Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
4
Sep '06

Tere - lupain dhani, seriusin denny


Selain perang Irak, Tere juga pengen di albumnya kali ini tampil unsur positif dan negatif di setiap lagunya. Biar imbang, maksudnya! Misalnya kalo lagu sedih, pasti ada kalimat yang isinya menganjurkan untuk terus bangkit dan usaha lagi.

“Di album ini ada lagu Biarkan Saja. Tentang cewek yang putus cinta. Disitu si cewek mikir, ya udahlah kalo nggak suka sama gue, toh masih ada cowok lain. Dan gue harus bisa menyembuhkan hati gue seiring dengan waktu. Jadi kayak ada Yin danYang. Disitu si cewek sedih tapi masih baik-baik aja kok,” celoteh cewek yang ikutan bikin musik bareng Denny Chasmala di lagu Senantiasa ini.

Kayak lirik-lirik feminis?

“Nggak seekstrim itu sih.. Gue cuma berusaha nuangin perasaan dan pikiran gue di album ini. Mungkin di album pertama sisi Tere belum keluar semua. Di album ini orang bisa tau sisi-sisi lain dari seorang Tere. Gue juga bisa sedih, marah. Nah, gue pengen nunjukkin semua perasaan itu ditambah dengan harapan-harapan yang bisa ngimbangin. Makanya inti dari album ini adalah sebuah harapan,” tuturnya lengkap.

Album kedua ini kayaknya asik banget bagi Tere. Bayangin aja, temen-temennya semua ikut ngebantuin. Denny Chasmala yang berperan sebagai produser juga nulis satu lagu disini. “Ahmad Dhani sibuk berat. Sekarang gue dibantu sama Denny Chas, Ricky FM, Budi Bidhun, Eka Vandella, Daniel dan Sarah Silaban,” ungkapnya.

Nama Sarah Silaban-lah yang setia nempel di sampul album Tere. Ada apa sih dengan Sarah Silaban?

“Gue kenal Sarah. Tuh orang gokil banget dan asik kalo bikin lagu. Cocok banget sama karakter gue. Sejauh ini gue selalu menemukan lagu-lagu yang tepat. Lirik dan lagunya Sarah bisa gue nyanyiin dengan tepat soulnya. Gue bisa larut ,” jelasnya

Tere juga ngakuin kalo album pertamanya masih banyak missed soal credit title. Dan kalo ngeliat sampul album Tere yang baru, disitu ditulis lengkap nama dan kontribusinya. Biar adil nih? “Gue berusaha memperbaiki album pertama, disitu banyak miss-nya. Namanya juga album kedua. Pokoknya harus lebih baik dari album pertama,” celotehnya.

NGERI DIBAJAK
Masih inget nggak kasus kaset asli tapi palsu yang beredar di toko kaset resmi? Disitu Tere juga termasuk salah satu korbannya. Dan terus terang doi juga sempet jiper waktu keinget soal itu.

“Emang sih gue dan mungkin semua artis musik Indonesia pasti nge-drop kalo ketemu soal pembajakan. Tapi gue terus mikir, masak sih cuma gara-gara kasus ini kita nge-drop, kapan bisa maju? Makanya judul albumnya Sebuah Harapan. Karena gue masih punya harapan-harapan soal pembajakan,” harapnya.

Sebagai langkah kongkrit, Tere selalu berkoar-koar di depan penonton, jangan beli kaset dan CD bajakan!

“Gue nggak tau program petinggi-petinggi disana dan ASIRI seperti apa. Yang jelas, itu tadi langkah kongkrit gue untuk melawan pembajakan. Harapan gue, biar album gue kali ini bisa dihargain sesuai dengan perjuangan gue,” tegas Tere lagi.

Kita dukung Tere yuk!

Sumber : HAI Online


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.