Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
21
Apr '06

Terkait Kejanggalan Penerimaan CPNS di Humbahas, Panitia Sudah Dipanggil Kejari Tarutung


Terkait kejanggalan-kejanggalan dan manipulasi penerimaan CPNS 2005 di
Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas), panitia sudah dipanggil Kejari (Kejaksaan Negeri) Tarutung untuk dimintai keterangannya, Kamis (20/4). Kajari Tarutung Widodo Basuki SH ketika dikonfirmasi SIB, Kamis (20/4) sekira pukul 14.00 WIB melalui telepon selularnya membenarkan pemanggilan tersebut. Menurutnya panitia dipanggil hanya sebatas memberikan keterangan terkait kejanggalan-kejanggalan penerimaan CPNS 2005 di Pemkab Humbahas. “Benar panitia CPNS 2005 Humbahas dipanggil pihak Kejari Tarutung namun hanya sebatas dimintai keterangan,” ujar Widodo.

Sebelumnya juga Ketua LSM Putra Bangsa Marihot S Sinaga sudah melayangkan surat kepada Kajari Tarutung supaya kejanggalan-kejanggalan dan manipulasi penerimaan CPNS 2005 di Humbahas segera diusut. Dalam surat LSM Putra Bangsa menyebutkan ada belasan peserta ikut ujian tanpa memenuhi syarat dan administrasi yang belum lengkap. Peserta itu baru lima bulan dikategorikan sebagai tenaga honorer sudah diperbolehkan mengikuti seleksi dan sebagian lulus. Ada juga peserta lulus di tenaga honorer padahal yang bersangkutan tidak pernah terdaftar  sebagai tenaga honorer di Pemkab Humbahas. Padahal dalam PP nomor 48/2005 Pasal 1 ayat 1 disebutkan tenaga honorer adalah seorang yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat lain dalam pemerintahan untuk melaksanakan tugas tertentu pada instansi pemerintah atau penghasilannya menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pasal 4 ayat 2 d juga disebutkan tenaga honorer yang berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun dan mempunyai masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih sampai dengan kurang dari 5 (lima) tahun secara terus menerus. Kemudian dalam PP nomor 48/2005 disebutkan tenaga honorer dapat dibuktikan dengan surat pernyataan oleh atasan langsungnya serta disahkan kebenarannya oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat lain yang ditunjuk sekurang-kurangnya pejabat struktural eselon II.

Sementara itu, rapat paripurna yang seyogianya dilangsungkan, Rabu (19/4) di DPRD Humbahas tentang kejanggalan dan manipulasi penerimaan CPNS 2005 tertunda karena dua orang anggota Pansus Kamaruddin Nababan (Fraksi Golkar) dan Jongar Purba SH (Fraksi Persatuan Daerah) belum menandatangani nota kesepakatan rapat paripurna. Ketua Pansus CPNS DPRD Humbahas Tiopan Simamora SE ketika dikonfirmasi di kantornya membenarkan rapat paripurna itu ditunda karena dua lagi anggota Pansus belum menandatangani. Ia menjelaskan Jongar Purba SH belum menandatangani kesepakatan rapat paripurna karena sedang berada di luar kota. Sedangkan Kamaruddin Nababan yang ketepatan hadir saat itu tidak bersedia menandatangani dengan alasan dirapatkan dulu di Fraksi Golkar. Sesuai dengan kesepakatan rapat paripurna CPNS 2005 akan dilanjutkan, Rabu (26/4) mendatang. Namun Tiopan Simamora tetap punya komitmen apabila rapat paripurna berikutnya masih ada anggota Pansus belum bersedia menandatangani nota kesepakatan maka apapun hasilnya kesimpulan Pansus akan diserahkan kepada Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE.

Anggota Pansus Kamaruddin Nababan ketika dikonfirmasi SIB, Kamis (20/4) melalui telpon selularnya membenarkan bahwa nota kesepakatan rapat paripurna CPNS 2005 belum ditandatanganinya. Namun ia menjelaskan pada hakekatnya rapat paripurna tersebut tetap akan ditandatangani. Bahkan Kamaruddin Nababan mengaku bahwa sebelumnya sesuai dengan hasil kesepakatan Fraksi Golkar bahwa nota rapat paripurna harus ditandatangani. Isu berkembang di Doloksanggul bahwa Kamaruddin Nababan tidak bersedia menandatangani karena ada intervensi seseorang kepada Fraksi Golkar. Namun ketika hal itu dipertanyakan kepada Kamaruddin Nababan membantah bahwa sinyalemen tersebut tidak benar.

Sumber : (RHS/w) Harian SIB, Dolok Sanggul


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Papua Tak Perlu ”Restu” Dirikan Puskesmas Terapung

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Paskah Bonapasogit: “Persekutuan Bonapasogit Diaspora”