Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
8
Jun '06

Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan KKN CPNS dan Korupsi Pemkab Simalungun


Puluhan massa tergabung dalam aliansi Front Rakyat Siantar Simalungun Untuk Pemerintahan Bersih (FRAKSI) secara berbondong-bondong mendatangi Mapolres Simalungun, Selasa (6/6) siang. Kehadiran massa yang juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan minta aparat Polres Simalungun mengusut tuntas dugaan KKN CPNS dan berbagai kebocoran kas Pemkab Simalungun.

Kehadiran massa di bawah koordinator Ahmad Z Lubis, M Adil Saragih dan Oktavianus Rumahorbo itu disambut Kabag Ops Kompol Timbul Silaen, Kasat Intel AKP Robert Simanjuntak, Kasat Reskrim AKP Den Martin Nasution, Kasat Samapta AKP PG Silaban dan Kaur Bin Ops Iptu Hendrik Sinaga. Petugas kepolisian tampak membagikan minuman gelas kepada massa yang berorasi sebelum perwakilan yang ditunjuk diterima di ruang PDDU.

Dalam tuntutannya massa menyoroti berbagai kecurangan dan kebijakan pejabat pemerintah Simalungun menyangkut penggunaan anggaran dan kebijakan manipulatif dalam penerimaan CPNS di Pemkab Simalungun. Selain itu, massa juga meragukan keseriusan Polres Simalungun menindaklanjuti berbagai kasus yang kini telah ditanganinya karena belum juga memberikan hasil yang memuaskan bagi masyarakat yang dirugikan.

Dikatakan pengunjukrasa, manipulasi pengumuman CPNS yang berbeda dengan hasil LJK Puskom USU dengan mengedepankan keluarga pejabat adalah proses penyelewengan elit politik meskipun akhirnya direvisi.

Dalam pernyataan sikapnya, massa menggarisbawahi empat poin penting dan meminta kepada penyidik Polres Simalungun agar segera menangkap untuk diadili dalang manipulasi CPNS, usut tuntas kebocoran kas Pemko Siantar senilai Rp 7,7 miliar usut dan adili pejabat yang telibat dalam kebocoran kas Pemkab Simalungun senilai Rp 4,1 miliar dan usut tuntas berbagai dugaan korupsi yang terjadi di Siantar Simalungun.

Kapolres Simalungun AKBP Drs Alek Mandalika melalui Kompol Timbul Silaen didampingi Pahumas AKP Robert Simanjuntak, AKP Den Martin Nasution dan Iptu H Sinaga kepada massa mengatakan, pihaknya tetap komit dan tidak memiliki kepentingan politik apapun terhadap kasus yang ditanganinya. Dalam melakukan penegakan hukum pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, dan kini masih dalam penyelidikan termasuk dugaan KKN CPNS dan kebocoran kas Pemkab Simalungun sedangkan dua kasus korupsi telah dilimpahkan ke kejaksaan dan sudah dalam proses persidangan.

Ditambahkan Kasat Reskrim AKP Den Martin, dalam penanganan kasus korupsi ada tiga hal yang menjadi acuan yaitu perbuatan melawan hukum, adanya kerugian negara yang ditentukan oleh saksi ahli BPKP/auditor dan adanya korporasi atau kerjasama. Hal lain adalah dalam proses pemeriksaan ada prosedur yang harus ditempuh terutama untuk memanggil kepala daerah dengan ijin kepada Presiden. Untuk CPNS Simalungun, pihaknya telah memeriksa 12 saksi termasuk Sekda, BKD dan panitia namun belum ditentukan tersangkanya karena masih tahap penyelidikan.

Sumber : (DP/g) Harian SIB, Simalungun


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan KKN CPNS dan Korupsi Pemkab Simalungun”

  1. Tanggapan BoeDH_d!e:

    thX…bWgdtZ yaW…
    dah bbantuin q cari tugas PKn…^_~

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.