Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
15
Jul '06

Dicurigai Pelihara Begu Ganjang: Keluarga Silalahi Diusir Warga dari Belawan


Kasus begu ganjang kembali mencuat di Kota Pelabuhan Belawan. Karena dicurigai memelihara begu ganjang, keluarga Binsar Silalahi (33) warga Jalan Baru Bagandeli Belawan diusir warga. Karena takut “di-massa-kan” warga, korban minta perlindungan ke Pos Polisi Polsekta Belawan, kemarin sore.

Menerima pengaduan tersebut, polisi pun mengundang sejumlah warga bersama tokoh masyarakat ke Pos Polisi Polsekta Belawan. Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa sebanyak 208 kepala keluarga (KK) warga Lingkungan 14 Bagan Deli Belawan telah mengumpulkan dana Rp 60.000 per KK untuk biaya paranormal yang diharapkan mampu mengusir begu ganjang dari Bagandeli Belawan.

Kepada Kapolsekta Belawan AKP Suprayogi SH yang didampingi Wakilnya Iptu K Saragih, Binsar Silalahi dan istrinya Marice Br Hombing mengatakan, tuduhan itu bermula dengan meninggalnya enam anak-anak di sekitar Lingkungan 14 Bagandeli Belawan tahun lalu.

Sejak saat itu, masyarakat setempat menuduh keluarga Binsar Silalahi yang memelihara begu ganjang sebagai penyebab meninggalnya anak-anak tersebut. Apalagi beredar isu bahwa meninggalnya anak-anak tersebut dengan bekas cekikan di lehernya.

Berbagai ancaman dilakukan warga terhadap keluarga korban beranak empat itu. Rumah mereka pun kerap dilempari pada malam hari. Klimaksnya Rabu (12/7) malam, saat Binsar Silalahi mampir di salah satu warung kopi di kawasan itu, seorang warga bermarga Silaban meludahinya sembari menarik krah bajunya.
Ironisnya, kepala lingkungan setempat pun ikut-ikutan memprovokasi warga. Binsar Silalahi dituduh memelihara 20 begu ganjang yang mengancam kehidupan warga Bagandeli Belawan. “Anak-anak sampai bertanya kepada kami, apa sebenarnya yang kami pelihara sehingga warga begitu marah,” ujar Marice Br Hombing sambil berurai air mata.

Selain itu, warga yang berjumlah 208 KK pun mengumpulkan dana sebesar Rp 60.000 per KK untuk biaya memanggil paranormal yang bisa mengusir begu ganjang yang dituduh dipelihara Binsar Silalahi. “Kami benar-benar merasa disingkirkan,” kata Binsar yang bersumpah tidak tahu menahu tentang begu ganjang.
Kapolsekta Belawan AKP Suprayogi SH meminta warga agar jangan mau terpancing oleh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kasus begu ganjang sangat sensitif dan bisa dijadikan sebagai pemicu main hakim sendiri. Untuk itu, saya mengharapkan agar kasus yang belum jelas kebenarannya ini diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.
Sementara Ketua KNPI Medan Belawan Johnrisman Nainggolan SH yang turut dalam pertemuan itu, sangat menyesalkan sikap Kepala Lingkungan 14 Bagandeli Belawan, Simamora yang begitu berani menuduh Binsar Silalahi memelihara 20 begu ganjang dengan tanpa bukti.

Sumber : (wismar simanjuntak) Medan Bisnis, Belawan


Ada 2 tanggapan untuk artikel “Dicurigai Pelihara Begu Ganjang: Keluarga Silalahi Diusir Warga dari Belawan”

  1. Tanggapan Saut P. Silaban:

    Bah, Semakin tidak rasional saja masyarakat kita ini. Masih ada pula sekelompok anggota masyarakat yang memprovokasi, dan banyak pula yang terprovokasi, Bayangkan 208 KK sumbangan @60.000 = 12.480.000 hannya untuk membayar “datu” untuk mengusir Begu Ganjang.
    Coba bayangkan kalau uang segitu dibuat untuk perbaikan sarana desa/kota setempat pasti ada manfaatnya. Hape gabe datu na mangalangi…..!

  2. Tanggapan Charly Silaban:

    Olo bah.. lam stres haroa sude jolma di portibi on hahaha..

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Synode Besar Gereja Pentakosta Indonesia Dibuka di P Siantar
Artikel selanjutnya :
   » » PT Jamsostek Naikkan Bunga JHT Jadi 10 Persen