Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
13
Jul '06

Dirut Jamsostek Dituding Rugikan Buruh Rp 288 Miliar


Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) melaporkan dugaan korupsi di PT Jamsostek ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirut Jamsostek Iwan P Pontjowinoto diduga telah merugikan buruh Rp 288 miliar.

“Kebijakan Dirut yang menurunkan bunga jaminan hari tua (JHT) dari 9,2 persen menjadi 8 persen telah merugikan kami (buruh) Rp 288 miliar,” kata Ketua Umum KSBSI Rekson Silaban di Gedung KPK, Jalan Veteran III, Jakarta, Kamis (13/7/2006).

Rekson menjelaskan laporan ini didasarkan atas laporan pertanggungjawaban Iwan pada 2005 yang menyatakan Jamsostek mengalami keuntungan. “Setelah diteliti keuntungan itu ternyata diperoleh dari penurunan bunga JHT,” ujarnya.

Menurut Silaban, dana tersebut seharusnya dibayarkan kepada peserta Jamsostek namun oleh Dirut Jamsostek selisih dana itu ditransfer ke rekening Jamsostek. “Dirut dengan sengaja mengurangi JHT agar terlihat Jamsostek mendapat keuntungan besar pada 2005,” jelas dia.

Selain itu KSBSI juga melaporkan adanya dugaan korupsi dalam proyek teknologi informasi di mana dana Rp 18,9 juta telah diselewengkan Iwan. “Komputer-komputer itu dibeli Iwan sebelum menjadi Dirut dan setelah menjabat Dirut justru meminta reimbus. Meskipun kecil tapi ini memalukan bagi seorang Dirut,” urainya.

Dugaan korupsi lainnya yang dilaporkan adalah pengadaan server, pemberian honorarium pembicara yang tidak lazim dan pengadaan mobil baru. “Untuk pengadaan mobil baru ini cukup aneh karena 2 unit mobil Nissan Terano dan Kijang Innova tiba-tiba ada setelah 19 hari dia menjabat. Padahal pada tahun tersebut tidak ada anggaran untuk membeli mobil karena mobil lama masih terbilang baru,” jelasnya.

Sumber : (san) Arry Anggadha - detikcom


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.