Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
28
Jul '06

Opera Batak Harus Dibangkitkan



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Opera Batak merupakan warisan leluhur, yang harus dibangkitkan kembali. Karena, di dalam kandungan cerita opera Batak itu selalu tercermin budaya luhur yang memang bisa diterapkan sebagai pedoman hidup manusia. Hal itu disampaikan Sitor Situmorang, sastra kondang Indonesia, yang lahir di Pulau Samosir tahun l924 lalu dan kini tinggal di Eropa, beberapa waktu lalu dalam acara bincang-bincang tentang Opera Batak di markas Pusat Latihan Opera Batak (PLOT) di Jalan Lingga, Pematangsiantar.

Menurut Sitor, opera Batak itu sendiri sudah ada sejak tahun l920. Menampilkan berbagai kesenian musik, nyanyian dan tarian serta teater. Panggungnya adalah halaman rumah tradisional yang saat itu masih hutan. Biasanya dilakukan sebagai upacara ritual untuk menghormati warisan leluhur dan alam raya. Kegiatan itu dilanjutkan dengan adanya pesta Bius (besar) yang diikuti berbagai kalangan, termasuk para raja maupun rakyat biasa dari beberapa daerah otonomi.

Karena opera atau pesta Bius itu dianggap Kolonial Belanda suatu upaya peningkatan kesadaran kebangsaan, Kolonial melarangnya. Sejak l938, opera Batak melalui pesta Bius dilarang tampil lagi. Kini keberadaan opera Batak pun semakin pudar karena pengaruh perkembangan zaman.

Sementara, Lena Simanjuntak, putrid Batak alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ), mengungkapkan kegelisahannya, mengapa opera Batak tidak dibangkitkan lagi. Padahal, di dalamnya ada kekuatan untuk menyampaikan pesan dan informasi budaya maupun sosial politik kepada berbagai lapisan masyarakat. Hal ini dapat diketahui dengan adanya cerita-cerita tanpa naskah seperti Boru Tumbaga, Pulo Simardan, Piso Somalim, Sitangkal Tabu dan beberapa cerita rakyat lainnya.

”Untuk membangkitkan opera Batak perlu wadah dan PLOT dinilai sangat strategis sebagai wadah. Bukan hanya untuk regenerasi saja, tetapi juga untuk menggali dan mengkaji opera Batak. Pada masa Presiden Sukarno, opera Batak itu sendiri pernah tampil di istana presiden maupun di luar negeri,” ujarnya.

Acara bincang-bincang tentang opera Batak itu langsung dihadiri Bupati Samosir Ir M Simbolon dan dia sangat respon terhadap kebangkitan opera Batak. Apalagi pada acara puncak peringatan l00 tahun pahlawan Sisingamangaraja pada l7 Juli 2007 mendatang akan digelar opera Batak dengan judul Pulo Batu, yang naskahnya ditulis Sitor Situmorang. Naskah cerita menggambarkan tentang perjuangan pahlawan nasional Sisingamangaraja.

Sumber : (Susan/Yeni Kurniawi) Harian Global, Simalungun


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Opera Batak Harus Dibangkitkan”

  1. Tanggapan bonex butarbutar:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    saya sebagai pecinta kesenian batak, ingin mengetahui lebih mengenai arti dari pesta bius tersebut. Apakah opera bius tersebut sama dengan opera?
    mengapa tidak di jelaskan secara rinci.
    terimakasih.

    Mhs. Sejarah UNSRI, Palembang

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » PT MAS Ajukan Adendum ke Pemko Medan, Tak Ada Mall di City Hall

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Planned amendment of labor law deadlocked