Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
24
Sep '06

Sejenak di Muara Na Uli



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

240906_nauli1.jpgSuatu kali jika ingin menikmati panorama lain Danau Toba, Muara bisa menjadi alternatif. Tak sekadar keindahan pantai danau yang beragam, tetapi juga kehidupan keseharian masyarakat Batak masih terlihat di kota kecamatan ini.

Muara. Persisnya berada di lembah kecil wilayah Selatan Danau Toba. Dikenal sebagai kota kecamatan yang dekat dengan Bakara. Dulu, Lembah Bakara dan Lembah Muara punya keterikatan administratif yang menjadi daerah penting di kawasan selatan Danau Toba.

Pernah menjadi dua tempat strategis pada masa pendudukan Hindia Belanda di Tanah Batak.
Bakara terkenal akan pusat kerajaan dinasti Sisingamangaraja, sementara Muara punya hubungan “diplomatik” dengan Lumban Raja di Lembah Bakara, yang saat itu menjadi pusat kerajaan Batak wilayah Selatan Danau Toba. Bahkan orang-orang Muara yang terdiri dari klan marga Siregar, Simalupang dan Aritonang, juga pernah punya keterkaitan sejarah langsung dengan orang-orang keturunan Si Raja Oloan yang terdiri klan marga Sihotang, Naibaho, lalu Bakara, Sihite, Sinambela, dan Manullang.

Bahkan pada masa awal perkembangannya, Muara dulu dikenal sebagai salah pusat pengawas perdagangan di perairan Danau Toba. Salah satu desa di Muara menjadi sarang perompak danau pada masa awal pasukan Ekspedisi Kolonial Hindia Belanda baru menginjak wilayah Toba.

Terlepas dari keterikatan sejarah yang dilebur kisah suka dan duka, Muara sejak dulu hingga kini dikenal sebagai wilayah tepi danau yang romantis. Sangat menarik bagi mereka yang menyukai suasana nyaman dan tenang. Hamparan pantainya yang variatif, dengan panorama langsung Danau Toba yang memikat memang menawarkan wisata danau yang komplet. Nun di lepas pantainya, terhampar sebuah pulau terbesar di Danau Toba (Selain Pulau Samosir tentunya), yaitu Pulau Sibandang.

Dengan semua keindahan alam itu, Muara memang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi. Selain itu, pelancong yang pernah mencicip mangga Parapat–yang bentuknya kecil kira-kira segenggaman tangan itu– tentu tak akan pernah melupakan rasa manisnya. Tahukah Anda, mangga Parapat itu sebenarnya bukan asli mangga dari Parapat, melainkan mangga yang dulu pertama kali ditanam di wilayah Muara ini. Muara di masa lalu memang menjadi pemasok mangga bagi iwlayah Toba dan sekitarnya. Mangga Toba yang kemudian lebih dikenal sebagai Mangga Parapat.

Alternatif Wisata
Muara memang identik dengan pemandangan pantai danau yang menawan. Memberi atmosfir relaksasi dan kenyamanan yang banyak dicari traveler. Namun muara bukan saja menawarkan panorama pantai danau, masih ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi di tempat ini.

Di antaranya Batu Marhosing. Batu Marhosing bukan sekadar batu yang berada di ruas jalan menurun menuju Muara dari persimpangan Siborong-borong- Balige. “Marhosing” yang artinya “berputar” itu punya kisah menarik. Konon, Batu Marhosing adalah tempat semacam “roh” penjaga kampung yang sangat ditakuti. Roh ini akan mengaburkan jalan bagi pendatang atau siapa saja yang tidak meminta izin padanya untuk memasuki wilayah Muara.

Dulu banyak kisah tragis akibat mengabaikan eksistensi batu ini, karena itu hingga kini penduduk lokal selalu membunyikan klakson atau mengucap salam setiap kali akan melintasi Batu Marhosing. Terlepas dari kebenarannya, itu hanya sebuah kepercayaan lokal yang tentunya juga harus kita hormati pula.

Lain lagi dengan Liang Siraja Manghumi. Ini adalah sebuah gua yang sangat dalam dan panjang yang terletak di pegunungan yang membentengi Muara. Konon, gua ini punya tiga arah jalan ke luar. Satu menuju Bakara, satu ke Tarutung, dan satu lagi ke dimensi lain! Menurut kisah orang-orangtua, di dalam gua itu terdapat beberapa jeram bawah tanah. Jika ingin menjajal gua tersebut, bisa dicapai dari Muara dengan berjalan kaki dari Desa Piarung menuju perbukitan (direkomendasikan bersama pemandu).

Lalu jika ingin, bisa juga berlayar menuju Pulau Sibandang. Jaraknya sangat dekat hanya 900 meter dari tepi pantai Muara. Untuk mencapainya ada angkutan kapal reguler atau langsung menyewa perahu atau boat sekalian. Tarifnya bisa dinegosiasi.Pulau Sibandang dihuni sekitar lima ratusan kepala keluarga selama 18 generasi. Pulau Sibandang dikenal sebagai pulau yang tertutup pohon mangga, karena itu ia juga dikenal sebagai Pulau Mangga.

Jadi jika ingin mencicip mangga Toba yang manis, bolehlah mendarat di Pulau Sibandang.
Begitu pun, di Muara agak sulit mencari makanan yang halal. Karena sebagian besar menyajikan masakan khas batak dan olahan mie, tetapi di sana juga ada rumah makan Minang. Tetapi soal akomodasi penginapan, Muara punya tempat yang representatif.

Rute ke Muara
Sebagai daerah yang berada persis di tepian Danau Toba, Muara tidaklah sesibuk dan sebising kota semacam, Parapat, Balige, atau Porsea. Muara jauh lebih tenang dan nyaman. Jauh pula dari jalan raya besar lintasan kendaraan rutin.

Jika Anda berminata untuk berkunjung ke sana, ada dua alternatif jalan darat yang bisa ditempuh. Rute pertama melewati Bakara dan rute kedua melalui Balige. Jika berangkat dari Medan, rute pertama bisa dicapai melalui Medan- Berastagi-Merek-Sumbul- Tele-Dolok Sanggul- Bakara dan langsung ke Muara. Dari Bakara ke Muara kira-kira 12 km.

Rute darat kedua bisa dicapai dari Medan- Parapat -Porsea-Balige-pertigaan simpang Muara (di ruas Balige-Siborong-borong)-Muara. Dari pertigaan simpang Muara ke Muara 21 km. Letak Simpang muara itu kurang lebih 14 km dari Balige.

Rute melalui Dolok Sanggul-Bakara-Muara, akan melintasi jalan perbukitan menurun menuju Bakara lalu dilanjutkan jalan mendatar persis di tepian Danau Toba, sementara rute Balige-Sp. Muara-muara akan melintasi jalan meliuk menurun melalui beberapa desa yang langsung menuju Balige. Kedua rute ini menyajikan panorama Danau Tiba yang memukau dari berbagai view.

Jadi tentukan rencana perjalanan Anda, singgahlah di Muara Na Uli!

Sumber : (Evin Bakara) Harian Global


Ada 5 tanggapan untuk artikel “Sejenak di Muara Na Uli”

  1. Tanggapan dicksean:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    horas………… di hamu asal hu sian muara do na naeng saran hu ima beha molo di baen web ni muara asa di publik hon tu dunia internasional………..
    mauliate….

    sian :samuel dicksean simaremare

  2. Tanggapan dicksean:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    jala ahu pe martulang do tu marga silaban sian oma boru silaban……asalna sian desa silaban………………
    molo ro hamu tu muara jabu ta ima pas di pasar i no 18…. mauliete..

  3. Tanggapan WP.Lumban Raja:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Hari pekannya juga disebutkan Sebab pekan itu sebagai
    wisata bagi yang berkunjung ke Muara dan Transportasi
    juga bisa ditempuh melalui jalur danau (kapal Laut)dari
    Parapat Maupun dari Balige dan seterusnya.

  4. Tanggapan Viator Simaremare:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Horas…! ahu parmuara do. molo boi di tampilkan panorama muara dari Hutaginjang dan Si pInsur. Massai bagat do berengon muara sian i.

  5. Tanggapan saleh w siregar:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    huta muara..
    dari muara siregar ke huta muara siregar juga di sipirok, tapanuli selatan..

    horas

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Ketua DPRD Depok Akan Ajukan Kasasi

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Government to introduce regulations to reduce labor perks