Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
29
Apr '06

Hasil Penelitian Pansus CPNS Humbahas Diserahkan Kepada Pimpinan DPRD


Penelitian Pansus CPNS TA 2005 atas adanya kejanggalan-kejanggalan dan dengan manipulasi penerimaan CPNS di Pemkab Humbahas (Humbang Hasundutan) membuahkan hasil dan setelah melalui rapat paripurna dewan, Rabu (26/4), diserahkan kepada pimpinan DPRD Humbahas untuk ditindaklanjuti sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

Hal itu dikatakan Ketua Pansus CPNS TA 2005 Tiopan Simamora SE kepada SIB, Kamis (27/4) di kantor Bupati Humbahas Jalan Siborongborong Doloksanggul usai mengadakan pertemuan dengan Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE. Pansus menyimpulkan bahwa dalam penerimaan CPNS TA 2005 di Humbahas jelas-jelas telah melanggar SK Menpan dan PP nomor 48/2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS dan pengangkatan CPNS dari umum, dimana panitia telah meluluskan beberapa tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat, bahkan ada peserta lulus dari tenaga honorer walau yang bersangkutan belum pernah terdaftar sebagai pegawai honorer di Pemkab Humbahas.

Sesuai dengan temuan Pansus sedikitnya ada 18 kasus dalam penerimaan CPNS TA 2005 di Humbahas, seperti seorang istri Camat di Pemkab Humbahas yang kebetulan satu marga dengan istri Bupati Humbahas atas nama DM Napitupulu dengan nomor ujian 114560004 lulus seleksi dari tenaga honorer jurusan Mata Pelajaran Ekonomi Akuntansi, padahal sesuai data di BKD Humbahas yang bersangkutan tidak pernah terdaftar sebagai tenaga honorer.


Ketua DPRD Humbahas bangun Silaban SE didampingi Wakil Ketua Bangun Hutasoit dan Kristian Situmorang ketika dikonfirmasi SIB di ruang kerjanya menjelaskan bahwa hasil Pansus yang diserahkan kepada pimpinan DPRD Humbahas akan dikaji lebih matang sesuai dengan proses hukum. “Hasil temuan Pansus CPNS TA 2005 yang diserahkan kepada pimpinan DPRD Humbahas akan kami kaji supaya lebih matang. Apabila nantinya benar-benar ditemukan adanya kejanggalan dan manipulasi dalam penerimaan CPNS maka akan dilimpahkan ke pihak berwajib. Ada indikasi bahwa DPRD Humbahas tidak melanjutkan kasus ini, tapi perlu diingat bahwa kasus ini tidak akan didiamkan karena hal ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Paling lambat satu minggu pimpinan DPRD Humbahas sudah siap mengkaji hasil temuan Pansus,” tegas Bangun Silaban yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Humbahas itu.

Sesuai catatan SIB, pembahasan Pansus CPNS TA 2005 sudah dua kali dilaksanakan dengan peserta Tiopan Simamora SE (Fraksi PDS), Kamaruddin Nababan (Fraksi Golkar), Jongar Purba SH (Fraksi Persatuan Daerah), Bresman Sianturi (Fraksi PKPI) dan Ramses Lumbangaol (Fraksi PDI Perjuangan). Pada pembahasan pertama hadir dari pihak eksekutif Asisten I Martuaman S Silalahi SH, Asisten II Poster Sianturi SH, Kepala BKD AR Purba SH MM dan mantan Kabag Kepegawaian Drs AP Marbun.

Bahkan Beberapa panitia penerimaan CPNS TA 2005 sudah dimintai keterangannya di Kejaksaan Negeri Tarutung. Hal itu juga dibenarkan Kajari Tarutung Widodo Basuki SH ketika dikonfirmasi SIB beberapa waktu lalu.

Sumber : RHS/m, Medan, Harian SIB


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Pengusaha Ijinkan Hanya 2% Buruh Ikut Demo
Artikel selanjutnya :
   » » Surabaya Tawarkan Swastanisasi Purabaya