Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
17
Jun '06

DPRD Samosir Rekomendasikan Propinsi Tapanuli


DPRD Samosir dalam sidang paripurna yang digelar, Kamis (15/6), mendukung dan merekomendasikan pembentukan Propinsi Tapanuli. Dengan adanya dukungan ini, berarti sudah 6 DPRD kabupaten/kota yang telah mengeluarkan rekomendasi bagi pembentukan Propinsi Tapanuli.

Keenam DPRD tersebut, masing-masing Kabupaten Toba Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Humbanghasundutan dan Samosir. Khusus bupati/walikota yang sudah mengeluarkan rekomendasi, yakni Bupati Toba Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga. Sesuai UU No 32/2004 tentang Pemda, salah satu syarat untuk pembentukan sebuah propinsi baru minimal terdiri 5 kabupaten/kota.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Samosir Jhony Naibaho dan dihadiri Bupati Mangindar Simbolon, Wakil Bupati Ober Sagala, Ketua Lembaga Pemuda Penggerak Pembangunan Tapanuli (P3TA) Cabang Samosir Robinson Simanjuntak, Ketua P3TA Sumut Denny MB Samosir dan Koordinator Lingkungan Hidup P3TA Sumut Jackson Silaban, pimpinan parpol dan unsur muspika se-Kabupaten Samosir.
Robinson Samosir yang dihubungi Medan Bisnis, kemarin menjelaskan, dari dua fraksi yang ada di DPRD Samosir, yakni Fraksi Golkar Kebangsaan dan Fraksi Gabungan dalam pendapat akhirnya mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli.

Fraksi Golkar Kebangsaan dalam pendapat akhir yang dibacakan juru bicaranya Parulian Simbolon mengatakan, pembentukan Propinsi Tapanuli akan sangat besar peranannya dalam kehidupan masyarakat yang berada di pantai barat Sumut. Di antaranya, timbulnya pasar-pasar dan pelaku ekonomi baru, pemerataan pembangunan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Sedangkan Fraksi Gabungan melalui juru bicaranya Nasib Simbolon memaparkan bahwa pembentukan Propinsi Tapanuli merupakan aspirasi sebagian besar masyarakat Samosir. Pembentuan propinsi juga untuk mempercepat dan pemerataan pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Fraksi Gabungan juga mengusulkan agar ibukota Propinsi Tapanuli di Siborong-borong, Kabupaten Taput. Hal ini berdasarkan letak/geografis sejumlah kabupaten yang akan bergabung dalam Propinsi Tapanuli.
Sebelum dibacakan tanggapan akhir fraksi, sidang paripurna juga mendengarkan hasil kunjungan kerja Komisi A DPRD Samosir dalam menyerap aspirasi masyarakat terkait wacana pembentukan Propinsi Tapanuli. Komisi A berpendapat bahwa masyarakat Samosir ternyata sangat berharap terealisasinya Propinsi Tapanuli.

Robinson Sinaga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Samaosir yang mampu menyerap dan merealisasikan aspirasi masyarakatnya terkait pembentukan Propinsi TapanuIi ini. Namun, ia menyayangkan ketidakhadiran Panitia Pemrakarsa Pemekaran Propinsi Tapanuli dalam sidang paripurna tersebut.

Sumber : (sasli pranoto simarmata) Medan Bisnis Online


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Monas, Icon Jakarta Tempoe Doelo
Artikel selanjutnya :
   » » PT AIA Bantah Tak Bayar Upah Sesuai Peraturan