Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
15
Mei '06

Pemerintah akan dukung keputusan bipartit nasional


Mennakertrans Erman Suparno menegaskan pemerintah akan mendukung hasil pertemuan bipartit nasional yang akan digelar Juni mendatang, termasuk bila pertemuan itu tidak merekomendasikan amendemen UU Ketenagakerjaan.

Menurut dia, pemerintah sudah menerima hasil pertemuan informal bipartit pada 12 Mei yang menyepakati pertemuan bipartit nasional Juni mendatang.

“Hasil pertemuan itu sangat baik. Pemerintah secara bijaksana menerima bahwa pemilik utama masalah ketenagakerjaan adalah pekerja dan pengusaha,” katanya di sela-sela penandatanganan perjanjian kerja sama perlindungan TKI antara pemerintah RI dan Malaysia di Nusa Dua, Bali, akhir pekan lalu.

Dia tidak mempermasalahkan pernyatan buruh yang tidak akan membahas amendemen dalam pertemuan bipartit nasional mendatang. “Silakan kalau memang tidak mau revisi. Kalau memang itu dipandang yang terbaik oleh buruh dan pengusaha.”

Erman mengatakan akan memfasilitasi permintaan pengusaha dan buruh agar pertemuan bipartit nasional dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Saya rasa Presiden akan menyambut baik dan berkenan membuka. Semoga saja,” ujarnya.

Dalam pertemuan informal pekan lalu, pengusaha dan buruh sepakat untuk menggelar pertemuan bipartit nasional awal Juni mendatang. Tim kecil dari pengusaha dan pekerja mulai bekerja untuk menajamkan masukan pemikiran bagi pertemuan tersebut. Iklim investasi
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan pertemuan yang akan membahas perbaikan iklim investasi itu juga akan menjadikan masukan dari universitas sebagai referensi.

Tim kecil yang akan mempersiapkan materi pertemuan bipartit nasional adalah tim yang dibentuk pengusaha dan pekerja dan terdiri atas sekjen dari masing-masing pihak, yaitu sekjen dari tiga konfederasi dan sekjen Apindo.

“Pertemuan formal bipartit pada Juni nanti akan dibuka oleh Presiden Yudhoyono. Soal UU Ketenagakerjaan hanya akan dibahas apakah pasal yang tumpang tindih akan direvisi atau tidak. Fokusnya adalah bagaimana menarik kembali investasi ke Indonesia,” ujarnya, Jumat.

Pertemuan informal tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi, Sekjen Apindo Djimanto, Wakil Sekjen Apindo Suryadi Sasmita, Wakil Ketua Kadin Hariyadi Sukamdani, Wakil Ketua Kadin Rahmat Gobel, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Benny Sutrisno.

Sementara, dari perwakilan serikat pekerja hadir Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Rekson Silaban, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi KSBSI Muchtar Pakpahan, Sekjen KSBSI Idin Rosyidin, Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arif Poyuono.

Sumber : Detik-com, Jakarta via Bapekki Depkeu


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Pekerja-Pengusaha Sepakati Pemulihan Ekonomi
Artikel selanjutnya :
   » » Pengusaha-Buruh Bersatu