Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
19
Jul '06

Demo Jamsostek Diduga Rekayasa


Konflik di tubuh PT Jamsostek (Persero) antara Serikat Pekerja Jamsostek (SPJ) dengan Direktur Utama (Dirut) PT Jamsostek (Persero) Iwan Pontjowinoto diduga ‘ditunggangi’ kepentingan elit di tubuh Jamsostek sendiri. Targetnya, untuk menggeser posisi dirut.

Dugaan itu diungkap oleh Ketua Presidium Forum Serikat Pekerja BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu) Arief Poyuono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/7).

Arief menyatakan, dugaannya diperkuat oleh surat memo rahasia yang ditemukan FSP BUMN Bersatu. Memo itu, menurut Arief, dibuat oleh SPJ yang ditujukan kepada salah-seorang direktur Jamsostek, tertanggal 12 Juli 2006. Isinya, laporan hasil rapat pimpinan teras SPJ tentang rencana reorganisasi di Jamsostek.

Surat bernomor Rahasia/02/PPSPJ/072006 itu ditandatangani Ketua Umum SPJ sendiri, Abdul Latief Algaff dan Sekjen SPJ Lakoni Brama.

SPJ meminta direktur itu terus melakukan pengkondisian sikap ‘melawan’ Iwan di internal dewan komisaris dan direksi melalui mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan dirut.

Skenario berikutnya, SPJ akan mengusulkan ke Menneg BUMN Sugiharto sejumlah nama calon direksi baru untuk masuk di struktur dewan direksi Jamsostek pasca Iwan. Di antara nama yang diusulkan adalah direktur tersebut.

“Konflik di Jamsostek ini sebenarnya adalah konflik kepentingan merebut kedudukan. Kita menemukan bukti dugaan ada salah satu anggota direksi Jamsostek yang bermain di balik perseteruan ini,” kata Arief.

Menanggapi temuan dokumen oleh SP BUMN Bersatu, Menneg BUMN Sugiharto menilai jika isi dokumen itu benar, hal tersebut tidak pantas dilakukan serikat pekerja. Apalagi jika itu dilakukan untuk menjatuhkan direksi atas kepentingan segelintir direksi yang lain. “Itu mencerminkan indikasi yang kurang terpuji di sana,” kata Sugiharto.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Rekson Silaban yang juga hadir dalam paparan kemarin menilai, kasus sengketa antara SPJ dengan Dirut Jamsostek bisa menurunkan kinerja BUMN dalam mengelola dana anggota. Jika dibiarkan berlarut-larut, kepentingan buruh sebagai anggota yang pasti akan dirugikan.

Rekson menyatakan, pihaknya akan menemui Iwan Pontjowinoto untuk membahas kemelut saat ini.

Sumber : (JBP/fin) Koran Surya


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Iwan Mengaku Siap Diperiksa KPK
Artikel selanjutnya :
   » » Kabupaten Bekasi Kuasai Wushu