Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
16
Mei '06

Demo Penolakan Eksekusi Tibo dkk Kembali di Kejatisu


Setelah melakukan aksi unjuk rasa dan teatrikal di Kejatisu, Jumat (12/5) lalu, aksi penolakan terhadap rencana eksekusi mati bagi terpidana mati kerusuhan Poso, Tibo dkk kembali terjadi di Kejatisu, Senin (15/5).

Aksi yang diikuti ratusan massa yang tergabung dalam Forum Hati Nurani untuk Kebenaran dan Keadilan ini, mendesak pemerintah supaya segera membatalkan rencana eksekusi mati tersebut karena dalam proses hukumnya dinilai banyak kejanggalan.

Dalam aksi ini, pengunjuk rasa meminta supaya masyarakat Sumatera Utara (Sumut) turut memberikan dukungan untuk membatalkan eksekusi mati ketiga terpina Fabianus Tibo, Marianus Riku dan Dominggus.
Menurut pengunjuk rasa, untuk dapat membuktikan bahwa ketiganya terlibat dan bersalah dalam kerusuhan Poso, mereka meminta supaya aparat penegak hukum segera mengusut aktor intelektual kerusuhan Poso dan menciptakan peradilan yang bersih. Selain itu, mereka juga meminta supaya pemerintah membentuk tim gabungan pencari fakta untuk menyelidiki kasus Poso. “Dengan adanya tim pencari fakta yang independen, maka diharapkan dapat membongkar pelaku kasus ini yang sebenarnya. Tanpa hal ini, maka jangan harap keadilan akan ditemukan di negara ini,” kata Koordinator Aksi Budiman Silalahi.

Dalam orasinya, Budiman juga mengatakan, Tibo cs hanya merupakan korban hukum dalam kasus kerusuhan Poso. Menurutnya, pihaknya sangat menghormati hukum jika ketiga terpidana tersebut memang harus menjalani eksekusi mati.
“Yang terpenting hukum harus membuktikan siapa sebenarnya yang menjadi pelaku utama kasus ini. Bagaimana mungkin seorang petani yang tidak mengerti apa-apa menjadi dalang kerusuhan di Poso,” kata Budiman seraya bertanya.

Sebelum aksi berakhir, delapan orang delegasi pengunjuk rasa yakni Pastor Yusuf Due, Bruder Marianto, Suster Angel, Suster Elis, Simras Silaban, Budiman Silalahi, Julius dan Sugianto diterima Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejatisu Siswoyo SH di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Kejatisu akan menindaklanjuti tuntutan pengunjuk rasa ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mahkamah Agung (MA). Siswoyo berjanji akan mengirim pernyataan sikap pengunjuk rasa ke Jakarta.

Pengunjuk rasa berjanji akan melakukan aksi yang lebih besar lagi di Medan jika tuntutan mereka tidak ditanggapi.

Sumber : (rijan irnando purba) Medan Bisnis Online, Medan


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.