semacam amangboru Ronald Tobing dan amangboru Josh Aritonang belum apa-apa sudah menyatakan berhalangan hadir..
Maccam manalah ini…? Namun disisi yang lain ada dorongan yang kuat dari Op. Ny Sinthia Silaban br. Simanjuntak yang sangat mengharapkan sekali adanya pertemuan ini.

Akhirnya, apapun makanannya.. ehh.. apapun jadinya, pertemuan tetap diadakan pada waktu dan tempat yang ditentukan.. Biar dikata yang datang hanya dua tiga orang apa boleh buat.. tinggal atur langkah menuju lapo ni tondongta hehehe.. beres kan..!

Tiba waktunya, 1 Oktober 2006, sore itu cukup cerah.. Aku (Charly Silaban) bersama Regina mengarahkan langkah menuju Plaza Semanggi.. Jam 4 kurang sedikit, Amani Paima tilpun bahwa ia sedang dalam perjalanan menuju Plaza Semanggi bersama tamu tambahan.. Bah.. ternyata Op. Luther Silaban [DM-14] ikut nimbrung. Dari bandara mereka langsung datang ke Plaza Semanggi lengkap dengan tas dan kopernya hehehe..

Akhirnya mereka tiba, meja di Cafe Solaria, Ground Floor disiapkan.. Obrolan dimulai hehehe..
Tak berapa lama setelah sebelumnya ditelpon, Amangboru Josh akhirnya turut mendarat.. Terlihat ia cukup lelah namun ceria… Pas datangpun ia langsung kontek ito Lenny br. Silaban [DB-16/Jkt] agar segera datang ke lokasi dari rumahnya di kawasan Pulomas sana.

Putaran jam terus berlalu diiring obrolan dan canda tawa.. sembari menunggu yang belum datang, Bika Ambon oleh-oleh Amani Paima pun langsung kita hajar rame-rame.. hehehe…

Tak lama berselang Ito Lenny datang bersama itonya disusul rombongan besar Op. Ny. Sinthia Silaban br. Simanjuntak.. Tak tanggung.. 6 orang termasuk sama Simatua si oppung juga turut dibawa. Suasana pun tambah rame.. Martarombo, martutur, marserita.. semua bikin bingung pihak Solaria hehehe..
Gimana ngga bingung.. dari tadi orang ini ngumpul disini tak pesan-pesan makanan pun.. cumak minum aja.. hahaha…

Suasana pada saat itu memang rame betul.. berhubung pada waktu bersamaan banyak orang yang sedang melakukan buka puasa bersama.

Tak terasa, waktu menunjukkan pukul 8, akhirnya rombongan Op. Ny. Sinthia pamit untuk pulang. Tapi kita belum hehehe.. Acara kita lanjutkan dengan makan bersama.. habis perut juga sudah mulai keroncongan..
Pertemuan kita tutup sekitar jam 9 kurang.. Mulut berbusa pantat gempor tak lagi terasa karena suasana kekeluargaan yang terbina..

Selain keinginan untuk dilakukannya pertemuan-pertemuan berikutnya,
ada ide juga yakni keinginan untuk mengadakan semacam kunjungan ke Rumah alm. Ars. F. Silaban di Bogor sana. Mudah-mudahan bisa terwujud dalam waktu dekat..

Well.. terimakasih atas partisipasinya.. Sungguh membahagiakan akhirnya pertemuan perdana ini bisa terlaksana dengan baik adanya. MUdah-mudahan kedepannya kita akan membuat pertemuan yang lebih meriah dan bersahaja lagi.. Horas…!!!

Pesan buat Uda Saut Cilegon yang tak hadir dalam pertemuan ini..
“Uda.. maccam nana ini ? Tak mampan pun jimatmu.. sudah kusebut namamu tiga kali tak gratis pun makan kami ! Tetapnya ditagih.. Untung amani Paima mau bandarin… kalau ngga ? Bah KTP-ku pun sudah kadaluarsa… huahahaha…”

Berikut ini beberapa cuplikan foto-fotonya.. Silahkan di Klik !! :)

Foto Rame-rame 1 Foto Rame-rame 2 Foto Rame-rame 3 Foto Rame-rame 4 ki-ka: Gunawan, Luther, Josh Aritonang, Itonya Lenny, Lenny, Regina, W. Silaban (simatua Ny. Sinthia) Herry Oktavianus Silaban (suami Ny. Sinthia), Ny. Sinthia, Gunawan, Luther, Josh Aritonang Ny. Sinthia Silaban br. Simanjuntak, Gunawan, Luther, Josh Aritonang Gelas-gelas kaca Josh Aritonang & Lenny Silaban Gunawan Silaban & Luther Silaban ki-ka: Gunawan (A. Paima), Luther, Josh Aritonang, Lenny Silaban, Itonya Lenny, Charly


Ada 9 tanggapan untuk artikel “Bikin kopdar.. Allamak siapa yang datang ?”

  1. Tanggapan Gunawan:

    kayaknya di dunkin donuts itu, kita bukan minum kopi, tapi minum hot chocolate, jadi mohon koreksi ya…

  2. Tanggapan Josh Aritonang:

    Wah.. boleh tuh photo di cuci ya tulang ! ! ! !
    mantap kalipun aku sama iban lenny itu wakakakka, tuk yang gak bisa hadir kemarin / Bang Ronald .. lain kali datanglah………….. !

    Lanjutan KopDar berdua dengan Lae Luther
    Setelah ternyata beliau itu adalah anaknya Nantulangku / sebetulnya marinangbao sih kalau dari no. silsilah ( pesan alm.bapa dulu juga gitu ) tapi karena berhubung sudah seumuran dengan orang tuaku maka aku putuskan manggil nantulang dan lagi waktu dulu di gereja sudah akrab dan suka panggil nantulang akhirnya diputuskan nantulang..!
    Tidak lebih dari 30 menit kami meluncur dari PELANGI ( Plaza Semanggi) ke jati bening permai kamipun melanjutkan obralan sana sini dengan nantulang itu dan karena sudah lama tidak ketemu dengan beliau itu maka terjadilah obralan yang seru banget…. hanya kak herlina sampai bingung dan tanya aku … ” BANYAK AMAT SIH LOE KENAL MARGA SILABAN? TERUS KENAPA LOE BARENG AMA ABANG ITU ?” terus aku jawablah ” GUE GITU LOH ” he he he
    Salam tuk semua ompun, tulang, lae ,iban dll
    Tuk Tulang charly jangan lupa photonya di cetak ya !

    Tuhan memberkati ate
    Horas 3x maju terus Silaban

  3. Tanggapan Charly Silaban:

    @Gunawan
    Bah ido tutu ate.. coklat panas yang benar hahaha..

    @Josh Aritonang
    Betul lah amangboru ini amangboru sejuta umat hehehe.. sude sian adian koting sahat tu adian nalambok ditanda bah..
    Diusahakan amangboru buat nyetak.. maklumlah gaji awal bulan sudah habis bayar utang hahaha…

  4. Tanggapan Saut P. Silaban:

    Bah, Jimat ku tidak mempan pada saat itu karena pada minggu siangnya aku terlanjur makan Joring dohot pote….! Sebagai akibatnya nggak sampai telepatiku pada minggu malam ke plaza semanggi… padahal sudah kupasang ajian “HORBO na BIRONG”….

    Lain Kali pasti Berhasil, so Keep Trying to say my name…. hahahahaha

  5. Tanggapan Ronald L Tobing:

    Horas saluhutna,
    Bah ngeri ate molo ndang ro tu inganan i………hehehe
    Ampun Tulang/Aman/Lae, sangat menyesal da bah tdk bisa joint, saat yang sama arisan Hutagalung dijabu ni anggiku jadi ndang mungkin ngacir….. godang angka Tulang disi.
    Next time ya?
    Horas

  6. Tanggapan Franky Fransiskus Silaban:

    Terima kasih saya ucapkan, untuk moment ini sangat bagus bagi kedepannya demi kemajuan kita bersama.
    Saya banyak berharap momen2 yg seperti ini tetap ada untuk hari-hari yang akan data.

    Salam,
    Franky Fransiskus Silaban

  7. Tanggapan Indra Buana Silaban:

    Salut juga bisa kumpul bareng Kopdar sejakarta. sekalipun dengan 12 orang ( melihat 12 gelas kosong dimeja he..he.. )ini sebagai awal yang baik buat kedepan..
    GBU Trims

  8. Tanggapan Charly Silaban:

    @Indra…
    Bah.. ngitungnya gelas kosong ajja.. Itu botol saos ngga diitung ? hehehe… Sebenarnya itu udah reload berapa kali..
    Udah ada pun yang ditarik oleh para pramusaji-nya.
    Kebetulan aja tampak ramai gelas kosongnya pas Op. Sinthia dan rombongnya pulang. Habis itu kan kita makan malam lagi.. ronde 2 hehehe..

  9. Tanggapan gunawan silaban:

    @Indra…
    Itu bukan kopdar se jakarta tapi se indonesia, karena aku yang dari medan juga ikut kok, khusus menghadiri kopdar itu, ya kan charly (he….he….he…)malah saking lamanya kami disana, hampir aja diusir sama orang solaria, untunglah ada amangboru aritonang jadi mereka nggak bisa mengusir kita…

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Batas Pembayaran THR 7 Hari Sebelum Lebaran
Artikel selanjutnya :
   » » Pengusaha Wajib Bayar THR Satu Bulan Gaji