Ruas jalan di terminal Pancurbatu Kabupaten Deliserdang saat ini kondisinya
cukup memprihatinkan. Hal ini terlihat dari banyaknya lobang di badan jalan. Bila hujan turun, praktis jalan tersebut seperti kubangan. Akibatnya, banyak sopir kenderaan umum enggan masuk terminal tersebut dan bersikeras melintas di jalan raya Jamin Ginting.
Sembiring, warga setempat yang juga sopir angkutan kota (angkot) jurusan Medan-Pancurbatu kepada wartawan, Rabu (26/4) mengatakan, kondisi rusaknya jalan di terminal itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. “Dulunya jalur itu dipakai sebagai bagian dari pajak, tapi setelah ada penertiban di Pancurbatu tahun lalu jalan ini kembali difungsikan sebagai jalan ke terminal. Sejak itu jalannya makin rusak tapi tidak pernah diperbaiki,” ujar Sembiring.
Silaban, sopir lain menambahkan, sopir angkutan kota dan kenderaan umum lainnya bersikeras tidak mau masuk jalur terminal itu karena jalannya rusak. “Karena rusaknya sudah parah, kami lebih memilih lurus dan tidak belok ke terminal, biarlah kami bayar uang TPR (retribusi) yang diminta di simpang dan tidak usah masuk terminal. Sering kali petugas yang mengutip uang di sana tidak mengizinkan,” terang Silaban. Warga dan sopir berharap pihak terkait segera memperhatikan dan turun tangan melihat hal itu.
Sementara itu, Kepala Terminal Pancurbatu M Pakpahan kepada wartawan kemarin mengatakan bisa memaklumi keluhan warga dan juga sopir angkot itu. Menurut Pakpahan, pihaknya beberapa waktu lalu juga sudah menyurati pihak Dinas PU Deliserdang meminta agar jalan di terminal Pancurbatu itu diperbaiki karena kondisinya sudah rusak parah.
Terminal Pancurbatu terletak persis di pinggiran Jalan Jamin Ginting, dekat kawasan pajak Pancurbatu. Yang disebut terminal itu sendiri merupakan lahan dengan lebar belasan meter yang terbagi atas dua jalur jalan sepanjang lebih kurang 100 meter. Setiap Jumat yang merupakan hari pekan, praktis sering terjadi kemacetan di jalur jalan ke terminal tersebut karena kenderaan yang melintas di terminal harus pelan dan ekstra hati-hati akibat jalan rusak.
Sumber : (HSS/l) Harian SIB, Pancur Batu
[SB] Tags : Harian SIB, NN Silaban, Pancur BatuArtikel sebelumnya :
» » Sidoarjo Ingin Transaparansi, Surabaya Oke
Artikel selanjutnya :
» » Police on alert for massive labor protests


Silahkan memberikan tanggapan !