Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
19
Apr '06

Hadirkan Penyidik Kehutanan


* Dua Jam Warga Kuasai DPRD Karimun

Hampir dua jam puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Melayu Bersatu (LM) Karimun menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Karimun, Selasa (18/4). Mereka mendesak agar dewan memanggil penyidik kehutanan Karimun terkait masalah KM Selvia Jaya.

KM Selvia Jaya merupakan kapal pengangkut sekitar 80 ton kayu yang diamankan Lanal Tanjungbalai Karimun. Kapal tersebut lantas diserahkan ke penyidik kehutanan dan kayu tersebut telah dilelang.

DPD LMB Karimun yang mengaku mendapatkan kuasa dari H Yunan, pemilik kapal, mengklaim dokumen kapal dan barang lengkap. Mereka juga mempertanyakan alasan kayu olahan tersebut dilelang tanpa menunggu proses pengadilan. Padahal kayu tersebut bukanlah barang yang mudah rusak yang dapat dilelang tanpa menunggu putusan pengadilan.

Dinginnya udara akibat hujan yang melanda Karimun tidak menyurutkan massa untuk menjalankan aksi damai. Kibaran spanduk dan poster dari panji-panji laskar mewarnai aksi penyampaian aspirasi ini.

Poster tersebut berisikan tuntutan pelepasan KM Silvia Jaya hingga masalah pelelangan kayu. Bahkan poster tersebut juga memuat desakan untuk mundurnya Kadishut Karimun Ruffindy dan penyidik kehutanan, Silaban.

Jumlah pendemo memang tidak sebanyak yang terdapat pada pemberitahuan polisi yakni 500 orang. Sekitar pukul 10.00 WIB, massa mulai terkonsentrasi di halaman gedung wakil rakyat tersebut.

Azman Zainal, koordinator aksi, mengatakan akan terus memperjuangkan kapal tersebut. Pasalnya kapal tersebut dinilai lengkap dokumennya. “Kita tidak akan memegang benang basah. Yang salah tetap salah, yang benar tetap benar. Kita tidak mungkin membela yang salah,” ungkap Azman dalam orasinya.

Laskar mempertanyakan alasan mengapa hingga saat ini tidak dikeluarkan surat penyitaan dan penahanan KM Silvia Jaya. Dalam catatan Azman, terdapat sekitar 18 kapal lagi yang mendapat kasus serupa.

Aksi damai tersebut akhirnya diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Karimun Iwan Kusuma. Iwan mengajak sejumlah perwakilan laskar untuk mengadakan heraring di ruang pansus DPRD Karimun.

“Kami undang perwakilan dari laskar untuk melakukan hearing. Jadi akan jelas aspirasi apa yang akan disampaikan,” ungkap Iwan Kusuma.

Tidak terjadi adu dorong atau aksi anarkis dalam demo. Sejumlah petugas pengamanan gabungan Polres Karimun, Polsek Tebing, dan Polisi Pamong Praja terlihat siap siaga melakukan pengamanan.

Sumber : (ath) Tribun Batam, Karimun


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Pemkab Diminta Optimalkan Fungsi Puskesmas
Artikel selanjutnya :
   » » Major labor unions renew opposition to amendment